. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Minggu, 25 Juni 2017

Gunung-Gunung Ini Diserbu Pendaki Pasca-Lebaran, Promonya Via Instagram

Lepas ‘puasa’ mendaki gunung selama sebulan Ramadhan, kaki-kaki para pendaki sudah ‘gatal’ ingin mendaki gunung lagi selepas merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Rupanya hasrat mendaki para pemburu atap-atap bumi berparas molek itu sudah tak tertahankan.

Buktinya sSejumlah tur operator pendakian berbasis komunitas atau indie travel pun membaca geliat itu lalu membuat paket-paket pendakian untuk pendakian akhir Juni samapi agustus 2017. Dan ternyata peminatnya luar biasa.

Berdasarkan paket-paket pendakian massal (penmas) maupan dalam jumlah (kuota) terbatas yang dibuat opetrator trip/komunitas dan atau perorangan, TravelPlus Indonesia mencatat ada beberapa gunung yang paling diincar para penggila ketinggian usai Lebaran yakni Gunung Merbabu (Jateng), Marapi (Sumbar), Rinjani (Lombok-NTB), Semeru (Jatim), Kerinci (Jambi), Lawu (Perbatasan Jateng-Jatim), dan Prau (Jateng).

Gunung Merbabu yang berketinggian 3.142 Mdpl dan memiliki 7 puncak ini kerap diburu pendakai lantaran berpanorama khas berupa lembah dan lerang savana serta memiliki 7 puncak (seven summits). 

Ada 4 jalur pendakian yang biasa dipakai pendaki untuk mencapai puncak-puncak Merbabu, yakni jalur Wekas, Chuntel, Gentis, dan Thekelan. Namun yang paling popular jalur dari Wekas dan Thekelan.

Jalur Wekas sangat populer dikalangan pendaki Kabupaten dan Kota Magelang. Selain lebih dekat juga banyak terdapat sumber air. Waktu tempuhnya sekitar 6-7 jam. Jalur Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Ketasan, Kabupaten Semarang diminati kalangan pendaki di Kabupaten dan Kota Semarang.

Pasca-Lebaran komunitas track mountain lewat akun instagramnya @ trackmountain menggelar open trip pendakian bertajuk Ekspresi Persahabtan part VI ke gunung ini pada tanggal 29 Juni s/d 1 Juli 2017 dengan biaya Rp 300 ribu per orang.

Biaya tersebut sudah termasuk transport Terminal Magelang-Basecamp Wekas PP, tiket pendakian, t’shirt, tenda dan neskom, merchandise, guide, dan makan sebelum/sesudah pendakian ini. Meeting point (mepo)-nya di Terminal Magelang.

Gunung Semeru atau atapnya Jawa bernama Mahameru yang berketinggian 3.676 mdpl juga menjadi gunung favorit pendaki Indonesia.

Gunung dengan kawah di puncaknya yang berlabel Jonggring Saloko ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Usai Lebaran tahun ini, sejumlah pendakian ke gunung ini digelar oleh komunitas baik dalam kelompok kecil maupun pendakian massal, salah satunya komuntas sahabat pendaki. Lewat akun instagramnya @sahabat_pendaki membuka open trip pendakian ke Mahameru, puncaknya Gunung Semeru selama 4 hari 3 malam dengan biaya 645 ribu per orang, minimum 10 orang.

Biaya tersbut sudah termasuk tranportasi dari Stasiun malang-Ranupani-St Malang, tiket masuk TNBTS, 2X makan dibasecamp, Tenda, Matras, kompor untuk grup, merchandise, porter grup, dan tour guide. Meeting point-nya di Stasiun Malang, Jatim.

Komunitas lainnya yakni Pendaki Tangerang lewat akun instagramnya @pendaki_tangerang juga mengadakan pendakian bersama ke Mahameru bertajuk 3 Nights in Semeru Part 3 pada tanggal 29 Juli-3 Agustus.

Biayanya Rp 765 ribu per orang sudah termasuk kereta api dari Stasisun Senen Jakarta ke Malang PP, jeep PP, angkot PP, makan 2 kali, tenda dan nesting serta kompor per kelompok, guide, surat izin masuk kawasan, dan P3K. Mepo-nya di Staisun Senen, Jakarta.

Sementara komunitas Pendaki Indonesia via akun Instagram @pendakiindonesia juga mengadakan pendakian Gunung Semeru bertajuk Seven Shelter di Mahameri tanggal 15-20 Agustus 2017 dengan biaya Rp 950 ribu. Mepo-nya di Stasiun Senen Jakarta.

Gunung Rinjani yang berketinggian 3.726 mdpl di Pulau Lombok, NTB, masih menjadi gunung berapi favorit pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Dari puncaknya, saat cuaca cerah di pagi hari pendaki disuguhi ‘sarapan’ panorama Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa.

Objek menarik berpanorama indah juga sudah didapat sebelum puncak, antara lain Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 mdpl.

Ada dua jalur yang biasa digunakan poendaki yakni dari Desa Senaru (500 mdpl) dan Desa Sembalun Lawang (1.200 mdpl). Namun jalur mendaki yang paling disukai pendaki dari Sembalun karena bisa hemat 700m ketinggian lalu turun ke Senaru.

Pasca-Lebaran ini, sejumlah komunitas pendaki menggelar pendakian ke Rinjani, salah satunya Pendaki Cantik.

Lewat akun instagramnya @pendakicantik mengadakan pendakian bersama berjudul Heavenly Rinjani pada tanggal 17-21 Agustus 2017 dengan biaya Rp 1,5 juta, mepo-nya di Lombok International Airport (LIA).

Biaya tersebut sudah termasuk transport Lia-pos pendakian PP, makan sebekum dan sesudah pendakian, logistik pendakian dan makan selama pendakian, tenda dan alat masak, alat makan, tiket masuk kawasan wisata, team leader, porter team, doorprize, dokumentasi, dan jodoh jika beruntung.

Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) yang tergolong paling aktif di Sumatera ini juga jadi incaran para pendaki setelah Lebaran. Soalnya banyak pendaki yang pemasaran ingin melihat wajah pucaknya setelah sempat erupsi kecil saat puasa pekan kedua Ramadhan kemarin.

Gunung berketinggian 2.891 mdpl ini dapat dilihat dari Bukit Tunggi, Padanpanjang dan Kabupaten Tanah Datar.

Usai Lebaran, sejumlah pendaki dari berbagai komunitas di Kota Padang dan sekitarnya berencana mendaki gunung ini.

Gunung Kerinci yang berketinggian 3.805 mdpl sekaligus menjadi gunung aktif tertinggi Pulau Sumatera, juga diburu para sahabat atap bumi setelah Lebaran ini.

Pemilik akun @ridwan.maulana.yusuf misalnya membuat open trip Gunung Kerinci plus Danau Gunung 7 pada tanggal 15-20 Agustus 2017 dengan biaya Rp 2,2 juta per orang. Mepo-nya di Jakarta menggunakan pesawat.

Biaya tersebut sudah termasuk Transpor PP-Jakarta-TNKS, tiket masuk kawasan TNKS, makan/logistik selama pendakian, alat camping dan cooking set, medical kit, guide hiking, kaos kegiatan, souvenir dan doorprize. Kalau MP-nya di Padang biayanya Rp 950 ribu per orang.

Pendaki luar Sumatera yang datang ke Kabupaten Kerinci sampai kini lebih banyak lewat Padang, Sumatera Barat. Pasalnya jarak dari Padang ke Sungai Penuh, kota terdekat dengan Kabupaten Kerinci ini hanya 249 Km dengan waktu tempuh selama 6 jam melewati Muara Labuh. Rute lainnya Padang-Painan-Tapan-Sungai Penuh sekitar 277 Km.

Kalau dari Jambi berjarak 465 Km ke Kerinci selama lebih dari 12 jam dengan rute Jambi-Bangko-Sungai Penuh. Bayangkan dua kali lipat beda jarak dan waktu tempuhnya dibanding lewat Padang. Bahkan kalah cepat dibanding dari Bukit Tinggi, kota lain di Sumbar yang hanya berjarak 350 Km dengan rute Bukit Tinggi-Solok-Muara Labuh-Sungai Penuh.

Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jateng dan Jatim, usai Lebaran juga diminati pendaki. Komunitas Pendaki Peduli lewat akun instagramnya @pendakipeduli misalnya menggelar pendakian bersama dalam jumlah terbatas ke gunung berketinggian 3.265 Mdpl ini lewat jalur Chetho pada tanggal 22-23 Juli 2017 dengan biaya Rp 80 ribu per orang.

Biaya tersebut sudah termasuk simaksi, tenda per tim, makan 1X sebelum pendakian, snack, stiker dan doorprize. Mepo-nya di basecamp Cheto.

Gunung Prau di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang hanya berketinggian 2.565 Mdpl juga diserbu para pemburu puncak-puncak gunung berpanorama menawan setelah Lebaran ini.

Komunitas kompas.adventure lewat akun Instagram-nya @kompas.adventure contohnya menggelar pendakian ke gunung cantik ini dengan kuota terbatas pada tanggal 14-16 Juli 2017 dengan biaya Rp 550 ribu per orang.

Biaya tersebut sudah termasuk transport PP Si kasi/tiket masuk, tenda dan alat masak, logistic pendakian, makan malam di gunung, tour leader, teman baru dan dokumentasi. Mepo-nya di Terminal Cicaheum, Bandung.

Pendaki yang ingin ikut harus membawa matras dan SB, cemilam pribadi, baju ganti, peralatan mandi, obat-obatan pribadi, senter/headcamp, sendok dan piring plastik. Prau kerap diburu pendaki lantaran pesona dari puncaknya sungguh luar biasa. Dari atapnya, duabelas (12) gunung terlihat jelas, seolah memagari dan menjaganya.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: adji, iwoel & rinjanitrekker

Captions:
1. Menapaki jalur pendakian Gunung Merbabu.
2. Gunung Merbabu punya seven summits.
3. Pesona Gunung Semeru.
4. Spot tercantik Gunung Rinjani.
5. Menuju puncak Gunung Marapi.
6. Gagahnya Gunung Kerinci.
7. Menikmati senja di taman teletubis puncak Gunung Prau.

Read more...

Puitisnya Ucapan Lebaran Menpar Arief Yahya Tahun Ini

Beningkan hati dengan dzikir
Cerahkan jiwa dengan cinta
Lalui hari dengan senyum
Tetapkan langkah dengan syukur
Sucikan hati dengan permohonan maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri

Ucapan Lebaran Idul Fitri Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tersebut ditempatkan di kiri bawah foto bergambar dirinya. Sedangkan di kanannya ada tulisan dan logo branding Pesona Indonesia.

Ucapan orang nomor satu di kelembagaan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini ter-upload di akun instagram @kemenpar pas bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri 1438 H, Minggu (25/6/2017).

Di atas kalimat ucapan tersebut, terpasang foto hitam putih Arief Yahya mengenakan kemeja putih berbalut jas hitam sambil tersenyum cerah dengan kedua tangan saling mengepal di depan.

Ucapan menpar yang kerap di sapa Pak AY kali ini memang rada puitis, hingga disukai 285 netizen saat berita ini ditulis.

Beberapa deputi dan bawahan Arief Yahya lainnya juga mengucapkan hal serupa. Deputi Bidang Kelembagaan Kepariwisataan, Kemenpar Prof. Dr. HM Ahmn Sya misalnya memberi ucapan yang jauh lebih sederhana, bertuliskan: "Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Mohon Maaf atas segala salah & khilaf".

Di atas tulisan tersebut terpasang logo dan tulisan branding Wonderful Indonesia yang baru.

Lain halnya dengan Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana.

Lewat akun instagramnya @igde.pitana.brahmananda, pria asal Bali yang menganut agama Hindu ini mengirimkan ucapan selamat Lebaran dengan foto sebuah menara masjid, entah masjid apa karena memang tidak ada caption-nya.

Ucapannya berlatar warna biru dan tulisan berbunyi: “I Gde Pitana & Keluarga Besar Deputi Pemasaran Mancanegara mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Mohon Maaf Lahir & Batin”.

Ucapan yang disukai 31 netizen itu pun mendapat 2 komentar, salah satunya dari pemilik akun @ajeng-boes: “Terimakasih Pak Pitana, Mohon Maaf Lahir Batin,” ucapnya.

Orang nomor satu di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung Anang Sutono juga tak ketinggalan mengucapkan hal yang sama.

Lewat akun instagramnya @anangantono, dia mengucapkan: “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H,” dengan foto dirinya mengenakan kemeja putih dan jas hitam, dan di bawahnya tulisan dan branding Wonderful Indonesia.

Ucapan yang di-uploadnya sekitar 3 jam lalu itu disukai 143 netizen dan mendapat 9 komentar.

Dari 4 ucapan selamat Lebaran petinggi di Kemenpar di atas memang tidak ada satupun yang menonjolkan gambar objek wisata di dalam negeri.

Padahal tahun lalu, Arief Yahya sampai mempromosikan beberapa objek wisata lewat program Pesona Lebaran, antara lain objek wisata Taman Alas Purwo di Banyuwangi.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: @kemenpar, @igde.pitana.brahmananda, & @anangantono

Read more...

Sabtu, 24 Juni 2017

Wisatawan Malaysia Pilih Shalat Idul Fitri di Masjid Baiturrahman Banda Aceh

Tak bisa dipungkiri pesona Masjid Raya Baiturahman di Banda Aceh begitu kuat. Terlebih setelah wajahnya dipoles sedemikian rupa hingga kini tampil lebih kinclong dan modern. Buktinya wisatawan asal negeri jiran Malaysia banyak yang terpesona hingga rela meluangkan waktu untuk bisa shalat Idul Fitri saat berlibur Lebaran 2017 di Serambi Mekah ini.

Wisatawan dari negeri tetangga itu sengaja membeli Paket Wisata Pesona Lebaran di Aceh yang salah satu mata acaranya adalah Shalat Idul Fitri di masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1022H/1612 M yang kemudian menjadi ikon pariwisata Aceh tersebut.

Pimpinan Great Wall Tour, Mahlizar membenarkan hal itu dan mengatakan ada beberapa rombongan tour khususnya dari Kuala Lumpur dan Seulangor yang akan berwisata dan berlebaran Idul Fitri di Aceh.

Menurut Mahlizar motif utama kunjungan orang Malaysia ke Aceh saat Lebaran tahun ini selain ingin merasakan nuansa Lebaran di Aceh, juga berkeinginan untuk melakukan Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturahman yang kini berpenampilan baru dengan 12 payung raksasanya.

“Mereka juga ingin mencicipi makanan khas Lebaran di Aceh sambil bersilaturahmi dengan masyarakat Aceh,” terang Mahlizar dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.

Tour operator lainnya, Sardifa Travel juga mengatakan hal yang sama. Menurut pimpinannya beberapa rombongan keluarga berasal dari Jakarta juga akan berkunjung ke Aceh.

“Mereka ingin merasakan syahdu dan nuansa Idul Fitri, khususnya shalat Idul Fitri bersama dengan masyarakat Aceh,” terangnya.

Paket Wisata Pesona Lebaran di Aceh yang dirancang khusus Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh memang  melibatkan sejumlah tour operator.

Kepala Disbudpar Aceh Reza Fahlevi menjelaskan pihaknya merancang dan mempromosikan Paket Wisata Pesona Lebaran di Aceh ini dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan Aceh kepada wisatawan, khususnya pada momen unik dan khusus seperti Lebaran ini.

"Lebaran di Aceh tentu sangat berbeda dengan daerah-daerah lainnya, karena keunikannya yang sarat dengan berbagai aktivitas spiritual sebagai sebuah tradisi menarik, sehingga menjadi ajang meluapkan suka cita untuk membawa keluarga melancong ke berbagai destinasi wisata menarik selama di Aceh," ujar Reza.

Ada banyak tradisi yang menarik untuk diikuti selama lebaran di Aceh yang termasuk dalam peket ini, seperti pawai malam takbiran, "teut beude" atau meriam bambu yang saling bersahutan antar kampung, shalat Ied bersama keluarga, bersilahturahmi, berziarah, menikmati sajian kuliner khas lebaran dan mengunjungi objek-objek wisata menarik dan bersejarah lainnya.

Kata Reza pihaknya juga menyiapkan 10 top destinasi yang wajib dikunjungi selama Lebaran di Aceh yakni Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Museum Tsunami Banda Aceh, PLTD Apung Banda Aceh, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Monumen Kilometer Nol RI Sabang, Pantai Iboih Sabang, Pantai Anoi Itam Sabang, Danau Lut Tawar Aceh Tengah, Pacu Kude Gayo, dan Komplek Kerajaan Samudera Pasai Aceh Utara.

Promosi yang dilakukan Disbudpar Aceh, lanjut Reza memang  bersinergi dengan pelaku industri pariwisata.

Selain itu bekerjasama dengan komunitas dan juga lewat media sosial (medsos) dengan menggunakan beberapa tagar #MudikPenuhPesona, #MudikWisataKemana, #LebarandiAceh, dan #CahayaAceh.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani menambahkan informasi pesona lebaran di Aceh juga sangat gencar dimainkan di sejumlah akun medsos milik Disbudpar Aceh.

"Mulai dari Pesona Ramadhan, Pesona Kuliner, hingga Pesona Lebaran juga kita tampilkan sejumlah foto menarik dalam dua bahasa di akun Instagram @acehtourism.travel serta di Twitter dan Facebook Disbudpar Aceh," ungkap Rahmadhani.

Sebelumnya Disbudpar Aceh juga sukses me-launching dan mempromosikan Paket Wisata Pesona Ramadhan 1438 Hijriah, yang juga berhasil menjaring wisatawan nusanatara dan mancanegara terutama asal Malaysia.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Captions:
1. Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh diminati wisman Malaysia untuk Shalat Idul Fitri tahun ini.
2. Kadisbupar Aceh Reza Fahlevi.

Read more...

Jumat, 23 Juni 2017

Cantiknya Langit Wonosobo Saat Lebaran, Lebih Berwarna Penuh Balon Udara

Datang ke Wonosobo saat libur Lebaran, dijamin Anda akan menemui pemandangan menawan. Di pagi hari, langitnya tampil lebih berwarna dari biasanya, penuh dengan balon udara layaknya di benua Eropa.

Begitu kata Rahman Irsyadi (27) mempromosikan keunikan tradisi di daerahnya kepada TravelPlus Indonesia lewat pesan BB baru-baru ini.

Kata anak muda Desa Kembaran, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ini, di desanya setiap habis Lebaran selalu ada pelepasan balon udara  yang sudah berlangsung sejak puluhan tahunu alias sudah menjadi tradisi.

Setiap RT biasanya warganya bikin 3 balon udara. “Di desa saya ada 15 RT. Jadi satu desa saja bisa 45 balon udara, belum lagi dari desa-desa yang lain. Pokoknya langit Wososobo lebih cantik, penuh balon udara selama libur Lebaran,” ujar Rahman.

Menurut pria lajang yang hobi mendaki gunung, menggambar, dan bikin aksesoris gelang ini, biasanya pelepasan balon udara di desanya berlangsung sehari setelah hari raya Idul Fitri, dari tanggal 2-7 Syawal atau selama 6 hari. Lokasinya di lapangan atau stadion desa pada pagi hari.

“Pelepasannya mulai jam 6 pagi sampai setengah 8 pagi, ketika belum banyak angin. Kalau banyak angin, justru balon udara susah terbang,” terang Rahman.

Kata Rahman biaya pembuatan satu balon udara bisa mencapai Rp 1,5 juta.

“Satu balon dikerjakan 5 sampai 15 orang. Kalau balon yang dibuat tidak rumit selama 15 hari. Tapi kalau yang rumit bisa sampai 3 bulan,” jelasnya.

Bahan utama balon udara Wonosobo itu dari kertas minyak yang biasa dipakai untuk pembungkus panganan wajik. Selain itu benang dan lem tepung kanji sebagai perekat.

Satu balon biasanya berukuran tingan 24 meter dan lebar lingkaran 8 meter. Motif atau gambar balonnya bermacam-macam.

“Ada balon berbentuk kartun seperti doraemon, gambar senyum, berbentuk wajah burung ataupun motif batik. Yang sulit itu motif batik,” ungkapnya.

Menurut Rahman untuk Lebaran 2017 ini, RT 01/ RW 03 Desa Kembaran tempatnya tinggal sudah membuat 2 balon udara selama 17 hari di rumah pamannya.

“Alhamdulillah balaonnya sudah jadi, tinggal dilepas nanti sehari setelah Lebaran,” ungkapnya.

Sewaktu menerbangkannya, minimal dibutuhkan 10 orang. Alat yang dipersiapkan semacam cerobong kecil yang kerap disebut 'garangan' dan dua tiang bambu yang digunakan untuk menggantung bagian ujung balon paling atas.

“Cara nerbanginnya pakai katrol dan pake bambu kanan kiri dan tambang juga, tidak pakai gas,” kata Rahman.

Udara panas yang dihasilkan dari pembakaran kayu dan jerami pada garangan itulah yang membuat balon bisa mengembang. Bila dirasa telah cukup mengembang, balon pun dilepas sehingga dapat meluncur ke angkasa.

Kata Rahman tidak semua balon bisa terbang mulus. “Ada yang pecah di udara, sobek kena sumbunya, dan lainnya. Tapi itu justru bikin tambah seru. Kalau mau tahu cara nerbangin balon kertas Wonosobo, ke sini aja mas biar nggak penasaran,” ungkapnya.

Biasanya setiap pelepasan, beberapa warga menyalakan petasan hingga suasananya jadi tambah meriah. Balon yang terbang bisa bertahan satu hari di langit.

“Turunnya bisa di kampung lain bahkan pernah sampai Pasuruan Jawa Timur. Kadang jatuh di atas pohon, di air, dan lainnya, pokoknya tergatung keberuntungan. Kalau kena hujan ya hancur balonnya,” terang Rahman.

Dulu, tradisi balon udara di Wonosobo ini kerap dilombakan. “Hadiahnya berupa uang sebesar Rp 2 juta, piagam, dan tropy,” terang Rahman.

Tapi belakangan hanya sekadar pelepasan. “Bahkan sempat pelepasan balon udara tidak diizinkan oleh pemerintah setempat dengan alasan bisa mengganggu penerbangan pesawat,” aku Rahman.

Namun warga Wonosobo tahun ini kompak membuat balon udara untuk dilepas selama sepekan Lebaran 1438 H.

“Warga protes, makanya Lebaran tahun ini balon udara yan dibuat warga Wonosobo meningkat sampai 3 kali lipat. Jumlahnya bisa ratusan balon udara, soalnya Kabupaten Wosnosobo ada 16 kecamatan,” aku Rahman.

Tradisi balon udara di desanya, menurut Rahman mampu menjaring wisatawan dari luar Wonosobo bahkan turis asing.

“Pernah ada turis dari Jepang datang. Mereka heran dan bertanya-tanya koq balon dari kertas bisa terbang seperti balon udara,” jelas Rahman.

Bahkan balon udara made in Wonosobo ini sudah diminati warga dari daerah lain. “Balon udara dari desa kami pernah dipesan warga Kediri sekaligus mengontrak orang sini buat menerbangkan balonnya. Harga satu balonnya Rp 6 juta,” terang Rahman.

Kalau mau lihat sampai sejauh mana balon udara khas Wonosobo menembus langit, sebaiknya membawa teropong.

“Kalau mau rekam gambar, sebaiknya bawa kamera drone biar dapat angle menarik,” imbau Rahman.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com ig: @adjitropis)
Foto: dok. rahman irsyadi

Captions:
1. Balon udara bikin langit Wonosobo lebih berwarna saat Lebaran.
2. Rahman Isryadi mejeng di salah satu balon udara yang dibuatnya tahun ini dengan Iban dan teman-temannya yang lain.
3. Balon udara sudah menjadi tradisi warga Wonosobo.
4. Proses pembuatan balon udara khas Wonosobo.
5. Pelepasan balon udara menjaring wisatawan.
6. Balon udara Wonosobo dipesan warga Kediri.

Read more...

Nikmati Pesona Idul Fitri Plus City Tour, Bikin Lebaran di Sawahlunto Istimewa

Sadar setiap libur Lebaran kotanya kerap didatangi ribuan perantau dari berbagai daerah di Tanah Air, ditambah lagi wisatawan yang sengaja bertandang, Pemerintah Kota Sawahlunto lewat Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) pun menyuguhkan event bertajuk Pesona Idul Fitri 2017 untuk menghibur para perantau dan wisatawan mulai tanggal 24 Juni s/d 1 juli 2017.

Rangkaian acaranya antara lain Malam Takbiran di Lapangan Segitiga pada Sabtu (24/6) pukul 8 malam, penampilan DB Musik di Lapangan Segitiga pada Minggu (25/6) juga pukul 8 malam, suguhan Kuda Kepang Sapu Jagad di Lapangan Karang Taruna Durian I pada Senin (26/6) pukul 4 sore, dilanjutkan penampilan dari Sanggar Galang Maimbau di Lapangan Segitiga mulai pukul 8 malam.

Selasa (27/6) ada aksi Kuda Kepang Mekar Budaya di Halaman Bank Mandiri Syariah MKB pukul 4 sore, diteruskan dengan persembahan Orkes Gambus Al-Ikwan di Lapangan Segitiga pada pukul 8 malam. Sedangkan di Pasar Silungkang ada suguhan Randai Nagari Silungkang pada pukul 8 malam.

Rabu (28/6) ada aksi Kuda Kepang Bina Satrua di Lapangan Segitiga pada pukul 4 sore, diteruskan dengan Forum Seni Anak Nagari pada pukul 8 malam. Sedangkan di Terminal Talawi ada penampilan Pillow Band dan Ipemta Talawi pada pukul 8 malam.

Kamis (29/6) bertempat di Terminal Talawi ada aksi Kuda Kepang Kalimosodo pada pukul 4 sore. Sementara di Lapangan Segitiga ada penampilan Tumerco Band pada pukul 8 malam.

Jumat (30/7) ada penampilan Kuda Kepang Bima Sakti di Kampung Teleng pada pukul 4 sore, sementara di Lapangan Segitiga ada suguhan Randai Tapian Janiah pada pukul 8 malam.

Di hari terakhir, Sabtu (1/7) ada aksi Kuda Kepang Harapan Jaya di Lapangan Segitiga pada pukul 4 sore, dan ditutup dengan penampulan Kuali band di tempat yang sama pada pukul 8 malam.

Semua acara dalam Pesona Idul Fitri kali ini tersebut bertujuan untuk menghibur para perantau yang sedang Mudik Lebaran di kampung halaman dan juga wisatawan yang tengah beriwisata di Kota Sawahlunto.

Di sela-sela menikmati suguhan Pesona Idul Fitri 2017, jangan lupa bercity tour ke sejumlah objek wisata yang ada Sawahlunto. Sekurangnya ada 10 obyek wisata yang ada di kota ini yakni: Water Boom, Danau Kandi, Taman Safari Mini, Pacuan Kuda, Lubang Suro dan Gedung Info Box, Kereta Api Wisata Mak Itam dengan Lubang Kalam 800 meter, Gudang Ransum, Bangunan Tua dan Bersejarah serta Meseum Kereta Api.

Lubang Suro merupakan lubang tambang batu bara pertama di Sawahlunto pada 1898. Lubang ini dibuka para buruh paksa (orang rantai) yang dikomandoi Mbah Soero, seorang mandor pekerja tambang yang disegani oleh Pemerintah Belanda dan namanya diabadikan untuk lubang tambang bersejarah ini. Panjang lubang ini mencapai ratusan dengan dua pintu angin.

Pada tahun 1932 lubang ini ditutup dengan alasan tingginya rembasan air. Pada 2007 lubang ini dibuka kembali oleh Pemkot Sawahlunto dengan tujuan sebagai obyek wisata dengan nama Lubang Suro. Buat yang suka petualangan dan ingin mempelajari cara menambang di sinilah tempatnya.

Bangunan Tua dan Bersejarah di kota Sawahlunto cukup banyak di antaranya Hotel Heritage Ombilan. Pada tahun 1945-1949 gedung ini beralih fungsi menjadi asrama tentara Belanda dan tahun 1970an sempat menjadi kantor polisi militer Kota Sawahlunto. Sekarang gedung ini kembali menjadi hotel untuk wisatawan yang berkunjung ke Sawahlunto. Arsitekturnya tetap seperti dulu kala bergaya Belanda.

Gedung Kantor PT Ombilin yang dibangun tahun 1916 dengan nama "Ombilin Meinen". Sampai saat ini berfungsi sebagai kantor pertambangan. Letaknya di Jl. M. Yamin, Kelurahan Pasar.

Selain itu Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto yang berisi Sejarah dari Kebudayaan yang ada di kota Sawah Lunto. Bangunan yang berdiri tahun 1910 ini dulu bernama "gluck auf" sebagai gedung pertemuan (societeit) atau tempat pejabat kolonial berkumpul, minum, berdansa, dan menyanyi.

Lalu Masjid Agung Nurul Islam yang dulunya merupakan sentral PLTU yang dibangun tahun 1894. Di bawah bangunannya ada bunker yang dipergunakan para pejuang kemerdekaan sebagai Gudang senjata. Pada tahun 1930 bangunannya dijadikan masjid.

Selain itu Museum Ranseom atau disebut juga Gudang Ransoem dan Museum Kereta Api Sawahlunto merupakan museum kereta api kedua setelah Museum Kereta Api Ambarawa.

Pilihan lain ke sejumlah obyek wisata buatannya antara lain Water Boom Sawahlunto yang merupakan satu-satunya water boom yang ada di Sumbar. Letaknya di Muara Kalaban, sekitar 6 Km dan pusat Kota Sawahlunto. Di sini pengunjung dapat ber-flying fox, berenang, dan berseluncur.

Danau Kandih yang dulunya bekas galian tambang batubara disulap menajdi obyek wisara air yang dilengkapi berbagai pemainan air seperti banana boat, canoe, perahu karet, dan bebek kayuh. Masih ada dua danau lagi yang juga bekas galian batu bara yakni Danau Tanah Hitam dan Danau Tandikek.

Taman Safari Mini merupakan kebun binatang seluas 40 hektare yang ada di Sawahlunto. Di sini pengunjung juga bisa menunggang gajah keliling lokasi.

Bisa juga ke Lapangan Pacuan Kuda Bukit Kandih yang setiap tahunnya menjadi venue lomba pacuan kuda. Lapangan pacuan kuda seluas 39.69 hektar ini memiliki track pacuan kuda sepanjang 1.400 meter dengan lebar 20 meter dan dapat menampung sekitar 30.000 penonton.

Sawahlunto juga memiliki arena road race seluas 10 hektar dengan track lintasan beraspal hotmix sepanjang 1,2 km dan telah berstandar nasional.

Kota ini hanya berjarak 95 Km dari Kota Padang, Ibukota Sumbar. Waktu tempuhnya sekitar dari 2 jam dengan kendaraan roda empat.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: adji & dok. disparpora sawahlunto

Read more...

Kamis, 22 Juni 2017

Manjakan Pengunjung Berlibur Lebaran, Pondok Indah Mall Hadirkan Lagi Flying Trapeze dari Rusia


Libur Lebaran plus Sekolah buat pusat perbelanjaan elit atau mall merupakan waktu yang tepat untuk menjaring pengunjung dalam jumlah besar. Berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya menghadirkan suguhan pertunjukan kelas dunia, Flying Trapeze dari Rusia dan tiga wahana seru bagi anak-anak yaitu Spider Tower, The Archery, dan 9D Virtual Simulator sebagaimana dilakukan Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta.

“Libur Lebaran 1438 H ini secara khusus kami mengundang The Nikolaevs, tim flying trapeze dari Rusia.Kami berharap dengan adanya pertunjukan ini, pengunjung dapat mengisi liburan sekolah dan Idul Fitri bersama keluarga di Pondok Indah Mall,” jelas General Manager PIM Eka Dewanto saat jula pers di PIM, Jakarta, Kamis (22/6/2017).

Jumlah tim Flying Trapeze yang tampil tahun ini ada 7 orang. “Lima pemain pria dan 2 pemain wanita,” tambah Eka.

Menurut Eka, The Nikolaevs telah sukses menghibur penonton di Indonesia, Jepang, Spanyol, dan Jerman.

The Nikolaevs terbentuk sejak 2003 dan terdiri dari enam atlit kelas dunia, yakni master kelas dunia bidang olahraga akrobatik dan master bidang olahraga senam.

Team leader The Nikolaevs, Andre Evtushenko telah memimpin tim untuk melakukan berbagai trik menantang, yaitu empat lompatan khusus dan tiga lompatan khusus menyamping dari ketinggian 30 meter. Pada 2006, tim ini juga berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam Festival Sirkus di Korea.

Andre menjelaskan Flying trapeze adalah atraksi akrobat yang memerlukan latihan intensif karena menyangkut keselamatan pemainnya. “Di tahun kelima penampilannya di PIM ini, kami akan menyajikan pertunjukan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi, yaitu dengan menampilkan empat level akrobatik, berbeda dari penampilan biasa yang hanya menggunakan tiga level. Pemain kami akan melakukan special triple roll trapeze dan terjun dari ketinggian 30 meter,” terang Andre.

Selain flying trapeze, pengelola PIM juga akan mempersembahkan wahana permainan Spider Tower, The Archery, dan 9D Virtual Simulator.

“Spider Tower adalah menara panjat setinggi 6 meter dan terdiri dari 7 level. Ketinggian Spider Tower menjadikannya wahana yang sangat menantang bagi para pemain, namun tetap aman digunakan terutama untuk anak-anak karena konstruksi menara terbuat dari bantalan elastis. Spider Tower juga dilengkapi dengan trampolin sehingga menambah keseruan bermain,” papar Eka.

Pengunjung juga dapat merasakan serunya memanah di dalam mall dengan bermain di arena The Archery. “Tidak perlu khawatir akan aspek keamanan karena ujung panah terbuat dari busa, sehingga tidak akan menimbulkan cidera pada pemain karena menggunakan safety standard USA,” ujar Eka.

Sedangkan di wahana 9D Virtual Simulator pengunjung bisa mendapatkan pengalaman menonton film yang lebih nyata dan hidup. “Melalui 9D Virtual Simulator, pengunjung akan merasa seakan-akan berada di dalam film dengan adanya sentuhan animasi, suara, dan efek gerak yang dramatis,” tambah Eka.

Wahana permainan Spider Tower, The Archery, dan 9D VR Simulator dibuka setiap hari sejak 12 Juni – 9 Juli 2017.

Pengunjung akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp 50 ribu – Rp 60 ribu per orang.

Sedangkan pertunjukan flying trapeze oleh The Nikolaevs dapat dinikmati mulai 22 Juni – 9 Juli 2017 di Atrium Pondok Indah Mall 2. Pengunjung dapat datang pada hari Senin–Kamis pukul 19.00 atau Jumat-Minggu pukul 16.00 dan 19.00. “Pengunjung tidak dipungut biaya untuk menyaksikan pertunjukkan flying Trapeze ini,” ungkap Eka.

Pengelola PIM mentargetkan jumlah pengunjung selama libur Lebaran dan Sekolah tahun ini naik 10% dari jumlah tahun lalu. “Libur Lebaran tahun alu pengunjung yang datang 100 ribu per hari,” tutup Eka seraya menambahkan selama menyaksikan flying trapeze pengunjung disarankan tidak bersandar di kaca pembatas dan tidak memotret dengan menggunakan blitz tapi pengunjung boleh berfoto bersama pemain flying trapeze usai mereka beraksi.

Sebagai tambahan PIM merupakan kompleks perbelanjaan besar yang terletak di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Indonesia. Pondok Indah Mall (PIM), terbagi dari tiga mall besar, PIM 1, PIM 2, dan yang terbaru Street Gallery, yang dihubungkan oleh dua jembatan (Skywalk North dan Skywalk South).

Beragam tenant tersedia di PIM sebagai satu kesatuan shopping mall yang lengkap.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Read more...

Rabu, 21 Juni 2017

Begini Gaya Kota Padang Manjakan Wisnus Nikmati Libur Lebaran

Sejumlah kota sibuk berbenah menyambut kedatangan warganya yang balik kampung dari berbagai daerah termasuk wisatawan nusantara (wisnus) yang bertandang selama libur Lebaran tahun ini. Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) salah satunya. Bahkan kota ini sudah menyiapkan aplikasi online Petunjuk Kota Padang sejak tahun lalu untuk mempermudah sekaligus memanjakan wisatawan yang bertandang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisbudpar) Kota Padang Medi Iswandi mengatakan sebelum libur Lebaran tahun ini, pihaknya telah melakukan rapat persiapan dan antisipasi dalam menghadapi lonjakan pengunjung.

Menurut Medi di beberapa tempat objek wisata telah dilakukan tahapan-tahapan pemeliharaan seperti pengecatan, perbaikan sarana dan prasarana yang belum memadai serta meningkatkan kebersihannya.

“Dinas PU dan Penata Ruang telah mulai melakukan pembenahan terhadap objek wisata di Kota Padang, sementara itu Dinas Lingkungan Hidup membersihkan kawasan Pantai Padang supaya terbebas dari masalah sampah,” terangnya kepada TravelPlus Indonesia lewat pesan WA, Rabu (21/6/2017).

Untuk menyemarakan libur Lebaran 1438 H, sambung Medi pihaknya akan menyuguhkan berbagai kesenian.

“Di objek wisata Pantai Padang/Tugu Perdamaian ada pertunjukan usik setiap sore. Begitu pun di Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta. Sedangkan di di Pantai Air Manis ada pertunjukkan Randai,” terangnya.

Target pergerakan wisnus selama libur Lebaran tahun ini di Kota Pandang, lanjut Medi paling besar di objek wisata Pantai Padang sekitar 10 ribuan per hari.

“Selain itu Pantai Air Manis sekitar 3 ribuan per hari, Tahura sekitar seribu per hari, Transmart mungkin sekitar 7 ribu per hari, dan wisata ke pulau-pulau sekitar 6 ribu sampai 7 ribu per hari,” bebernya.

Medi juga memprediksi sejumlah pusat kuliner di Kota Padang seperti Kinol, Pondok Jati, Veteran, S. Parman, Simpang Haru dan lainnya akan dipadari pengunjung pada malam hari tanggal 29 Juni sampai dengan 2 Juli 2017. 

Selepas libur Lebaran, sambung Medi, di Kota Padang juga akan berlangsung berbagai event tahunan antara lain Pertemuan Ulama se-Asia, Eropa, dan Afrika pada bulan Juli, lalu ada Festival Kuliner bulan Agustus, dan juga Festival Lampion atau Telong-Telong serta Dragon Boat.

Tak cuma itu, Pemkot Padang juga mengeluarkan “Padang City Guide”, yakni aplikasi berbasis android dalam gawai atau telepon genggam pintar tentang Petunjuk Kota Padang.

Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis di perangkat Android dan iOS.

Kata Medi aplikasi tersebut sebenarnya sudah ada sejak awal tahun. Namun, saat itu masih fokus ke destinasi wisata, hiburan, hotel, dan restoran.

Momen liburan Lebaran dinilainya sangat tepat untuk mengenalkan aplikasi ini ke masyarakat dan tentunya warga Padang yang sedang merantau di luar daerah, sekaligus bagian dari pengembangan pariwisata.

"Hadirnya aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan perantau dan wisatawan yang akan berlibur ke Padang. Sehingga wisatawan tidak ragu dan bertanya-tanya lagi ketika ingin berwisata ke Padang. Semuanya sudah lengkap di aplikasi itu. Untuk informasi pariwisata sudah 70% ada di sana, nanti bertahap kami perbarui,” ungkap Medi.

Aplikasi yang belum lama diluncurkan itu sudah diunduh 1.000 lebih pengguna. Aplikasi itu memuat informasi mengenai objek wisata, kuliner dan rumah makan, transportasi, ATM, perkantoran, tempat ibadah, hotel, tempat hiburan, perbankan, dan informasi lainnya.

“Kebutuhan informasi wisatawan yang semakin kompleks, aplikasi itu dikembangkan dengan menambah ribuan informasi mengenai Kota Padang. Ke depannya aplikasi ini dan terhubung dengan transportasi online, juga pemesanan hotel. Jadi sangat memudahkan,” tambah Medi.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi langkah Pemkot Padang.

“Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju. Karena itu no return point, harus familiar dengan digital," ujar Arief Yahya.

Dengan digital, lanjut Arief Yahya semua informasi bisa di-upload, dipromosikan secara global, dan semua orang yang memiliki aplikasi yang sama bisa langsung connect.

“Kalau tak segera mengubah pola pikir ke digital, kita pasti ketinggalan. Sulit mengejar rival-rival utama kita,” tukas Arief Yahya.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: adji, dok. medi & zona-humas kemenpar

Captions:
1. Pesona Pantai Padang atau Taplau di Kota Padang siap-siap sambut pengunjung libur Lebaran tahun ini.
2. Kadisbudpar Kota Padang Medi Iswandi.
3. Masjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang bakal ramai pengunjungnya saat Libur Lebaran.
4. Menpar Arief Yahya bicara soal go digital.

Read more...

Selasa, 20 Juni 2017

Target Wisnus Libur Lebaran 2017 Sebesar 19 Juta, Sejumlah Daerah pun Bergiat

Libur Lebaran merupakan masa panen wisatawan, terutama wisatawan nusantara (wisnus). Buktinya setiap tahun, Kementerian Pariwisata menaikkan target pergerakan wisnus selama libur Lebaran Idul Fitri. Tahun ini ditargetkan mencapai 19 juta pergerakan wisnus atau naik 4,3 % dibanding tahun lalu yang mencapai 18 juta lebih selama periode H-7 sampai H+7.

Beberapa daerah yang kerap kebanjiran wisnus, jelang libur Lebaran Idul Fitri 1438 H pun berlomba mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mendatangkan sekaligus menyambut wisnus, bahkan ada yang percaya diri menaikan target jumlah pergerakan wisnusnya selama periode tersebut.

Berdasarkan pengamatan Travelplus Indonesia dari berbagai sumber, setiap daerah memasang target jumlah pergerakan wisnus selama libur Lebaran tahun ini dengan jumlah terget berbeda-beda.

Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) misalnya menargetkan jumlah pergerakan wisatawan ke destinasi wisata di lima kabupaten/kota-nya sebanyak sekitar 21 juta orang sepanjang liburan Lebaran 2017.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Aris Riyanta mengatakan ada sejumlah objek wisata yang bakal dipadati wisaatwan selama libur Lebaran tahun ini yakni Pantai Parangtritis Bantul, Candi Prambanan Sleman, dan beberapa obyek wisata lainnya.

Aris memprediksi dari empat kabupatan dan satu kota di DIY yang paling dominan dikunjungi wisatawan adalah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, karena punya objek wisata beragam.

“Soalnya selain memiliki sejumlah pantai yang bersih dan berpasir putih, di Gunung Kidul juga terdapat pemandangan bentang alam termasuk gua-gua dan sungai bawah tanah serta Gunung Sewu yang sudah berstatus geopark,” akunya.

Sementara Kabupaten Sleman juga bakal diserbu wisnus selama libur Lebaran tahun ini. Diperkirakan akan ada 1,17 juta wisatawan yang datang ke Sleman.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih jumlah kunjungan wisatawan mencapai 410.000 pada Juni 2017 dan akan sampai dengan 760.000 kunjungan pada Juli 2017. “Angka tersebut akan didominasi oleh wisatawan domestik,” jelas Sudarningsih dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.

Obyek wisata di Sleman yang bakal menjadi tujuan utama wisnus pada liburan Lebaran tahun ini antara lain Merapi Tour dan Tebing Breksi yang berkolaborasi dengan Candi Ijo.

Selain itu ada Festival of Lights di Gardu Pandang Kaliurang, wahana baru di Sindu Kusuma Edupark (Light Festival Spektakuler), Taman Pelangi di Monumen Jogja Kembali, dan beberapa paket liburan di desa wisata yang tersebar di Kabupaten Sleman.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) menargetkan jumlah pergerakan wisawatan selama liburan Lebaran tahun ini meningkat sebesar 20 persen dari tahun 2016 yang berjumlah 177.082 pengunjung.

Kadispar Kabupaten Bandung Agus Firman menjelaskan pihaknya sudah siap menyambut kedatangan wisatawan sepanjang liburan Lebaran 2017 ini.

Untuk mencapai target itu, lanjut Agus pihaknya sudah melakukan terobosan dengan membuat info grafis serta book left dan banner untuk promosi wisata Kabupaten Bandung.

"Tujuannya agar wisatawan yang pernah datang ke Kabupaten Bandung bisa datang lagi dan mengajak rekannya yang belum pernah berwisata ke Kabupaten Bandung," terangnya.

Naskah:  adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: adji & @jogjaku

Captions:
1. Pantai jadi salah satu obyek wisata favorit wisnus saat libur Lebaran.
2. Pantai Baron salah satu pantai di Gunungkidul, DIY.
3. Kota dan Kabupaten Bandung diminati  wisnus saat libur Lebaran.

Read more...

Wow, Garuda Sabet Penghargaan Awak Kabin Terbaik Dunia Keempat Kali

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia untuk keempat kalinya kembali dinobatkan sebagai World’s Best Cabin Crew atau awak kabain terbaik dunia tahun ini dari Skytrax.

Penghargaan tersebut merupakan yang keempat kalinya diterima oleh Garuda Indonesia sejak tahun 2014.

CEO Skytrax Edward Plaisted menberikan sendiri penghargaan internasional tersebut kepada Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury, pada acara Skytrax World Airline Award yang bersamaan dengan ajang pameran kedirgantaraan Paris Air Show 2016 di Le Bourget, Paris, Selasa (20/6).

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen yang berkelanjutan dan kerja keras dari karyawan-karyawati Garuda Indonesia, khususnya para awak kabin yang telah mempresentasikan layanan terbaik Garuda Indonesia Experience kepada seluruh pengguna jasa,” puji Pahala.

Menurut Pahala penghargaan ini sekaligus juga menjadi tantangan bagi kami semua di Garuda Indonesia ke depannya untuk terus memberikan yang terbaik kepada seluruh pengguna jasa. “Sebab mempertahankan predikat ini tentunya akan lebih sulit,” ujarnya.

Garuda Indonesia menyabet awara ini didasarkan pada penilaian melalui "Customer Satisfaction Survey" yang dilaksanakan oleh Skytrax secara global yang melibatkan lebih dari 18 juta penumpang.

Survei dilakukan terhadap lebih dari 245 perusahaan penerbangan internasional, dan diselenggarakan setiap tahunnya dengan mengukur 41 aspek utama terkait produk dan layanan yang diberikan oleh perusahaan penerbangan.

CEO Skytrax Edward Plaisted mengatakan penghargaan “World’s Best Cabin Crew 2017” ini merupakan salah satu predikat yang paling bergengsi dalam dunia penerbangan.

“Keberhasilan Garuda Indonesia dalam mempertahankan predikat ini selama empat tahun berturut-turut merupakan suatu hal yang luar biasa. Garuda Indonesia telah membuktikan wujud konsistensi dalam memberikan kesempurnaan dalam pelayanan kepada seluruh penumpang,” tambah Edward.

Duta Besar Indonesia untuk Perancis dan Keharyapatihan Andora, Hotmangaradja Pandjaitan memberi apresiasi atas keberhasilan maskapai plat merah ini mempertahankan gelar tersebut.

“Mempertahankan predikat terbaik bukanlah suatu hal yang mudah. Kami percaya bahwa semua orang di Garuda Indonesia telah bekerja keras khususnya dalam memberikan pelayanan
terbaik kepada seluruh pengguna jasa. Prestasi ini tentu akan turut mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” jelas Hotmangaradja.

Selain meraih “World’s Best Cabin Crew 2017”, pada acara yang sama Garuda juga kembali masuk ke jajaran “Top 10 Global Airlines”. Garuda berhasil menduduki peringkat ke-10 di bawah maskapai dunia lainnya, di antaranya Qatar Airways, Singapore Airlines, ANA All Nippon Airways, Emirates, Cathay Pacific, Eva Air, Lufthansa, Etihad Airways, dan Hainan Airlines.

Menurut Pahala sejalan dengan strategi perusahaan melalui program “5 Quick Wins Priority”, Garuda Indonesia akan memaksimalkan fleet cost optimization, route optimization, reduce cost, enhance value from subsidiary Citilink, dan Enhance Revenue Management System.

“Dengan konsep layanan andalan berupa Garuda Indonesia Experience yang didukung dengan konsep pelayanan Indonesian Hospitality dan basis layanan digital komersial perusahaan tersebut, kami optimis Garuda Indonesia akan semakin maju dan berkembang ke depannya,” tutup Pahala.

Sebagai catatan, Skytrax merupakan lembaga independen pemeringkat penerbangan yang berkedudukan di London.

Garuda Indonesia sendiri resmi menjadi bagian dari aliansi global SkyTeam sejak tahun 2014, yakni aliansi maskapai global yang beranggotakan 20 anggota maskapai yang menawarkan jaringan global dengan lebih dari 17.343 penerbangan setiap harinya ke 1.062 destinasi di 177 negara.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: dok. garuda Indonesia & adji

Read more...

Arief Yahya: Libur Lebaran Waktu yang Tepat Cari Sensasi Wisata di Daerah Bersama Keluarga

Liburan Idul Fitri 1438 sambil mudik bersilaturahmi dengan keluarga, sebaiknya dimanfaatkan pula untuk mencari sensasi wisata di daerah.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat berdialog sekaligus bersilaturahmi dengan para wartawan pariwisata yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di acara buka puasa bersama (Bukber) di Bakmi Naga Kelapa Gading Jakarta, Selasa (20/6).

“Jangan lupa ajak keluarga mencari sensasi wisata di berbagai daerah saat libur Lebaran tahun ini dan jangan lewatkan 10 destinasi unggulan," imbaunya.

Supaya liburan Lebaran tahun ini bersama keluarga berkualitas, Arief Yahya menyarankan harus dipersiapkan dan direncanakan, mulai dari lokasi yang dituju, perlengkapan perjalanan, dan lainnya.

Arief pun mengimbau pengelola destinasi dan industri pariwisata mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima wisatawan baik mancanegara maupun nusantara selama libur Lebaran ini.

Pihak Kemenpar sendiri, lanjut Arief Yahya terus mendorong daerah untuk aktif mempromosikan daerah wisata alam dan kulinernya.

Selain itu, kemenpar juga mendukung sejumlah event untuk memperkuat pamor masing-masing daerah.

“Misalkan mempromosikan Aceh bersama Lombok dan Sumatera Barat yang kini diposisikan sebagai halal destination dan halal tourism,” terangnya.

Dialog dan silaturahmi dalam acara bukber ini diisi dengan tausiah oleh Ustat Fahmi Salim Zubair.

Pada kesempatan ini Arief Yahya melakukan pemasangan stiker Wonderful Indonesia di salah satu etalase Bakmi Naga Gading Walk.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: humas kemenpar & adji

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP