. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Rabu, 01 April 2026

Pengembangan Desa Wisata, Dibahas Bupati Tanggamus saat Bertemu Mendes PDTT


Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi melakukan audiensi dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Audiensi kali ini antara lain membahas percepatan pengembangan desa wisata di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Informasi tersebut TravelPlus Indonesia peroleh dari Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Tanggamus Marhasan Samba yang turut memdampingi Moh. Saleh Asnawi.

"Hari ini kita mendampingi bapak Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi bertemu dengan bapak Mendes PDTT Yandri Susanto, salah satunya untuk membicarakan percepatan pengembangan desa wisata di Kabupaten Tanggamus," terangnya kepada TravelPlus Indonesia lewat pesan WA.

Menurut Marhasan Samba, Disparekraf  Kabupaten Tanggamus siap bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus untuk mempercepat pengembangan desa wisata yang ada di Kabupaten Tanggamus.

"Pengembangannya terutama dalam penambahan jenis-jenis atraksi wisata serta menggali kearifan lokal atau local wisdom yang ada di desa wisata, termasuk pemasarannya melalui digitalisasi supaya bisa bersaing ditingkat nasional," ungkapnya.


Lebih lanjut Marhasan Samba menjelaskan saat ini ada beberapa desa wisata andalan di Kabupaten Tanggamus yang akan lebih dikembangkan seperti pekon (desa) wisata Teluk Kiluan dan pekon Sidokaton.

Desa wisata Teluk Kiluan sudah dikenal ramai oleh wisatawan pecinta bahari sebagai objek wisata untuk melihat antara lain atraksi lumba-lumba liar yang berhidung botol dan berparuh panjang. "Sedangkan Pekon Sidokaton merupakan pintu masuk utama para pendaki gunung yang melakukan pendakian ke puncak Gunung Tanggamus," terangnya.

Pengembangan yang akan dilakukan di pekon Sidokaton, lanjutnya, antara lain wisata agro yang sudah berjalan dan atraksi seni budaya yang hidup dalam masyarakat setempat.

Dalam audiensi dengan Mendes PDTT) Yandri Susanto selain Disparekraf dan Dinas PMD, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi juga didampingi Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah) Kabupaten Tanggamus.


Usai membicarakan percepatan pengembangan desa wisata Kabupaten Tanggamus, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Pada kesempatan itu Bupati Tanggamus sekaligus memberikan cendera mata kepada Mendes PDTT.

"Cendera matanya semua khas Kabupaten Tanggamus antara lain golok, badik, kopi, gula semut, kain eco print, dan plakat ikon Kabupaten Tanggamus yaitu lumba lumba," pungkas Marhasan Samba.

Naskah: Adji TravelPlus, IG @adjitropis , Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180 , foto: dok. Disparekraf Kabupaten Tanggamus

Captions:
1 - 3: Usai beraudiensi tentang percepatan pengembangan desa wisata Kabupaten Tanggamus, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi beserta jajaran terkait berfoto bersama sekaligus memberikan cendera mata kepada Mendes PDTT Yandri Susanto di Jakarta, Rabu (1/4/2026).



Read more...

Selasa, 31 Maret 2026

Kota Agung Pantas Masuk Daftar City Tour Pilihan, Ini Tujuh Keistimewaannya


Kota Agung pantas dimasukan dalam daftar city tour atau wisata kota pilihan. Kenapa? Ya karena Ibu Kota Kabupaten Tanggamus di Provinsi Lampung ini punya banyak keistimewaan, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Berdasarakan amatan langsung TravelPlus Indonesia selama beberapa hari meliput sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) Kabupaten Tanggamus, khususnya yang ada di Kota Agung dan beberapa kecamatan di sekitarnya, ditambah data dari berbagai sumber termasuk dari pihak Dinas Parekraf Kabupaten Tanggamus, Kota Agung memiliki sekurangnya tujuh (7) keistimewaan sebagai destinasi wisata kota.

Keistimewaannya yang pertama, punya modal parekraf yang terbilang variatif.


Menurut Kadis Parekraf Kabupaten Tanggamus Marhasan Samba khusus di Kota Agung ada objek wisata bahari seperti beberapa pantai antara lain Taman Wisata Muara Indah yang berada di Teluk Semaka.

"Di Taman Wisata Muara Indah yang sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung, traveler bisa melakukan berbagai aktivitas wisata antara lain bersantai sambil menikmati keindahan pemandangan laut teluk, deburan ombak, melihat rutinitas nelayan setempat, dan tentunya kulineran," terangnya.


Tak jauh dari Kota Agung, tepatnya di Kota Agung Timur, lanjutnya, ada objek wisata alam Air Terjun Way Lalaan yang gerbang masuknya persis di pinggir jalan raya.

"Kelebihannya traveler bisa dengan mudah menjangkau Way Lalaan karena lokasinya dekat dengan jalan lintas utama, suasana alamnya masih terbilang asri, dan faslitas pendukungnya pun lengkap," jelasnya.

Selanjutnya traveler bisa melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Gisting yang berudara sejuk. "Di sana traveler bisa melihat panorama Gunung Tanggamus dari kejauhan, tepatnya dari Bukit Idaman," tambahnya.


Masih di Kecamatan Gisting, traveler bisa mampir ke Sentra UMKM Rest Area Gisting untuk kulineran dan atau membeli bermacam produk kerajinan lokal seperti tapis bermotif belah ketupat yang menjadi salah satu motif khas Kabupaten Tanggamus dan bermacam produk suvenir turunan tapis seperti gantungan ID card, tas, peci, taplak meja, tirai, tutup toples, dan lainnya.

Kuliner dan Oleh-oleh
Buat traveler yang ingin berwisata kuliner khas Kota Agung yang masih terkait dengan wisata bahari antara lain aneka seafood seperti bermacam ikan dan cumi bakar serta camilan otak-otak yang merupakan olahan dari ikan laut.

"Ada juga pletekan ikan yaitu camilan gurih dan kripsi khas Kota Agung yang berbahan dasar ikan tenggiri asli. Selain itu ada sate ikan kembung yang juga wajib masuk daftar menu wisata kuliner di Kota Agung " ungkap Marhasan Samba.

Keistimewaannya yang kedua, punya beberapa tempat makan unggulan yang menyediakan aneka makanan seafood khas Kota Agung dan khas Kabupaten Tanggamus antara lain di Saunk Bangkit, RM Savana, dan Pondok Bambu.


Berdasarkan amatan TravelPlus Indonesia di Kota Agung juga ada beberapa tempat yang menjual oleh-oleh khas Kota Agung seperti otak-otak, iwan goreng, pletekan ikan berbentuk stik, tahu isi otak-otak, lumpia isi otak-otak dan lainya seperti di Otak-otak Pengsan, Otak-Otak Ita, dan Iwan Anne.

Khusus di Otak-otak Pengsan dan Otak-Otak Ita, traveler bukan hanya bisa membeli aneka otak-otak pun menyaksikan proses pembuatan dan pemanggangan otak-otaknya. Harga otak-otaknya cuma Rp 1.000 per satuan. Meskipun berukuran kecil tapi rasa otak-otaknya enak apalagi dicocol dengan saus/sambal khasnya.


Keistimewan berikutnya atau yang ketiga, punya Taman Kota Ir. Soekarno (Taman Soekarno Tanggamus) yang dibangun sebagai penghormatan sejarah atas kunjungan sekaligus pidato Bung Karno di kota yang dulunya pernah menjadi pusat pergerakan rakyat di Lampung ini.

Di taman yang sekaligus menjadi Ruang Terbuka Hikau (RTH) ini, traveler bisa mengabadikan atau berfoto berlatar patung Bung Karno setinggi 7 meter (sebaiknya pagi atau jelang sore hari). Aktivitas lainnya bersantai sambil kulineran aneka jajanan street food untuk mengisi waktu malam.

Keistimewaannya yang keempat, punya beberapa jenis akomodasi yang bisa dipilih sesuai dengan ketersediaan anggaran traveler.


Menurut Marhasan Samba tersedia beberapa penginapan yang dapat dipilih traveler sebagai tempat bermalam selama berwisata di Kota Agung antara lain Homestay Soeharto, Hotel Osela, dan Urban View Hotel.

Tarif Homestay Soeharto yang memiliki kolam renang ini terbilang ramah di kantong yakni mulai dari Rp 275 ribu per kamar per malam.

Keistimewaannya yang kelima, berdasarkan amatan TravelPlus Indonesia, sebagai tujuan city tour, Kota Agung punya keistimewaan tersendiri yang berbeda dengan kota lain, yakni punya pemandangan berlatar gunung dan laut yang berdekatan. Pemandangan gunung tentu mengarah ke Gunung Tanggamus sedangkan panorama lautnya mengarah ke Teluk Semaka.

Suasana Kota Agung pun terbilang tenang karena kondisinya memang tidak seramai, sepadat, dan semeriah kota besar.


Selanjutnya atau keistimewaan yang keenam, punya beberapa masjid yang mudah dijangkau muslim traveler untuk menunaikan salat wajib 5 waktu secara berjemaah termasuk salat Jumat antara lain Masjid Jamik Al-Kautsar dan Masjid Jami' Al-Islah. Kedua masjid besar tersebut berada di pusat kota dan sama-sama di tepi jalan utama di Kota Agung, Jl. Ir H. Juanda.

Terakhir atau keistimewaannya yang ketujuh, Kota Agung mudah diakses dari Bandar Lampung, Ibu Kota Provinsi Lampung maupun dari Jakarta dengan kendaraan pribadi maupun umum.


Naik Transportasi Umum
Kalau traveler dari Jakarta mau city tour Kota Agung dengan moda transportasi umum, pilihannya antara lain menggunakan pesawat menuju Bandar Udara Internasional Radin Inten II,  kemudian sewa mobil travel langsung ke Kota Agung.

Bila backpacker-an bisa menggunakan bus dari Jakarta langsung menuju Kota Agung antara lain bus Raja Basa Utama (RBU) dari Terminal Kalideres berangkat sekitar pukul 7 malam atau selepas isya.

Tiket bus RBU bisa dibeli langsung di Terminal Kalideres outlet no. 18 tapi sebaiknya pesan tiketnya beberapa hari atau beberpa jam sebelum berangkat dengan menghubungi agen bus RBU di Teminal Kalideres lewat WA). Ongkosnya sekitar Rp 250 ribu per orang. Bus RBU dari Terminal Kalideres tersebut tiba di Terminal Kota Agung keesokan harinya sekitar pukul 8 pagi.


Cara yang kedua tersebut selain jauh lebih murah pun terbilang praktis, karena traveler tidak perlu repot pesan tiket naik kapal feri lantaran harga tiket bus RBU tersebut sudah termasuk dengan tiket kapal feri.

Nah, buat traveler dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi) maupun kota-kota lain di Jawa yang ingin menikmati city tour bersuasana agak tenang dengan pemandangan alam gunung serta laut teluk, rasanya Kota Agung memang layak dimasukkan dalam daftar destinasi city tour Anda berikutnya.


Waktu kunjungannya bisa kapan saja,  musim hujan atupun musim panas. Bisa pula saat low, high ataupun peak season.

Tapi kalau mau lebih komplet lagi, usahakan traveler datang pas ada calendar of event Kabupaten Tanggamus atau agenda ekraf lainnya yang berlangsung di Kota Agung sehingga bisa sekaligus menyaksikannya.

Untuk mengetahui jadwal event tersebut traveler bisa menghubungi Disparekraf Kabupaten Tanggamus atau mengecek informasinya terlebih dahulu di akun medsosnya antara lain di IG @majestic.tanggamus.

Selamat ber-city tour di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus dan enjoy trip 🙏.

Naskah & foto: Adji TravelPlus, IG @adjitropis , Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180

Captions:
1. Gerbang Selamat Datang di Kota Agung, Ibu Koya Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
2. Kadis Parekraf Kabupaten Tanggamus Marhasan Samba di depan kantornya.
3. Santai di Air Terjun Way Lalaan, Kota Agung Timur.
4. Menikmati pemandangan Gunung Tanggamus dari Bukit Idaman, Gisting.
5. Membeli sekaligus melihat proses pembuatan otak-otak ikan khas Kota Agung di Otak-otak Pengsan, Pasar Madang. Kota Agung.
6. Taman Soekarno Tanggamus di pusat Kota Agung.
7. Homestay Soeharto di Kota Agung yang memiliki fasilitas kolam renang setara hotel.
8. Masjid Jamik Al-Kautsar Kuripan di dekat perempatan lampu merah pusat Kota Agung.
9. Bus Raja Basa Utama (RBU) di Terminal Bus Kota Agung yang akan bertolak ke Jakarta sampai Bekasi.
10. Aneka kuliner ikan dan cumi bakar khas Kab. Tanggamus di Saunk Bangkit, Kota Agung.
11. Pesona Taman Wisata Muara Indah di Teluk Semaka, Kota Agung.


Read more...

Rabu, 25 Maret 2026

Lebaran di Lampung Momen Spesial Makan Seruit, Lalapannya Sekebon


Selagi masih liburan lebaran di Lampung jangan cuma keliling objek-objek wisatanya. Upayakan mampir pula ke rumah makan yang menyajikan makanan khas Lampung untuk menyantap seruit dengan bermacam lauk khas termasuk lalapan sekebon.

Kenapa? Ya karena liburan lebaran di Lampung kalau belum makan seruit rasanya kurang komplet. Selain itu momen lebaran juga sangat pas untuk menikmati seruit karena bisa menyantapnya bersama keluarga, sanak saudara atau kerabat maupun sahabat mengingat seruit memang biasanya dimakan secara bersama-sama (bukan sendirian).

Apa itu seruit dan dimana menyantapnya? Istilah seruit berasal dari kata 'nyeruit' yang bermakna dilakukan bersama-sama. Dan ini menggambarkan masyarakat Lampung yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.


Seperti sudah disinggung di atas, seruit merupakan hidangan utama (main course) khas masyarakat Lampung yang terdiri atas nasi putih, lauk pauk antara lain ikan pindang, ikan goreng atau bakar, bermacam lalapan baik yang mentah ataupun yang direbus/dibakar serta tak ketinggalan sambal terasi yang dicampur dengan tempoyak (olahan durian matang atupun mangga yang sudah difermentasi).

Adapun ikan yang digunakan untuk seruit bukan ikan laut melainkan ikan sungai seperti baung, layis, dan belida. Sedangkan jenis lalapannya antara lain terong, timun, selada air, kol, kemangi, daun singkong, daun pepaya, tomat, labu, pare, jengkol muda,  jagung muda (putren), petai. dan jantung pisang. Saking banyaknya, tak heran banyak yang menyebut lalapan seruit itu sekebon.

Salah satu cara nyeruit yang populer di Lampung adalah muput lesung yakni menyantap makanan langsung dari lesung/lumpang/cobek/cowet/cowek/layahnya. Jadi dalam satu lesung/lumpang/cobek/cowet/cowek/layah terdapat nasi putih, lauk antara ikan bakar/goreng, sambal seruit, dan aneka lalapan.


Rumah makan yang menyajikan seruit antara lain Seruit Buk Lin yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 8, Pahoman, Enggal, Bandar Lampung.

Rumah makan yang terbilang populer ini menyediakan paket seruit maupun satuan.

Paket seruit menu bakaran atau menu gorengnya.ada pilihan gurame, patin, gabus, nila, dan ayam. Paket seruit menu pepesnya ada pilihan patin dan baung. Paket seruit menu pindangnya ada pilihan iga dan patin. Setiap paket seruit tersebut sudah termasuk nasi putih, sayur asam, sambal mangga, sambal tempoyak, dan aneka lalapan.

Ada pula paket sang untuk 4 orang, paket bumi (6 orang), paket ruwa (8 orang), dan paket jurai (10 orang) serta seruit tampah untuk 7-10 orang dengan tiga pilihan paket 1, 2, dan paket 3.

Pilihan lain muput lesung menu bakaran, menu goreng, pepes, dan menu pindang. Selain itu ada sambal picit yang pas disantap dengan terong bakar dan ikan goreng.


Ada pula bermacam menu pendamping seperti seluang, cumi crispy, sayur goreng, terong goreng, tumis toge, perkedel jagung, dan tahu tempe gorang. Sedangkan minumannya antara lain es mangga serbat, es temon, es nanas, es jeruk, kopi Lampung, dan bermacam soft drink.

Pilihan rumah makan lainnya untuk menyantap seruit khas Lampung bersama orang-orang terdekat, ada Pindang Seruit Mentuha di Jl. Ryacudu, Way Dadi, Kec. Sukarame; Saburai Durian & Resto di Jl. Majapahit, Enggal; Sambal Lalak di Teluk Betung; dan Rumah Makan Sambal Seruit Buk Isah di Jl. Pramuka nomor 89, Rajabasa. Semuanya di Kota Bandar Lampung.

Selamat liburan lebaran, selamat nyeruit rame-rame di Lampung.

Naskah, foto & video: Adji TravelPlus, IG @adjitropis , Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180

Captions:
1. Menyantap seruit, makanan berat (hidangan utama) khas masyarakat Lampung.
2. Video aneka seruit khas Lampung yang ada di salah satu rumah makan ternama di Kota Bandar Lampung.
3. Lalapannya bermacam, ada yang mentah, direbus atau dibakar saking banyaknya disebut lalapannya sekebon.
4. Video makan seruit jadi pilihan berwisata kuliner saat liburan lebaran di Lampung.

Read more...

Jumat, 20 Maret 2026

Gunung Kerinci Diincar Banyak Pendaki, Ini Lima Daya Pikatnya


Gunung Kerinci yang terletak di perbatasan dua provinsi di Sumatra yakni Jambi dan Sumatra Barat, menjadi salah satu gunung yang diincar banyak pendaki untuk mengisi  libur lebaran tahun ini.

Faktanya di beberapa grup WA pendaki sejumlah tour operator (TO) pendakian gunung dari Jawa dan lainnya, membuat open trip (OT) maupun share cost pendakian ke Gunung Kerinci.

Harga OT-nya bervariasi sesuai dengan fasilitas yang disediakan namun jalur pendakian yang dipilih hampir semua OT memilih via Kersik Tuo, yakni sebuah desa yang berada di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Berdasarkan amatan TravelPlus Indonesia yang pernah menggapai puncak Gunung Kerinci via Kersik Tuo beberapa tahun lalu, sekurangnya ada lima daya pikat yang dimiliki Gunung Kerinci sehingga masuk dalam daftar gunung dambaan para pendaki  Indonesia bahkan mancanegara.


Daya pikat Gunung Kerinci yang pertama, gunung berketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini menyandang tiga predikat yang membanggakan sekaligus mencegangkan.

Predikat pertama, gunung berapi tertinggi di Sumatra sehingga layak menyandang gelar "Atapnya Sumatra" . Nama puncak Gunung Kerinci adalah Puncak Indrapura.

Berkat predikat tersebut, tak sedikit pendaki yang beranggapan belum sempurna, lengkap atau komplet pendakian gunung di Sumatra kalau belum menapakkan kaki dan atau mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Kerinci.

Pemandangan yang disuguhkan di kejauhan dari puncaknya antara lain Kota Jambi, Kota Padang, Kota Bengkulu, dan Samudra Hindia bahkan terkadang samudra atau lautan awan bila cuaca tengah bersahabat.


Predikat kedua, gunung berapi tertinggi di Indonesia (masuk sevent summits of Indonesia). Ketinggiannya mengalahkan Gunung Rinjani yang merupakan "Atapnya Lombok" sekaligus "Atapnya Nusa Tenggara" dan Gunung Semeru yang menjadi "Atapnya Jawa".

Sejumlah puncak gunung di Papua antara lain Puncak Jaya/Carstenz Pyramid, Trikora, dan Mandala yang berketinggian di atas 4.000 Mdpl memang lebih tinggi daripada puncak Gunung Kerinci. Namun puncak-puncak gunung di Bumi Cendrawasih tersebut, bukanlah gunung berapi.

Predikat ketiga sekaligus mencengangkan/menakjubkan, Gunung Kerinci adalah gunung berapi tertinggi di Asia Tenggara atau kawasan ASEAN. Beberpa gunung di negara lain seperti Gunung Hkakabo Razi di Myanmar bagian Utara dan Gunung Kinabalu di Sabah, Malaysia memang lebih tinggi daripada Gunung Kerinci. Namun kedua gunung tersebut juga bukanlah gunung berapi.


Tiga predikat prestisius tersebut boleh dibilang menjadi daya tarik utama yang membuat Gunung Kerinci ramai peminatnya atau dengan kata lain menjadi gunung yang wajib masuk daftar pendakian setiap pendaki di Tanah Air sekalipun hanya sekali seumur hidup.

Daya pikat Gunung Kerinci yang kedua, Gunung Kerinci termasuk dalam bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang beberapa kawasannya masih menjadi habitat Harimau Sumatra. Fakta tersebut membuat pendakian gunung ini terasa punya tantangan tersendiri bagi pendaki terlebih yang tinggal diluar Sumatra.


Daya pikatnya yang ketiga, Gunung Kerinci merupakan gunung berapi bertipe
stratovolkano yang masih aktif hingga saat ini.

Gunung berbentuk kerucut ini memiliki lebar 13 Km dan panjang 25 Km. Di  puncaknya terdapat kawah berukuran 400 x 120 meter dan dalam 600 meter berisi air berwarna hijau yang masih berstatus aktif.

Gunung Kerinci terakhir erupsi pada 11 Januari 2023 hingga sekarang. Menurut data dari Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, gunung ini, pernah meletus di kawah pusatnya pada 1838.

Tingkat Kesulitan
Daya tariknya yang keempat, memiliki hanya dua jalur pendakian umum menuju puncaknya yakni via Kersik Tuo, Kab. Kerinci, Jambi dan via Bukit Bontak, Kab. Solok Selatan, Sumbar dengan tingkat kesulitan yang berbeda.


Berdasarkan level/grade atau tingkat kesulitan yang sudah diklasifikasikan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan (Kemenhut), pendakian Gunung Kerinci via Kersik Tuo masuk dalam level 3 atau menengah bersama antara lain dengan Gunung Gede, Pangrango, Ciremai, Halimun Salak, Merbabu, Singgalang, Bawakaraeng, dan Gunung Tambora.

Sedangkan pendakian Gunung Kerinci via Bukit Bontak, Solok Selatan, Sumbar ber-level 4 atau sulit bersama antara lain dengan Gunung Argopuro, Gendang Dewata, Semeru, Binaiya, dan Gunung Rinjani.

Jalur pendakian Gunung Kerinci via Bukit Bontak, terbilang masih baru. Jalur tersebut resmi dibuka pada akhir 2025.

Dari dua jalur pendakian tersebut, jalur via Kersik Tuo yang berada pada ketinggian 1.400 Mdpl, sampai saat ini paling sering digunakan para pendaki dengan durasi pendakian 2 hari 1 malam atau 3 hari 2 malam (jika ingin lebih santai).


Daya pikat Gunung Kerinci yang terakhir atau kelima adalah gunung berapi yang di sekitarnya terdapat belasan danau, yang terbesar antara lain Danau Kerinci seluas 4.200 hektar yang terletak di ketinggian 650 Mdpl dan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara dengan ketinggian 1.996 Mdpl.

Selain itu ada Danau Kaco yang juga berada di kawasan yang sama dengan Gunung Kerinci, yaitu di dalam TNKS, Jambi. Danau di keringgian 1.229 Mdpl yang airnya berwarna biru jernih ini terletak di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kab. Kerinci. Biasanya usai mendaki puncak Gunung Kerinci, tak sedikit pendaki yang lanjut ke salah satu danau tersebut untuk rileks.

Melihat lima daya pikat Gunung Kerinci terlebih tiga predikat yang disandangnya di atas, wajar kalau banyak pendaki di Tanah Air yang mendambakannya dan mengincarnya sebagai destinasi pendakian liburan lebaran tahun ini.

Naskah: Adji TravelPlus, IG @adjitropis, Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180

Foto & video: adji & #rekanpendaki

Captions:
1. Gunung Kerinci berlatar depan perkebunan teh Kayu Aro, Kabupaten Kerinci Jambi diincar banyak pendaki untuk mengisi libur lebaran tahun ini.
2. TravelPlus Indonesia berdiri di depan Pintu Rimba, gerbang awal pendakian Gunung Kerinci via Kersik Tuo, Jambi.
3. Melewati salah satu trek pendakian Gunung Kerinci via Kersik Tuo, Jambi.
4. Bukti kalau TravelPlus Indonesia pernah menampakkan kaki di Puncak Indrapura, puncaknya Gunung Kerinci.
5. Video TravelPlus Indonesia berzikir mengucapkan Salam Tauhid, Lailahailallah di puncak Gunung Kerinci.
6. Gunung Kerinci menyandang tiga predikat yang menakjubkan yakni gunung berapi tertinggi di Sumatra, Indonesia bahkan Asia Tenggara.
7. TravelPlus Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Kerinci.


Read more...

Kamis, 19 Maret 2026

Punya Sederet Keistimewaan, Nagari Tuo Pariangan Pantas Masuk Daftar Destinasi Libur Lebaran


Desa wisata di Sumatra bisa menjadi pilihan destinasi libur lebaran yang berkesan, salah satunya Nagari Tuo Pariangan yang berada di lereng Gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.

Kenapa TravelPlus Indonesia merekomemdasikannya? Jawabannya karena desa wisata yang terletak di Kecamatan Pariangan sekitar 35 Km dari Kota Bukittinggi atau 95 Km dari Kota Padang (Ibu Kota Sumatra Barat atau Sumbar) ini, memiliki sederet keistimewaan.

Berdasarkan data dari berbagai sumber terkait dan ditambah dengan keterangan dari Afrizal Depi selaku ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan, sederet keistimewaan Nagari Tuo Pariangan sebagai desa wisata terbilang menakjubkan.

Keistimewaannya yang pertama, pernah diakui secara internasional oleh media seperti Travel Budget pada 2012 karena keasriannya sebagai salah satu desa terindah di dunia.


Selanjutnya pernah pula menyabet penghargaan tingkat Nasional yakni juara pertama ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Keistimewaan berikutnya, masih di tahun yang sama 2022, Nagari Tuo Pariangan memperoleh dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni sebagai Desa Wisata Pertama dengan Batik Beraroma Kopi dan Desa Wisata Pertama yang Memiliki Pewarna Batik Alami dari Limbah Kopi.

Desa wisata yang menjadi pusat sejarah budaya orang Minang karena diyakini sebagai permukiman pertama di Minangkabau ini juga pernah dikunjungi Malayapura Heritage Film Festival (MAHEFF) 2025, yakni festival perayaan kekayaan cagar budaya dan objek diduga cagar budaya melalui medium film pendek yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran budaya generasi muda terhadap warisan Minangkabau.


Bertempat di halaman Masjid Ishlah Nagari Tuo Pariangan, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Wilayah III memutar beberapa film pendek tentang kebudayaan Minangkabau seperti Pacu Jawi dan Sumpah Sati Marapalam.

Selain Masjid Ishlah yang berusia tua dan bersejarah, desa wisata ini juga memiliki Rumah Gadang tradisional tanpa paku yang berumur ratusan tahun, Balai Saruang, Situs prasasti Pariangan/Batu Lantak Tigo, dan Kuburan Panjang sebagai daya tarik wisata sejarah, budaya, dan religi.

Desa wisata yang masih menjaga kearifan lokalnya dengan baik ini juga pernah menjadi lokasi syuting film Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu yang diperankan antara lain oleh Jessica Mila, Kevin Julio, dan Unique Priscilla.


Desa wisata yang terletak di ketinggian 800-1000 Mdpl ini pun menawarkan keindahan alam yang menawan seperti sawah berundak di lereng gunung, sumber air panas, dan air terjun.

Tujuh Paket Wisata
Desa wisata yang memiliki Pokdarwis yang aktif dan melek digital ini juga menyediakan sekurangnya 7 paket wisata menarik. Pertama, Paket Pariangan Heritage Walk yakni wisata berjalan santai seraya menengok dari dekat berbagai peninggalan sejarah dan budaya yang ada di Nagari Tuo Pariangan.

Kedua, Paket Makan Bajamba di Rumah Gadang yakni jamuan makan tradisional Minangkabau yang didakan untuk menghormati tamu undangan pada acara-acara adat.


Paket ketiga, trekking ringan berdurasi sekitar 2 jam pergi-pulang ke Air Terjun Pariangan yakni Aia Najun Batang Bangkaweh yang terbilang midah diakses.

Keempat, Paket Belajar Tari Piriang langsung bersama maestro tari piring lokal. Kelima, Paket Kelas Memasak Rendang di dapur terbuka.

Selanjutnya atau keenam, Paket Pariangan One Day Tour berdurasi 5 – 8 jam dengan didampingi oleh pemandu wisata lokal. Dan yang terakhir atau ketujuh, Paket Edu Tour 2 hari 1 malam bermalam di rumah gadang sembari belajar tradisi dan adat Minangkabau di Nagari Tuo Pariangan.

Melihat sederet keistimewaannya itu, tak berlebihkan kalau desa wisata yang memliki kuliner khas antara lain Kopi Kawa Daun (kopi dari daun kopi) dan Dakak-dakak yang lamak bana (enak sekali) ini kerap dikunjungi wisatawan lokal, Nusantara bahkan mancanegara dan juga sangat pantas TravelPlus Indonesia masukkan dalam daftar destinasi libur lebaran tahun ini.


Nah, buat Anda, pembaca setia TravelPlus Indonesia yang berencana pulang kampung dan atau memang sengaja berlibur lebaran ke Sumbar, sepertinya wajib memasukkan Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan ke dalam daftar kunjungan, karena Anda bakal bisa menikmati ragam wisata sekaligus yakni wisata sejarah, budaya, religi, kuliner, dan wisata alam nan rancak bana (indah sekali) khas Ranah Minang.

Naskah: Adji TravelPlus, IG @adjitropis, Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180

Foto-foto: dok. Afrizal Depi/Pokdarwis Nagari Tuo Pariangan

Captions:
1. Sejumlah pengunjung berwisata di Nagari Tuo Pariangan, desa wisata yang berada di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar yang memiliki banyak keistimewaan.
2. Salah satu rumah gadang berusia ratusan tahun di Nagari Tuo Pariangan.
3. Masjid Ishlah, masjd tua dan bersejarah di Nagari Tuo Pariangan.
4. Pemandangan sawah berundak nan menawan di lerang gunung di Nagari Tuo Pariangan.
5. Wisatawan berfoto bersama di depan salah satu rumah gadang di Nagari Tuo Pariangan.

Read more...

Rabu, 18 Maret 2026

Tips Nyaman Liburan Lebaran saat Cuaca Panas ataupun Hujan


Beberapa hari diujung Ramadan, sejumlah wilayah di Tanah Air ada yang bercuaca panas dan tak sedikit yang masih turun hujan. BMKG sendiri memprakirakan kondisi cuaca pada periode Hari Raya dan Libur Idul Fitri 2026 secara umum relatif kondusif. Namun potensi hujan intensitas tinggi di beberapa wilayah masih terjadi dan perlu diwaspadai.

Kesimpulannya, cuaca saat libur lebaran tahun ini di sejumlah wilayah di Tanah air ada yang cenderung panas, ada pula yang kemungkinan masih kerap diguyur hujan.

Nah, supaya liburan lebaran Anda berjalan lancar, berkesan, dan menyenangkan, tak ada salahnya mengindakah delapan (8) tips versi TravelPlus Indonesia ini.

Pertama, memperbarui informasi cuaca dan peringatan dini terkini yang dikeluarkan BMKG lewat website, aplikasi InfoBMKG, dan atau media sosial resmi BMKG . Tujuannya untuk mengetahui gambaran kondisi cuaca daerah atau destinasi wisata yang akan  Anda tuju, apakah baik-baik saja, sangat panas atau malah hujan terus-menerus.

Kedua, memilih destinasi dan aktivitas wisata yang tepat sesuai kondisi prakiraan cuaca yang didapat dari BMKG.

Kalau cuacanya sangat panas dan atau curah hujannya tinggi maka pilihan destinasi dan aktivitas wisatanya indoor (di dalam ruangan) antara lain belanja dan makan di mall/pusat perbelanjaan, menikmati ragam koleksi museum, staycation sambil menikmati fasilitas hotel terutama hotel bintang 3 keatas, melihat aneka barang senidi galeri seni, ngopi dan ngemil di kafe/resto, menyaksikan konser musik di venue konser indoor, menonton film pilihan di bioskop, dan atau melakukan aktivitas olahraga seperti berenang di kolam renang indoor, dan atau ke destinasi wisata bekas perang yakni benteng yang memiliki beberapa bangunan indoor, ke masjid-masjid istimewa dari segi arsitektur/kuno/bersejarah, dan lainnya.


Kalau cuacanya baik-baik saja (panasnya tidak terlalu terik dan tidak pula terus menerus diguyur hujan), pilihan destinasi dan aktivitas wisatanya bisa outdoor (diluar ruangan atau alam terbuka) misalnya rekreasi di taman kota/hutan kota, piknik di tepi danau/pantai, berkemah di camping ground, treking ke air terjun, mendaki gunung seraya menikmati alam berudara sejuk-dingin, mengabadikan benteng yang bangunannya dominan terbuka, keliling desa wisata berpredikat istimewa misalnya pernah menjadi juara ajang ADWI (Anugerah Destinasi Wisata Indonesia), dan lainnya.

Tips berikutnya atau yang ketiga, kalau memilih destinasi wisata outdoor sebaiknya aktivitas wisatanya dilakukan pagi setelah sarapan sampai pukul 10 pagi. Pilihan kedua  sore setelah Asar sampai Magrib. Pilihan ketiga selepas Isya sampai pukul 10 malam jika memang tempat wisatanya beroperasi sampai tengah malam.

Adapun dari pukul 11.00-15.00 sebaiknya memilih destinasi indoor  mengingat rentang waktu siang itu matahari bersinar sangat terik saat bercuaca panas.

Keempat, bila panasnya terik sebaiknya memakai pakaian yang ringan, warna terang/lembut seperti putih, kream, abu-abu muda, hijau muda, dan atau biru muda. Hindari berpakian warna gelap/hitam karena itu justru mudah menyerap panas.

Jenis pakaian yang dikenakan tetap sopan terlebih pergi ke destinasi populer yang ramai dan atau ke destinasi wisata religi. Misalnya pakaian katun berwarna terang/lembut berlengan panjang dan bercelana panjang. Memakai pula sandal lapangan atau sepatu lapangan/sport yang nyaman dan ringan, dak bikin cepat lelah dan lecet.


Kelima membawa perlengkapan traveling yang penting antara lain payung lipat dan jas hujan bils kondisi cuaca masih kerap turun hujan, kipas angin mini genggam untuk meredam hawa panas, topi traveling yang lebar, kaca mata, tisu, handuk traveling, sajadah traveling, tikar traveling dan sunscreen (krim tabir surya) minimal SPF 30 dengan pemakaian setiap 2 jam, dan Tumbler yang berisi air putih.
Sebaiknya minum air putih secara berkala jangan menunggu sampai haus.

Tips selanjutnya atau yang keenam, memberitahu/ menyampaikan informasi tips poin pertama sampai kelima kepada angota leluarga/kerabat, teman dekat atau pacar yang akan ikut liburan lebaran agar paham dan mengindahkannya. Kalau membawa anak/keponakan yang masih bocil, persiapan dan perlengkapannya harus  lebih komplet.

Ketujuh, mengunakan moda tranportasi yang sesuai. Kalau menggunakan tranportasi umum bisa menggunakan angkot, bus, kereta ekonomi/commuter line, LRT, dan atau MRT.

Pilihan lain menyewa angkot/bus mini/bus pariwisata namun harus yang kondisi bagus atau layak jalan. Bisa juga nengunakan moda transportasi online (motor ataupun mobil). Bula memakai kendaraan/mobil pribadi, sebaiknya cek sistem pendingin (AC) dan radiator sebelum berangkat agar tidak mogok di tengah panas.

Hal-hal Penting
Terakhir atau tips kedelapan mengindahkan hal-hal penting, antara lain liburan lebaran harus dilakukan saat kondisi tubuh/badan tengah sehat dan fit, bukan sedang sakit/kurang enak badan.

Sebaiknya hindari destinasi yang terlalu populer dan kerap menimbulkan kemacetan panjang menuju lokasi atupun pintu masuk. Bila tiket masuknya bisa dibeli secara online sebaiknya beli online untuk menghindari macet di pintu loket manual/beli di tempat


Berdoalah saat keluar rumah dan di perjalanan, terlebih ke destinasi wisata yang jauh/berat/sulit aksesnya supaya lancar sampai tujuan. Begitupun saat pulang/kembali ke rumah.

Membawa bekal makanan/camilan yang praktis serta obat-obatan pribadi, dan P3K standar.

Menyertakan pula bekal ramah lingkungan (membuang sampah pada tempatnya). Tidak membuat keributan, keonaran, kegaduhan tetap menjaga ketenangan, tidak melakukan hal-hal yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain, dan tidak melakukan perbuatan yang tidak senonoh selama di destinasi wisata.

Tak lupa mengabadikan spot-spot keren/unik lalu bagikan ke ragam medsos dengan captions yang akurat, menarik, dan informatif.

Satu lagi meskipun inti liburan lebaran itu bersenang-senang sambil silaturahmi namun harus tetap dalam (menjaga) iman, artinya bila Anda wisatawan muslim tetaplah menunaikan kewajiban sebagai muslim (salat wajib lima waktu) di perjalanan pergi-pulang maupun selama berada di destinasi wisata.

Selamat liburan lebaran, semoga lancar, berkesan, dan menyenangkan🙏.

Naskah, foto & video: Adji TravelPlus IG @adjitropis, Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180

Captions:
1. Liburan lebaran di outdoor sebaiknya diselaraskan dengan kondisi cuaca, bisa mencari tahu info kondisi cuaca terkini daril BMKG.
2. Video mandi dan berendam di air terjun bisa jadi pilihan liburan lebaran bersama keluara dan kerabat.
3. Menganadikan bangunan tua dam bersejarah di kota juga jadi pilihan yang seru.
4. Jangan lupa buat dokumentasikan setiap kegiatan liburan lebaran sebagai buah kenangan yang tak terlupakan.

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP