Pesona Indra, Jadi Salah Satu Daya Pikat Seba Baduy 2026
Sebagai pembuka liputan Seba Baduy 2026, saya mulai dengan tulisan pra event berjudul "Enam Keuntungan Menyaksikan Langsung Seba Baduy 2026" yang tayang di website TravelPlus Indonesia lalu ditambah lagu berikut konten video bertajuk "Ayo Nonton Seba Baduy 2026 di reels IG @adjitropis. Kini sebagai penutup, saya akhiri dengan tulisan pascaevent berjudul "Pesona Indra, Jadi Daya Pikat Seba Baduy 2026" berikut dengan lagu dan konten video bertajuk "Punya Pesona" di website dan IG yang sama.
Di WAG Pembaca Setia Website TravelPlus Indonesia yang dihuni hampir 500 orang dari angkatan yang lahir tahun 60-an awal sampai 70-an awal atau biasa disebut generasi X (gen X) sampai angkatan yang lahir era tahun 90-an awal hingga 2000-an awal atau generasi Z (Gen Z), tak sedikit yang bertanya lewat chat.
Kalangan Gen Z ada yang bertanya begini "Apa rahasianya Om Adji bisa bikin liputan Seba Baduy 2026 komplet begitu, ya tulisan, foto, konten video, dan lagu?".
Langsung saya balas begini: "Rahasianya karena saya menjadikan Seba Baduy 2026 itu sumber liputan tulisan/foto/video, dan kreasi (lagu, puisi, dll) yang menarik dan nggak ada habisnya kalau pintar-pintar kita cermati dan gali,".
Penghuni lainnya bertanya begini: "Apa Om Adji nggak pusing bikin liputan bermacam seperti itu?". Saya pun langsung membalasnya begini: "Sejauh tulisan, foto, konten video & atau lagu yang kita buat itu bermuatan positif atau punya manfaat baik dan kita enjoy membuatnya, dijamin nggak bikin mumet malah mengasyikkan,".
Dari kalangan tua atau Gen X penghuni WAG tersebut, ada yang memberi komentar begini: "Setahu saya, ini sudah ciri khas Om Adji dari dulu banget. Klo liput culture or tourism event pasti ada pra, on dan post/pasca event dan nggak cuma tulisan dan foto. Pokoknya lengkap dan variatif,".
Ada pula yang berkomentar begini: "Pokoknya pihak penyelenggara event atau pihak terkait yang bersinergi publikasi dengan Om Adji, beruntung banget. Coz, liputannya komplet, menarik, dan kreatif bukan straight news tapi feature,".
Kedua komentar itu, cukup saya balas: "Terima kasih πππ".
Terkait dengan tulisan penutup Seba Baduy 2026 ini, saya terinspirasi sewaktu bertemu lagi dengan Indra.
Kali ini saya bertemu dia dalam acara Seba Baduy 2026, tepatnya di Pendopo Bupati Lebak, seberang Alun-alun Rangkasbitung pada Jumat (24/4) sore, usai dia bersama sekitar 1.500 urang Kanekes berjalan kaki tanpa alas kaki (sandal/sepatu) dari titik awal (start) di Ciboleger, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten.
Indra yang kini berusia 12 tahun, tidak sendirian. Anak laki-laki Panamping atau urang Kanekes yang tinggal di wilayah Baduy luar ini, didampingi ayahnya bernama Mursid (30).
Di dalam rombongan urang Kanekes yang ikut Seba Baduy 2026, juga ada pamannya Indra alias adiknya Mursid yang bernama Misja (27) yang merupakan urang Kanekes Tangtu atau Baduy dalam.
Dulu waktu saya bertemu Indra pertama kali di rumahnya di Kampung Cempaka, Baduy luar, dia masih berumur 8 tahun.
Meskipun waktu itu Indra masih terbilang bocil alias bocah cilik tapi dia sudah mencuri perhatian lantaran dengan gesit dan berani menjadi pemandu saya dan Marno dari Kembara Tropis serta tiga rekan Marno dari Bandung dan Batam ke beberapa objek menarik yang ada di Baduy luar yakni Danau Dangdang Ageung atau disebut juga Danau Baduy/Danau Ageung dan Jembatan Gajeboh, yakni jembatan gantung ikonik Baduy yang dibangun dari bambu tanpa paku, melintasi salah satu sungai di Baduy yang cukup lebar.
Di sepanjang perjalanan menuju kedua objek tersebut, saya sudah melihat ada bibit-bibit karisma dan jiwa kepemimpinan pada diri Indra.
Penilaian saya itu kembali mencuat saat bertemu dengannya di special culture event, Seba Baduy 2026. Meskipun terlihat masih capek usai menempuh perjalanan panjang berjalan kaki tanpa alas kaki dari Ciboleger ke Pendopo Bupati Lebak di Rangkasbitung, Indra tetap sabar melayani sejumlah pengunjung yang berebut minta foto bareng dengannya.
Tak bisa dipungkiri, selain masih sangat muda, panampilan Indra yang bersahaja namun punya karisma, ramah, kasep (ganteng), dan berkulit putih terang, membuat banyak pengunjung terpesona lalu minta foto bareng dengannya.
Jumat sore itu, Indra yang mengenakan jamang sangsang (pakaian pria khas Baduy luar berwarna hitam, ikat kepala khas Baduy atau iket Baduy (lomar) berwarna biru, tas rajut khas Baduy atau tas koja, dan tas selempang berwarna putih serta tentunya nyeker alias telanjang kaki, tampil menarik perhatian dan boleh dibilang menjadi daya pikat Seba Baduy 2026.
Sewaktu foto Indra dan Ayahnya (Mursid) di Pendopo Bupati Lebak saya jadikan story WA lalu saya kirim ke Wawan Gunawan, Dosen Pascasarjana Politeknik Pariwisata NHI Bandung itu berkomentar begini: "Indra, punya aura positif dan magnet yang kuatππ," ungkap Wawan. Lalu saya balas begini: "Betul banget, jiwa kepemimpinannya juga terpancar,".
Amatan saya di Seba Baduy 2026, selain Indra masih ada beberapa urang Kanekes lain yang juga menjadi pusat perhatian banyak pengunjung lantaran memiliki daya pikat tersendiri. Ada yang diwawancarai, tak sedikit pula yang dimintai foto bareng oleh sejumlah pengunjung.
Beberapa pengunjung perempuan muda ada yang berceloteh seperti ini: "Ternyata pria Baduy banyak yang kasep ya. Gue jadi pingin ke Baduy nih," ujar Nana. "Yuk, bulan depan kita gas ke Baduy, siapa tau bisa kenalan sama bujang Baduy yang manis hehehe," balas Santi temannya.
Intinya Indra dan urang Kanekes lainnya, harus diakui punya pesona tersendiri sehingga membuat Seba Baduy 2026 menjadi semakin menarik dimata banyak orang, baik dari dalam maupun luar Banten.
Kehadiran Indra di Seba Baduy untuk kali kedua ini juga sekaligus menjadi bukti kalau regenerasi tetap dijalankan oleh para orang tua urang Kanekes dengan tujuan supaya tradisi tahunan Seba Baduy ini terus berlanjut sampai roda bumi berhenti berputar.
Seperti di captions story WA saya, di ujung tulisan ini saya pun tak lupa mendoakan Indra, semoga tetap teguh menjadi penerus penjaga pikukuh leluhur urang Kanekes yang mengagumkan, kini dan sampai nanti.
Naskah, foto & video: Adji TravelPlus, IG @adjitropis , Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180
Captions:
1. Indra (12), pesonanya membuat banyak pengunjung Seba Baduy 2026 terpikat.
2. Seba Baduy 2026 berlangsung dari 23 - 26 April dengan sederet acara menarik.
3. Indra bersama ayahnya, Mursid (30) di halaman Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung saat Seba Baduy 2026.
4. Misja (27), pamannya Indra atau adiknya Mursid (ayahnya Indra) juga ikut Seba Baduy 2026.
5-7. Dari anak-anak, remaja sampai orang tua berebut foto bareng dengan Indra di Seba Baduy 2026.


























.jpg)




