. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Minggu, 15 Maret 2026

Benteng Indrapatra, Destinasi Bekas Perang Cocok Buat Libur Lebaran



Di Aceh, destinasi wisata bekas perang  yang wajib masuk daftar kunjungan libur lebaran tahun ini adalah Benteng Indrapatra. Kenapa?

Berdasarkan informasi beberapa rekan TravelPlus Indonesia yang tinggal dan bekerja di Aceh antara lain Agung dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I (bpkwil1) dan Ismail dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Benteng Indrapatra yang berada di pesisir pantai Ujong Batee, tepatnya di Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar selain berukuran besar dan bentuk bentengnya relatif masih terlihat jelas/utuh, juga sudah direvitalisasi sehingga menarik untuk dikunjungi, termasuk saat libur lebaran tahun ini.

"Benteng Indrapatra bagus bro buat kunjungan wisata. Apalagi sudah direvitalisasi," terang Agung kepada TravelPlus Indonesia lewat pesan WA sekaligus mengirimkan satu konten video tentang Benteng Indrapatra yang sudah tayang di akun Instagram (IG) @bpkwil1.


Usai melihat konten tersebut, TravelPlus Indonesia lewat akun IG @adjitropis segera memberi like dan komentar.

Isi komentarnya berbunyi begini: "Wajib masuk daftar kunjungan wisata sejarah nih klo berkunjung ke Aceh. Klo boleh kasih input, setelah direvitalisasi sebaiknya diisi dgn kreativitas seperti bikin kegiatan menarik/kekinian & tetap sesuai syariat Islam di benteng ini, misalnya konser musik dll utk menghidupkan Benteng Indrapatra sehingga kian terekspos nama & keberadaannya serta kian diminati wisnus & wisman 👌".

Untuk mengetahui lebih jauh sejarah benteng tersebut, berikutnya TravelPlus Indonesia mencari sejumlah data tambahan di beberapa website terkait.


Di situs web budayaaceh.com milik Disbudpar Aceh, dijelaskan
benteng yang dibangun pada abad ke-7 Masehi atau sebelum masa kedatangan Islam di Aceh oleh Kerajaan Lamuri, salah satu kerajaan Hindu yang pernah berkuasa di Aceh ini bertujuan untuk melindungi kerajaan dari serangan musuh, khususnya dari pihak kolonial Portugis.

Diterangkan pula kalau benteng ini terbuat dari batu kapur dan batu bata. Dinding bentengnya setinggi sekitar 3 meter dengan ketebalan yang cukup untuk menahan serangan musuh. Sedangkan di bagian dalam benteng, terdapat ruang-ruang yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata, tempat tinggal prajurit, dan ruang pertemuan.

Benteng Indrapatra terdiri atas beberapa bagian, termasuk benteng utama yang memiliki empat sudut dengan masing-masing sudut terdapat bastion (bagian yang menonjol dari benteng yang digunakan untuk penempatan meriam).


Benteng ini juga dilengkapi dengan saluran air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari para penghuni benteng.

Pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636), benteng ini menjadi pertahanan armada laut yang dipimpin oleh Laksamana Malahayati untuk melawan penjajah.

Di situs web meuseuraya.id diterangkan salah satu keunikan dari Benteng Indrapatra adalah adanya bekas bangunan candi di dalam kompleks benteng. Hal ini mengindikasikan bahwa benteng ini tidak hanya berfungsi sebagai pertahanan, tetapi juga sebagai tempat ibadah bagi penganut Hindu pada masa itu. Bekas bangunan candi ini, meskipun kini hanya tersisa pondasinya, menjadi bukti konkret bahwa Hindu pernah menjadi agama yang dianut oleh sebagian masyarakat Aceh sebelum kedatangan Islam.

Rekan TravelPlus Indonesia lainnya, Yuzar Alamsyah yang berprofesi sebagai fotografer dan tinggal di Aceh mengaku pernah melakukan pemotretan prewedding di Benteng Indrapatra.

"Dulu saya pernah buat prawed kawan di situ (Benteng Indrapatra_red). Keren, seperti di benteng-benteng di Eropa," terangnya.


Sewaktu TravelPlus Indonesia mengirimkan foto Benteng Indrapatra dengan latar belakang sebuah gunung (hasil screenshot dari konten video tentang Benteng Indrapatra di IG @bpkwil1) kepada Agung, Yuzar, dan Wadhan (salah seorang pendaki Aceh yang pernah mengantarkan TravelPlus Indonesia mendaki Gunung Seulawah Agam), sepakat mengatakan kalau gunung yang ada di video tersebut adalah Gunung Seulawah Agam.

Berlatar belakang sejarah yang panjang dan ditambah berarsitektur megah serta bisa sekalian melihat Gunung Seulawah Agam saat cuaca cerah, rasanya tak berlebihan kalau Benteng Indrapatra kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang penting di Aceh.

Fakta lain mulai banyak wisatawan lokal, domestik maupun mancanegara yang mengunjunginya.


Nah, buat wisatawan yang datang dari luar Aceh dan menggunakan tranportasi udara, dari Bandara internasional Sultan Iskandar Muda bisa menggunakan taksi bandara atau menyewa mobil travel. Waktu tempuhnya tak sampai satu jam.

Bisa juga ke hotel atau penginapan dulu di Kota Banda Aceh. "Baru lanjut naik moda transportasi online dari Banda Aceh ke Benteng Indrapatra, durasinya juga nggak sampai satu jam," ungkap Agung.

Sebagai informasi tambahan, selain Benteng Indrapatra, di Aceh tepatnya  sepanjang pesisir pantai utara juga terdapat beberapa benteng lain seperti Benteng Iskandar Muda, Benteng Kuta Lubok, serta Benteng Inong Balee.

Naskah: Adji TravelPlus, IG @adjitropis , Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180

Captions:
1. Benteng Indrapatra di Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh, wajib masuk daftar kunjungan wisata di Aceh saat libur lebaran tahun ini. (Foto: dok Disbudpar Aceh yang dikirim Ismail)
2. Potongan video tentang status cagar budaya Benteng Indrapatra di IG @bpkwil1 yang dikirim Agung.
3. Benteng Indrapatra dilihat dari atas, berukuran cukup luas. (Foto: dok website budayaaceh.com milik Disbudpar Aceh)
4. Benteng Indrapatra terbilang masih utuh bangunannya (Foto: dok website budayaaceh.com milik Disbudpar Aceh)
5. Bila cuaca cerah, dari Benteng Indrapatra pengunjung bisa melihat Gunung Seulawah Agam di kejauhan. (Foto screenshot dari konten video tentang Benteng Indrapatra di IG @bpkwil1 yang dikirim Agung)
6. Potongan video tentang lokasi Benteng Indrapatra di IG @bpkwil1 yang dikirim Agung.

0 komentar:

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP