. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }
Tampilkan postingan dengan label Kereeen... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kereeen... Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2020

Kereeen.., Simeuleu Bikin Satgas Cegah Corona,Terungkap dalam Video Conference Disbudpar Aceh

Guna mencegah penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) ke Simeuleu, Pemkabnya sampai membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang langsung diketuai oleh Bupati Simeulue, Erly Hasyim.

Hal itu terungkap dalam Video Conference (Vidcon) yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, baru-baru ini, tepatnya Rabu (1/4/2020).

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Simeuleu Abdul Karim, Vidcon yang dipimpin langsung oleh Kadisbudpar Aceh Jamaluddin dan didampingi Sekretaris Disbudpar Aceh Zukifli serta beberapa Kepala Bidang (Kabid)-nya, masing-masing Kadispar kabupaten maupun kota se-Aceh diminta menyampaikan laporan kondisi dampak dari Covid-19. 

Kadisbudpar Aceh Jamaluddin di akun Instagram (IG) @disbudpar_aceh mengatakan rapat terbatas ini bertujuan membahas hal-hal terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 serta dampaknya terhadap pariwisata di seluruh Aceh. 

Pariwisata, lanjut Jamaluddin termasuk sektor yang paling terimbas wabah virus Corona ini, sehingga strategi pencegahan menjadi prioritas utama dilakukan sementara waktu.

Dalam Vidcon, Kadisparbud Simeuleu Abdul Karim menyampaikan kalau Kabupaten Simeulue yang notabene sebagai daerah kepulauan tentu juga sangat khawatir akan kondisi tersebut.

Oleh karena itu Pemkab Simeuleu membentuk Satgas Pencegahan Covid 19 yang langsung diketuai oleh Bupati Simeulue Erly Hasyim dan Kadisparbud-nya juga tergabung di salah satu Kelompok Kerja (Pokja)-nya yaitu Pokja Pengawasan.

Satgas Covid 19 itu, lanjut Abdul Karim melakukan imbauan dan pengawasan serta menginstruksikan agar seluruh kegiatan kepariwisataan untuk sementara dihentikan sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan.

"Langkah ini dimaksudkan untuk memutuskan rantai penyebaran virus dan mendukung program social distancing dan juga physical distancing," terangnya kepada TravelPlus Indonesia lewat pesan WA, Kamis (2/4/2020) sore.

Abdul Karim juga mejelaskan kondisi terkini pariwisata di Simeulue, terutama terkait Warga Negara Asing (WNA) tourist alias wisatawan mancanegafa (wisman), WNA yang menjadi Tenaga Kerja Asing (TKA), dan kehadiran atau kepulangan mahasiswa Simeulue yang melanjutkan pendidikan di berbagai provinsi di Indonesia.

Terhadap WNA tourist pada kegiatan pengawasan diinstruksikan, diimbau  untuk meninggalkan Simeulue sementara waktu.

Kecuali WNA TKA sebagai pemilik usaha yang memiliki KITAP dan KITAS dan selama beberapa saat terakhir tidak melakukan perjalanan ke luar daerah. "Kepada mereka diberi waktu tanggal 22 Maret 2020. Dan alhamdulillah mereka mematuhi aturan dan himbauan pemerintah Kab. Simeulue," beber Abdul Karim.

Selanjutnya Tim Pokja Pengawasan secara berkala terus memonitor keberadaan WNA, dan per tanggal 26 Maret WNA hanya 10 orang lagi, yang keseluruhannya memiliki dokumen KITAP/KITAS sebagai TKA bahkan 4 dari 10 tersebut telah lama di Simeulue dan menikah dengan warga lokal Simeulue.

"Saya juga menyampaikan dampak yang dirasakan oleh pelaku usaha pariwisata akibat wabah virus ini. Semua keluhan seluruh pelaku usaha terutama resort juga kita sampaikan, sebagai dampak dari Covid-19," ungkapnya.

Saat ini pelaku usaha kewalahan membayar gaji para karyawannya. Mereka banyak yang membuka usaha pariwisata dengan  modal pinjaman bank.

"Dengan kondisi ini mereka meminta kiranya ada penangguhan atau dispensasi terhadap setoran kredit bank serta persoalan pemulihan yang menurut mereka sedikit terganggu dan lambat pasca Covid-19," urainya lagi.

Menurut Abdul Karim Simeulue dalam kondisi aman dan sampai saat ini telah 3000 lebih warga Simeulue kembali dari perantauan karena pendidikan dan mereka semua tetap disarankan untuk mengikuti Karantina Mandiri.

Warga Simeuleu yang positif Covid-19, sambung Abdul Karim, alhamdulillah masih nihil, PDP nihil, dan yang meninggal karena Covid-19 juga nihil.

"Hanya ada satu orang yang tercatat ODP. Itu pun kondisinya sehat-sehat saja. Lantaran si-ODP itu kembali ke Simeuleu dari perjalanan luar negeri, makanya perlu pemantauan khusus dari tim kesehatan," ungkap Abdul Karim. 

Vidcon yang digelar Disbudpar Aceh sejatinya harus diikuti 23 Kadispar Kab/Kota. Namun realitanya hanya sekitar 7 saja. Bahkan Banda Aceh yang menjadi Ibukota Provinsi Aceh, Kadispar-nya tidak ikut serta.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh  Rahmadani membenarkan hal itu. 

Kata dia Vidcon ini baru diikuti oleh Kadispar Kabupaten Aceh Singkil, Kota Sabang, Kabupaten Bener Meriah, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Selatan, dan Kadispar Pidie. 

"Mungkin karna Vidcon ini baru kali pertama diadakan, masih kaget, dan jaringan komunikasinya juga masih kurang bagus, contohnya Kadispar Pidie tadi terputus jaringannya," terang Rahmadani.

Sekurangnya ada enam poin yang dibahas dalam Vidcom perdana ini, pertama, menindaklanjuti instruksi Gubernur Aceh menyangkut dengan Revisi dan Pergeseran Anggaran.

Selanjutnya imbauan tidak berada di warung dan cafe, menjaga jarak dan kesehatan serta bekerja di rumah dan piket di kantor.

Berikutnya menindaklanjuti teleconference dengan Sesmen Kemenparekraf tentang laporan kondisi usaha pariwisata di daerah.

Sekaligus membahas kondisi industri pariwisata di daerah saat ini.

"Kondisi pada umumnya tutup alias tidak operasional sama sekali," ungkap Rahmadani seraya menambahkan kalau Vidcon Disbudpar Aceh ini rencananya diadakan sebulan sekali atau bisa lebih disesuaikan dengan kebutuhan.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, Ig: @adjitropis)
Foto: dok. disbudpar aceh & erly hasyim.


Read more...

Sabtu, 17 Agustus 2019

Kereeen.., Sebelas Bule Peserta Festival Tua Buton Pakai Sarung Ikut Upacara HUT RI

Ada yang berbeda di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang berlangsung di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun ini.

Jika tahun-tahun sebelumnya, upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI tersebut hanya diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Organisasi Perangkat Faerah (OPD), kali ini juga dihadiri sebelas turis asing alias bule peserta Sail Wonderful Indonesia 2019 yang akan mengikuti serangkaian acara Festival Budaya Tua Buton (FBTB) 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, La Ode Zainuddin Napa mengatakan sepanjang penyelenggaraan FBTB, belum pernah ada wisman yang ikut upacara 17-an.

"Baru tahun ini, bule para yachter yang akan menghadiri FBTB 2019 atau tahun ketujuh ini, kami undang dan mereka ternyata datang mengikuti upacara dari awal sampai selesai," terang Zainuddin kepada TravelPlus Indonesia selepas upacara, Sabtu (17/8).

Sewaktu datang ke lokasi upacara, lanjut Zainudin, cukup bikin kaget lantaran mereka terutama turis prianya hanya mengenakan celana pendek dan kaos, super santai gaya khas pelaut.

"Untungnya ada warga yang menjual sarung Buton. Kami suruh mereka masing-masing memakai sarung itu," jelas Zainuddin.

Turis laki-laki mengenakan sarung bermotif kotak-kotak sedangkan turis perempuan motif yang garis-garis.

"Menariknya lagi mereka cuma pake alas kaki sandal jepit, dan saat penghormatan kepada Bendera Sang Saka Merah Putih, mereka ikut memberi penghormatan," ujar Zainuddin.

Sebelas turis yachter itu, lanjut Zainuddin berasal dari Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Australia.

"Mereka tiba di Pasarwajo, Ibukota Kabupaten Buton kemarin, Jumat (16/8) sore dengan menggunakan 4 kapal layar pesiar mini atau yacht," ungkap Zainuddin.

Kata Zainuddin masih ada puluhan kapal yacht lagi yang akan datang, dan diperkirakan akan sampai di Pasarwajo, besok, Minggu (18/8).

"Totalnya sampai hari ini ada 66 kapal yacht yang sudah memberi konfirmasi untuk hadir pada penyelenggaraan FBTB 2019 yang dipusatkan di Taman Alun-Alun Takawa, Pasarwajo, 19-24 Agustus," terang Zainuddin.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: dok.disparkab buton

Captions:
1. Sejumlah turis bule ikut upacata HUT RI di Pasarwajo.dengan mengenakan sarung khas Buton.
2. Meskipun mengenakan sarung dan sandal, turis bule tamu Festival Budaya Tua Buton (FBTB) 2019 terlihat antusias mengikuti upacara 17-an sampai selesai.
3. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, La Ode Zainuddin Napa berfoto dengan salah seorang turis bule.

Read more...

Kamis, 08 September 2016

Kereeen.., 9 Destinasi Indonesia Raih Predikat Terbaik se-Asia dan Dunia Pilihan Travellers 2016

Sembilan (9) destinasi Indonesia mulai dari destinasi wisata, pulau, pantai, hotel, dan landmark terbaik, mendapat apresiasi dari portal perjalanan wisata terbesar TripAdvisor tahun ini.

Indonesia menerima 9 penghargaan TripAdvisor Travellers 'Choice Award 2016 dalam lingkup Global dan Asia dari empat kategori.

Empat kategori itu adalah destinations, islands, landmarks, dan beaches yang masing-masing kategori memiliki penilaian tersendiri.

Kategori Landmarks dan Beaches didasarkan pada ulasan dan opini wisatawan yang mengulas tempat tersebut di TripAdvisor.

Kategori Islands dan Destinations merupakan gabungan kualitas dan kuantitas ulasan serta peringkat dari hotel, atraksi wisata dan restoran serta kecenderungan booking melalui TripAdvisor pada pulau maupun destinasi yang terpilih.

Untuk kategori “Top 25 Destinations in the World”, Indonesia diwakili Ubud. Peringkatnya ada di atas Dubai (13), Bangkok (15), Tokyo (21) dan Sydney (24).

Pulau Bali diganjar peringkat 5 kategori “Top 10 Islands in the World” yang juga menjadikan Pulau Dewata sebagai peringkat 1 pada lingkup Asia bersama Lombok (5) dan Gili Trawangan (6), pada lingkup kategori ini Indonesia bersaing ketat dengan Thailand dan jauh meninggalkan Malaysia.

Sembilan penghargaan yang diterima Indonesia sebagai tujuan wisata para pelancong Internasional versi TripAdvisor adalah Ubud – #10 Top 25 Destinations in the World atau #3 Top 25 Destinations in the Asia, Bali – #5 Top 10 Islands in the World atau #1 Top 10 Islands in the Asia, Lombok – #5 Top 10 Islands in Asia, dan Gili Trawangan – #6 Top 10 Islands in Asia.

Selanjutnya Tanah Lot Temple – #18 Top 25 Landmarks in Asia, Borobudur Temple – #21 Top 25 Landmarks in Asia, Gili Meno Beach – #11 Top 25 Beaches in Asia, Balangan Beach – #17 Top 25 Beaches in Asia, dan Nusa Dua Beach – #24 Top 25 Beaches in Asia.

Sembilan predikat terbaik tersebut diserahkan Martin Verdon-Roe, VP Global Display Sales at TripAdvisor kepada Menpar Arief Yahya secara simbolis pada malam pembukaan pameran pariwisata terbesar se-AsiaPasifik, PATA Travel Mart 2016, di ICE, Banten, Rabu (7/9).

Trip Advisor merupakan situs ulasan pariwisata yang sejak tahun 2000 telah menjadi rujukan para calon wisatawan dunia untuk berwisata. Rata-rata setiap bulannya TripAdvisor dikunjungi 350 juta unique user. Datanya, bisa di-cross check di TripAdvisor log files, Q2 2016.

Ada 48 negara yang menggunakan TripAdvisor sebagai panduan berwisata. Dan sekarang, sudah ada 6,6 juta akomodasi, restoran dan atraksi wisata di berbagai belahan dunia yang bergabung di TripAdvisor.

Ulasan yang terjaring pun terbilang fantastis, jumlahnya mencapai 385 juta ulasan.

Pemenang penghargaan TripAdvisor Travellers 'Choice dipilih berdasarkan jutaan ulasan dan opini yang dibuat wisatawan seluruh dunia. Semua dihimpun dari penilaian 12 Bulan.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig:@adjitropis)
Foto: adji & dok kemenpar


Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP