Naik KRL Berwisata ke Jabodetabek-Rangtung, Ini Keuntungan, Objek, dan Tipsnya
Buat Anda traveler dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya bahkan mancanegara yang ingin berwisata keliling Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta ke Cikarang dan Rangkasbitung (Rangtung) secara mandiri, naik kereta rel listrik (KRL) adalah pilihan yang tepat. Kenapa?
Pertama naik KRL untuk tujuan berwisata jelas memberi keuntungan buat traveler, antara lain jauh lebih praktis dan cepat karena memiliki jalur tersendiri sehingga terhindar dari kemacetan. Intinya menggunakan KRL itu waktu tempuhnya lebih cepat dibandingkan dengan mobil atau bus saat kondisi jalan padat.
Keuntungan yang kedua, jauh lebih hemat karena tarif KRL sangat terjangkau. Artinya tak menguras banyak isi saldo e money, paling jauh tak sampai Rp 10.000 per orang sekali jalan. Jadi naik KRL sangat pas buat traveler yang ingin berwisata tipis-tipis, murah meriah tapi menyenangkan.
Keuntungan lainnya jaringan KRL luas, di sejumlah stasiunnya terutama yang ada di Jakarta terkoneksi dengan bus Transjakarta dan atau dengan micro bus Jaklinko.
Selain itu, pilihan objek wisata yang bisa dikunjungi dan dinikmati traveler pun sangat beragam antara lain objek wisata kota (city tour), city light, sejarah, budaya, alam, rekreasi, edukasi, hiburan (konser musik, tourism event, culture event, dll), wisata olah raga (sport tourism), belanja, kuliner, dan religi.
Buktinya, hampir disetiap stasiun yang disinggahi KRL memiliki objek wisata dan atau atraksi/kegiatan wisata.
Contohnya bila traveler turun di Stasiun Kota atau Beos, tinggal jalan kaki untuk bisa berwisata sejarah, budaya, dan kulineran serta hiburan seperti pertunjukan musik ke kawasan Kota Tua dengan bermacam museumnya antara lain Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni Rupa Indonesia, dan Museum Bank Indonesia.
Traveler juga bisa berwisata belanja ke Pasar Glodok dan Pasar Asemka serta menunaikan kewajiban sebagai muslim traveler yakni salat berjemaah di Masjid Jami' Baitussalam yang lokasinya sangat dekat dengan Stasun Kota dan halte Transjakarta Kota Tua.
Bila tujuannya Stasiun Juanda, traveler bisa berwisata religi dan kuliner ke Masjid Istiqlal. Pilihan lain berwisata belanja ke Pasar Baru kulineran Pecenongan. Lanjut ke Monas dan Museum Sejarah Nasional di seberang halte Transjakarta Monas, dan Galeri Nasional Indonesia.
Kalau turun di Stasiun Gondangdia, traveler bisa berwisata religi sekaligus sejarah ke Masjid Cut Meutia. Kalau datang di malam bulan Ramadan, di pelataran masjid ini juga ada perhelatan Ramadhan Jazz Festival (tapi ini berbayar atau ada tiketnya).
Di sekitar Stasiun Gondangdia dan Masjid Cut Meutia atau yang agak lebih jauh lagi ke Jalan Sabang, traveler bisa kulineran malam sepuasnya.
Traveler juga bisa ke Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk melihat berbagai acara seni dan budaya baik yang gratis maupun berbayar. Dari stasiun ini, Traveler juga bisa juga ke Monas, jalan kaki ataupun naik tranportasi online.
Jika turun di Stasiun BNI, traveler bisa ke Terowongan Kendal, kulineran dan ngopi di kedai kopi sekitar stasiun, Riverside Walk, Taman Dukuh Atas, Bundarah HI. Sarinah, dan JPO Phinisi. Mau wisata belanja, hiburan, dan kulineran dj kawasan Blok M.juga bisa, tinggal beralih naik bus Transjakarta.
Kalau tujuannya Stasiun Manggarai, traveler bisa kulineran di Jatinangor House, The Bensara Cafe, soto Betawi Bang Husein Manggarai, serta belanja dan kulineran di Pasar Rumput.
Bila turun di Stasiun Tebet, traveler bisa ke Tebet Eco Park, wisata religi ke Masjid Perahu serta wisata belanja, hiburan, dan kulineran ke Mall Kokas (Kota Kasablanka).
Traveler yang ingin ke TMII, bisa turun di Stasiun Cawang lanjut baik bus TransJakarta. Kalau mau kulineran dan wisata belanja di Kalibata City dan Kalibata Mall, tinggal turun di Stasiun Kalibata. Sedangkan kalau mau kulineran dan ke Kebun Binatang Ragunan, turunnya di Stasiun Pasar Minggu lanjut naik bus Transjakarta atau Jaklinko.
Buat traveler yang ingin ke Perkampungan Betawi Setu Babakan di Srengseng Sawah, bisa turun di Stasiun Lenteng Agung lanjut naik Jaklinko ataupun tranportasi online.
Bila traveler ingin berwisata di kawasan Depok dan sekitarnya, misalnya ke Hutan Kota Universitas Indonesia (UI), turunnya di Stasiun UI.
Kalau turun di Stasiun Depok ataupun Stasiun Depok Baru, bisa lanjut ke Lembah Mawar Park (Kota Depok), Taman Lembah Gurame (Kota Depok), Setu Cilodong,.Taman Balaikota Depok (Kota Depok), Taman Cilodong (Kota Depok), Taman Sawangan (Kota Depok), Taman Kiara Payung (Kota Depok), dan Situ Pengasinan.(Kota Depok).
Bisa juga berwisata belanja, hiburan, dan kulineran di ITC Depok, Plaza Depok, Depok Town Square (Detos), dan Margo City).
Kalau tujuannya ke Stasiun Cibinong, traveler bisa berwisata belanja, hiburan dan kulineran di Cibinong City Mall, wisata edukasi satwa di Animalium BRIN, bersantai di Setu Cikaret serta berwisata olah raga, kulineran, dan hiburan di Stadion Pakansari sekaligus wisata religi ke Masjid Raya Nurul Wathon.
Jika turun di Stasiun Nambo, traveler bisa ke Sawah Cere, Taman Wisata Sigantang, Wisata Pesona Alam Pulekan, Curug Citeureup Asri, Gua Lalay, dan wisata panjat tebing alam di Tebing Klapa Nunggal.
Kalau tujuannya Stasiun Bogor, traveler bisa bersantai sekaligus kulineran di Aun-alun Kota Bogor, menunaikan salat berjemaah di Masjid Agung Kota Bogor, olah raga tipis-tipis di Lapangan Sempur, lanjut ke Kebun Raya Bogor, Istana Bogor, dan Museum Kepresidenan RI.
Bila tujuannya Stasiun Bekasi, traveler bisa ngadem dan kulineran di Hutan Kota Bekasi, Alun-Alun Kota bekasi, Masjid Alun-alun Bekasi, dan atau berwisata belanja, hiburan dan kulineran di Summarecon Mall Bekasi.
Kalau tujuannya Stasiun Bekasi Timur, traveler bisa berwisata budaya ke Sanggar Seni Wayang Ajen.
Menurut Wawan Gunawan, pemilik Sanggar Seni Wayang Ajen banyak aktivitas wisata budaya yang dapat dilakukan travelers di sanggar seninya setiap hari antara lain melihat Museum Wayang Ajen, galeri seni, perpustakaan, studio latihan, workshop pembuatan wayang golek, melihat peragaan wayang golek dan kulit atau pentas minimalis, bermain gamelan, pameran kostum adat Nusantara, peragaan busana, foto mengenakan kostum adat, pelatihan tari, pertunjukan tari, fashion show, bernyanyi, dan diskusi budaya.
"Kalau traveler datang hari Sabtu dan Minggu, bisa bertemu langsung dengan saya," ungkap Wawan Gunawan yang juga menjadi dosen pascasarjana pariwisata di NHI Bandung.
Selanjutnya kalau traveler turun di Stasiun Cikarang antara lain bisa berwisata ke Meikarta Central Park, menunaikan salat berjemaah si Masjid Baitul Makmur yang dikenal sebagai masjid berkonsep ramah lingkungan di Telaga Sakinah, Cikarang Barat. Berikutnya ke Waterboom Lippo Cikarang, City Garden Eat and Play Pollux Cikarang, Hutan Bambu Warung Bongkok, Hollywood Junction Jababeka, dan Mall Lippo Cikarang & Citywalk.
Bila tujuannya Stasiun Tanahabang, traveler tentunya bisa berwisata belanja di Pasar Tanah Abang (Blok A/B) sekaligus menunaikan salat berjemaah di Masjid Al Arqom di atap gedung pusat perbelanjaan Blok A atau di Masjid Jami' Al-Ma'mur.
Pilihan lain, traveler bisa ke Museum Tekstil, Holeo Golf & Dessert Museum, dan belanja serta kulineran ke Citywalk Sudirman serta ke Museum Nasional Indonesia.
Bila turun di Stasiun Tanjung Priok, traveler bisa ke Jakarta Internationsl Stadium (JIS), Pelabuhan Tanjung Priok, Musem Maritim Indonesia, Makam Mbah Priok, Pasar Ular Plumpang, dan Waduk Sunter Utara.
Jika ingin ke Pantai Ancol, Dufan, Seaworld, Ocean Dream Samudra, dan Allianz Eco Park, dan lainnya di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, traveler tinggal turun di Stasiun Ancol.
Kalau tujuannya Stasiun Tangerang Kota, traveler bisa berwisata ke tepian Sungai Cisadane atau Cisadane Walk, Jembatan Kaca, Taman Dayung, Museum Benteng Heritage, kulineran di Pasar Lama Tangerang serta berwisata religi ke Masjid Agung Al-Ittihad dan Masjid Raya Al-A'zhom.
Jika tujuannya mau berwisata belanja, hiburan, dan kulineran di Bintaro Xchange Mall, traveler tinggal turun di Stasiun Jurangmangu lanjut jalan kaki.
Bila mau ke Living World & Broadway Alam Sutera, turunnya bisa di Stasiun Rawa Buntu ataupun Stasiun Serpong. Tapi bila ingin berwisata pameran, kulineran, hiburan ataupun belanja ke ICE BSD, turunnya di Stasiun Cisauk.
Nah, kalau tujuannya ke Stasiun Rangkasbitung, traveler bisa berwisata ke Alun-alun Rangkasbitung, Masjid Agung Al-Araaf, Museum Multatuli, Water Toren Rangkasbitung, Perpustakaan Saidjah Adinda, tur bangunan tua dan bersejarah, dan bersantai di Balong Ranca Lentah.
Pilihan lain kulineran ke Warung Nasi Ka. OYO Rangkasbitung, RM. Ramayana, RM Parahyangan, dan atau ke area luliner di Balong Ranca Lentah.
Kalau cuma mau ngopi plus ngemil antara lain ke Sudut Kota Coffee & Space, Senapati Coffee and Space, Teras Lestari, Alaska Coffee & Eatery, Kopi Kawan Café Space, Kopisaé, Warkop99 Cafe & Space, Cikuda Lake Cafe, Tomoro Coffee, dan Debyz Coffee.
Bila traveler mau beli aneka oleh-oleh khas Lebak di Rangkasbitung antara lain di Toko Siang Malam di Jalan Multatuli.
Travel Tips
Berwisata keliling Jabodetabek-Rangtung dapat traveler lakukan sendiri (solo traveling), dengan kelompok kecil (small group) trrdiri atas 2- 9 orang, maupun dalam big group (kelompok besar) atau rombongan di atas 10 orang.
Jangan lupa membawa E-Money atau KMT dengan jumlah saldo yang cukup supaya tidak repot isi ulang di stasiun.
Untuk menghindari penumpang KRL yang terlalu padat, sebaiknya jangan berangkat atau pulang saat jam sibuk. Usahakan berangkat di luar jam kerja (pagi 06.00–09.00 dan sore 16.00–19.00).
Kenakan pakaian/sandal/sepatu yang nyaman dan santun khsusnya bila ingin sekaligus berwisata religi untuk menuniakan salat berjemaah di masjid.
Pakailah topi untuk menghalau terik matahari. Sediakan pula payung atau jas hujan untuk antisipasi hujan, tikar/sajadah dan handuk traveling serta kamera/HP untuk dokumentasi.
Bawa makanan dan minuman ringan secukupnya. Usahakan kulinerannya di lokasi tujuan wisata agar bisa ikut menambah pendpatan para pelaku usaha kuliner setempat.
Kalau objek wisatanya dekat sekali dengan stasiun (hanya sekitar 100 meter sampai dengan sekitar 1 Kmr, cukup berjalan kaki. Tapi bila Anda agak jauh di atas 1,5 Km Anda bisa menggunakan transportasi online baik motor ataupun mobil disesuikan dengan jumlah pesertanya).
Bila membawa buah hati, anak didik yang masih pelajar SD-SMP, sebaiknya pilih objek wisata yang punya muatan edukasi seperti belajar seni budaya wayang di Sanggar Seni Wayang Ajen.
Selamat berwisata keliling Jabodetabek serta Rangtung dengan KRL, moda tranportasi massal yang praktis, cepat, murah, dan menyenangkan.
Enjoy trip with KRL🙏.
Naskah, foto & video: Adji TravelPlus, IG @adjitropis, Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180
Captions:
1. Naik KRL pilihan tepat berwisata tipis-tipis ke Jabodetabek dan Rangtung.
2. Video lokasi city light Jakarta dari JPO Phinis, Karet.
3. Wisata religi dan kuliner ke Masjid Istiqlal Jakarta turun di Stasiun Juanda tinggal jalan kaki.
4. Ke TMII naik KRL turun di Stasiun Cawang lanjut naik bus Transjakarta tujuan TMII.
5. Bila ingin berkegiatan seni budaya di Sanggar Seni Wayang Ajen, traveler bisa naik KRL turun di Stasiun Bekasi Timur lanjut tranportasi online. (foto: dok/sanggar seni wayang ajen)
6. Mau ke Bundaran HI naik KRL turun Staisun BNI lanjut naik bus Transjakarta.
7. Ingin kulineran di Warung Nasi Ka. Oyo, naik KRL turun di Stasiun Rangkasbitung tinggal jalan kali sekitar 50 meter.
8. Berwisata keliling Jabodetabek & Rangtung indahkan travel tips yang ada dalam tulisan ini biar menyenangkan.
9. Mengajak buah hati ataupun anak didik yang masih pelajar SD-SMP belajar seni budaya di Sanggar Seni Wayang Ajen. ,(foto: dok/sanggar seni wayang ajen)





























