Lima Keuntungan City Tour Jakarta, saat Ibukota Negara Indonesia Ini Merayakan Hari Jadinya
Berwisata kota atau city tour ke Jakarta memang bisa kapan saja. Tapi kalau dilakukan bertepatan dengan perayaan hari jadi atau hari ulang tahunnya, dijamin traveler bakal mendapat keuntungan yang berlipat alias lebih dari biasanya.
Bulan Juni tahun 2026 ini, Jakarta berusia 499 tahun atau 5 abad kurang satu tahun, tepatnya tanggal 22 Juni. Amatan TravelPlus Indonesia dari berbagai informasi yang tersaji di ragam media sosial (medsos) dan media online, perayaaan HUT Jakarta tahun ini bakal lebih semarak dan banyak kejutan sehingga ujungnya membuahkan sederet keuntungan.
Siapa yang beruntung? Tentu saja bukan cuma warga Jakarta yang tinggal di 5 kota yakni Jakarta Pusat (Jakpus), Jakarta Selatan (Jaksel), Jakarta Barat (Jakbar), Jakarta Timur (Jaktim), Jakarta Utara (Jakut), dan 1 kabupaten yakni Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu pun traveler dari pinggiran Jakarta atau Jakarta coret seperti Depok, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bogor serta traveler dari berbagai kota/kabupaten yang ada di Pulau Jawa maupun luar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya bahkan traveler dari mancanegara.
Berdasarkan amatan tersebut, sekurangnya ada lima keuntungan yang didapat traveler lokal, nusantara maupun mancanegara bila city tour Jakarta saat Ibukota Negara Indonesia ini merayakan hari jadinya.
Keuntungan yang pertama, traveler dipastikan akan mendapatkan bermacam kegiatan wisata (calendar of event) terkait HUT Jakarta. Maklum menjelang, saat, dan maupun setelah perayaaan HUT Jakarta akan banyak kegiatan yang digelar terutama oleh Pemprov DKI Jakarta dan pihak-pihak terkait.
Informasi kegiatan-kegiatan tersebut bisa traveler lihat di akun medsos antara lain Instagram (IG) Pemerintah DKI, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, dan lainnya.
Keuntungan yang kedua, traveler akan lebih mudah menemukan/mendapatkan/menyaksikan suguhan bermacam budaya Betawi seperti lenong, ondel-ondel, tanjidor, gambang kromong, palang pintu, topeng Betawi, keroncong tugu, samrah, tari cokek, tari nandak ganjen, dan lainnya di berbagai tempat.
Berikutnya atau keuntungan yang ketiga, traveler dipastikan akan lebih mudah menemukan bermacam kuliner tradisional Betawi antara lain soto Betawi, kerak telor, nasi uduk, nasi ulam, gabus pucung, sayur besan, asinan betawi, mie juhi, laksa betawi, es selendang mayang, bir pletok, dodol Betawi, kembang goyang, dan roti buaya di berbagai acara terkait perayaan HUT Jakarta.
Keuntungan yang keempat, traveler akan mendapatkan sejumlah moda transportasi gratis seperti TransJakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta selama 3 hari yakni tanggal 22 Juni (Senin), 27 Juni (Sabtu), dan 28 Juni 2026 (Minggu). Cukup membawa e-money untuk tap-in dan tap-out saja.
Terakhir atau keuntungan yang kelima, traveler akan mendapatkan beberapa objek wisata secara gratis alias tidak dikenakan tiket masuk antara lain Ragunan, Tugu Monas, Ancol, beberapa museum, fasilitas olahraga, dan kolam renang umum yang dikelola Pemprov DKI Jakarta juga selama 3 hari yakni pada tanggal 22 Jun, 27 Juni, dan 28 Juni 2026.
Sekurangnya ada 11 museum dilingkup yang gratis pada tanggal-tanggal tersebur yaitu Museum Sejarah Jakarta, Joang 45, Taman Prasasti, MH Thamrin, Seni Rupa dan Keramik, Wayang, Tekstil, Bahari. Arkeologo Onrust, Si Pitung, dan Museum Betawi.
Adapun fasilitas olahraga dan kolam renang yang gratis juga pada tanggal-tanggal tersebut adalah Kolam Renang (KR) Gelanggang Jakarta Utara, KR Gelangganb Jakarta Timur, KR Rawa Badak, KR Sunter, KR Ciracas, KR Bulungan, KR Kebon Jahe, dan KR Senen Jakarta Pusat.
City tour Jakarta, traveler akan mendapatkan belasan surga dalam kaitannya dengan pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya.
Belasan surga itu adalah surga belanja (Jakatta punya Pasar Tanah Abang yaitu pusat grosir fesyen terbesar se-Asia Tenggara dan bermacam mall kelas dunia, pasar modern dan pasar tradisional); surga tempat kuliner dan jenis kuliner (warteg, rumah makan/resto, kedai kopi, kafe, resto, street food, food court, dan lainnya. Adapun jenis makanannya ada kuliner tradisional Betawi dan dari berbagai daerah di Indonesia serta bermacam makanan mancanegara seperti Jepang, Korea, Arab, India. China, Thailand, western food, dan lainnya).
Selanjutnya surga taman/hutan kota (antara lain Tebet Eco Park, Hutan Kota GBK, Taman Bendera Pusaka, Hutan Kota Srengseng yang gratis alias tidak dikenakan tiket masuk; surga hotel (dari hotel non budget sampak hotel berbintang lima); surga transportasi umum (TransJakarta, Mikrotrans, LRT, MRT, dll); surga konser musik gratis maupun berbayar (lokasinya antara lain di Sarinah, M Bloc Space, Taman Literasi, kawasan Kota Tua, Monas, Bundaran HI, dan di sejumlah mall).
Berikutnya surga pameran (venue pemeran utamanya antara lain di JICC, JI Expo, dsn ICE BSD) baik yang gratis maupun berbayar; surga budaya Betawi (tempatnya di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, rumah MH. Thamrin, dan Anjungan DKI Jakarta di TMII); surga acara seni budaya (lokasinya antara lain di TIM, Gedung Kesenian Jakarta, Bentara Budaya, Gedung Wayang Orang Bharata, dan Salihara) baik gratis maupun berbayar.
Selanjutnya surga bahari (tentu saja tujuan utamanya Kepulauan Seribu dimana terdapat kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu; surga city light (lokasinya anatara lain di JPO Phinisi, Bundaran HI) gratis; surga museum (di kawasan Kota Tua, TMII, dll); surga bangunan tua dan bersejarah (tempat andalannya kawasan Kota Tua, dll) gratis; surga kajian Islam di masjid (Istiqlal, Nurul Iman-Blok M, Agung Al-Azhar Kebayoran, dll) gratis.
Berikutnya surga hiburan malam (lokasinya antara lain tersebar di Jakpus, Jakbar, dan Jaksel; surga sport tourism (terutama si kawasan GBK, CFD setiap Minggu, JIS, Lapangan Banteng dll) gratis; dan terakhir adalah surga city view dari ketinggian (hotel dan bangunan jangkung lainnya) baik gratis maupun berbayar.
Diluar perayaan HUT Jakarta, sebenarnya Jakarta juga sudah punya puluhan tempat berdaya tarik wisata yang tak berbayar alias gratis.
Puluhan tempat gratis itu antara lain kawasan Kota Tua (diluar masuk museum), Eco Park Tebet, Taman Bendera Pusaka, kawasan Monas (diluar naik Tugu Monas), Lapangan Banteng, kawasan GBK Senayan (bukan di dalam), Pantai Maju PIK, Taman Literasi Blok M, M Bloc Space (diluar acara berbayar), Pos Bloc Space (diluar acara berbayar), Taman Ismail Marzuki (diluar acara berbayar), Perpustakaan DKI Jakarta, Hutan Kota Srengseng, venue pameran (diluar expo berbayar), Sarinah konser musik gratis, Rumah M.H. Thamrin, Taman Ayodya Tomang, kawasan JIS (bukan di dalam), kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), dan Danau Sunter.
Selanjutnya Danau Rio, Gereja dan Kampung Tugu (nonton keroncong Tugu), JPO dan Bundaran HI (city light), Hutan Kota GBK, Hutan Kota Kemayoran, Taman Senopati, Setu Menteng, Hutan Kota Jakarta Timur, Pelabuhan dan Pasar Ikan Muara Angke, Masjid-masjid tersohor (Istiqlal, Agung Al-Azhar, Perahu, Nurul Iman, Masjid PIK, Masjid Menara 88, dan lainnya), Galeri Indonesia Kaya (registrasi), Gedung Kesenian Miss Tjijih (registrasi), Terowongan Kendal, Taman Dukuh Atas, Riverside Walk (Stasiun BNI), Skatepark Petamburan, Skatepark Kalijodoh, keliling mall/pasar, dan terakhir kawasan luar Veledrome (bukan di dalam).
Tips memilih akomodasi saat city tour Jakarta selama beberapa hari antara lain carilah hotel yang lokasinya strategis, mudah diakses dengan transportasi umum seperti TransJakarta, LRT, dan MRT. Contohnya di kawasan Blok M, kawasan Jalan Sabang, dan kawasan Kota Tua.
Kawasan Blok M itu pusat kuliner, belanja, nonton film di bioskop, ngopi, dll serta ada Transjakarta ke Bandara Soeta, GBK Senayan, Bundaran HI, Sarinah, Monas, Tanah Abang, Ragunan, Stasiun Kota, PIK , Masjid Nuril Iman, gultik, dll.
Di kawasan Jalan Sabang (strategis, kulineran, hangout, konser gratis Sarinah, dekat dengan Pasr Tanah Abang dan Monas). Sedangkan kawasan Kota Tua kelebihannya bisa menikmati kawasan heritage, konser gratis, mengunjungi sejjmlah museum, kulineran, dll).
Bila ingin ke Kepulauan Seribu, pilihan inapnya di resort, homestay ataupun berkemah di pantai. Intinya jenis akomodasinya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran atau isi dompet.
Tips berikutnya kalau mau lihat acara seni budaya cek IG masing-masing venue seni budaya (TIM, GKJ, Salihara, Bentara Budaya, TMII dll); bila mau lihat konser musik gratis cek IG (Sarinah, Kota Tua, konser musik, Disbuddki, Disparekrafdki, mall, dll); bila mau lihat pameran cek IG (JCC, jadual pemeran, ICE BSD, dll); dan jika ingin lihat seni budaya Betawi cek IG (Perkampungan Budaya Betawi, Disbud DKI, dll).
Tips selanjutnya, bila mau naik transportasi umum cek IG (KRL access, transjakarta, dll); bila mau ikut kajian Islam di masjid, cek IG (masjid Istiqlal, Agung Al-Azhar Kebayoran, Nurul Iman Blok M Square, info kajian Jakarta, dll).
Tips berikutnya, saat keliling Jakarta kenakan pakaian yang nyaman dan santun terlebih bila ingin ke masjid; jangan lupa pakai topi, bawa jas hujan/payung, bawa handuk/sajadah/mukena traveling; bawa e-money dengan saldo yang cukup; bawa HP dan charger plus colokan listrik serta saldo dompet digital yang cukup untuk pembayaran non cash.
Tips selanjutnya jangan ragu bertanya kepada petugas TransJakarta, KAI dll; gunakan google maps buat cek lokasi dll; jika banyak pilihan sebaiknya pilih satu saja objek untuk mewakili (masjid, mall, konser musik gratis/berbayar, acara seni budaya gratis/berbayar, kulineran khas Betawi, museum di Kota Tua, hutan kota, taman kota, city light, pameran di JICC, sport tourism di GBK Senayan); adapun pilihan objek wisata yang wajib masuk daftar kunjungan antara lain perkampungan budaya Betawi, naik tugu Monas, Kota Tua, Kepulauan Seribu, naik LRT dan MRT, Masjid Istiqlal, Ragunan, TMII menyaksikan air mancur/tari kecak, dan ke Ancol.
Tips terakhir, abadikan semua objek, aktivitas yang dilakukan serta suasana di perjalanan untuk dokumentasi lalu racik menjadi konten video menarik, dan kemudian diunggah di ragam medsos; city tour Jakarta bisa dijadikan pengalaman, pembelajaran, dan pedoman buat bekal keliling wisata kota besar lainnya di Indonesia seperti Surabaya, Bandung. Semarang, Medan, Padang, Bandar Lampung, Pontianak, Samarinda, Balikpapan, Palangkaraya, Makasar, Denpasar, Mataram, dan lainnya.
Naskah & foto: Adji TravelPlus, IG @adjitropis, Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180
Captions:
1. Tugu Monas saat diberi cahaya aneka warna pada malam hari kian menawan.
2. Pedagang kerak telor, salah satu kuliner khas Betawi paling tersohor.
3. Wisman berwisata ke Masjid Istiqlal.
4. Bus Transjakarta membuat moda transportasi umum Jakarta jadi perhatian dunia.
5. Santai sore di Lapangan Banteng.
6. Rimba pencakar langit menghias sepenggal wajah Jakarta.
7. Menikmati city light Jakarta.








.jpg)





































