. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }
Tampilkan postingan dengan label Catat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Agustus 2017

Catat, Ini Agenda Lampung Krakatau Festival 2017 Terkini

Lampung Festival Krakatau 2017 bertema The Glory of Lampung Crown (Kemuliaan Mahkota Lampung) bakal berlangsung selama 3 hari, 25-27 Agustus 2017. Festival tahunan yang digelar Pemprov Lampung didukung sejumlah pihak, termasuk Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini mentargetkan menjaring sampai 30 ribu orang.

Hari pertama, pembukaan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2017 bertempat di Lapangan Enggal Saburai, Bandar Lampung, Jumat (25/8).

Diisi dengan demo masakan tradisonal dengan menu Ikan Baung tanpa santan khas Lampung oleh Chef Lampung (ICA), mulai pukul 1 siang. Diteruskan dengan demo permainan tradisional anak dari paguyuban pecinta mainan tradisional Lampung.

Selepas Ashar, ada kompetisi band LKF 2017 sesi 1 yang menampilkan 6 band. Sesudah Maghrib, acara pembukaan LKF 2017 diramaikan dengan kesenian tradisional mewakili kabupaten/kota, laporan LKF 2017 oleh Kepala Dinas Pariiwisata (Kadispar) Lampung Budiharto HN, fashion show, tarian kontemporer, band lokal, dan pemutaran film indie sampai tengah malam.

Agenda hari kedua, Sabtu (26/8), setelah demo masak dan demo permainan tradisonal anak pada pagi hari, ada propesi pelepasan Pawai Budaya LKF 2017 yang dimulai pukul 1 siang, dilanjutkan pemilihan 5 peserta pawai terbaik sore harinya.

Parade Lampung Tapis Carnaval ini akan diikuti oleh marcing band serta gajah dari Taman Nasional Way Kambas.

Adapun rute paradenya mulai dari Lapangan Saburai ke Jalan Ahmad Yani-Jalan Kartini-Jalan S Parman-Raden Intan-kembali ke Lapangan Saburai. Rute ini diperkirakan sepanjang 2,8 Km.

Malamnya ada penampilan band lokal, kesenian tradisional, tarian kreasi Lampung, band tamu Five Minutes, dan ditutup dengan pemutaran film indie.

Hari Ketiga, Minggu (27/8) ada suguhan Marawis dari warga binaan, kemudian Dongeng Paud dalam rangka Hari Anak Nasional, dan dilanjutkan demo permainan tradisional.

Selepas Zuhur ada kompetisi band sesi 2 sebanyak 6 band. Sorenya suguhan beragam penampilan kesenian tradisional dan band lokal.

Malamnya diisi dengan tari kreasi Lampung, penyerahan hadiah bagi pemenang kompetisi band dan puisi serta penampilan band tamu lokal.

Selain serangkaian acara di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, LKF 2017 juga disemarakkan dengan acara yang menjadi ciri khas utamanya yaitu tour Gunung Anak Krakatau (GAK).

Tour GAK berlangsung dua hari, Jumat-Sabtu (25-26/8) dengan rute Dermaga Boom (pemberangkatan dan upacara ruat laut) lalu menyebarang ke Pulau Sebesi (bermalam), dilanjutkan keesokan harinya menuju Pulau Krakatau lalu kembali ke Dermaga Boom.

Tour GAK spesial LKF tahun ini akan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan makan siang di Tugu Gajah Adipura Bandar Lampung.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: @pariwisata_lampung & adji

Read more...

Senin, 28 Maret 2016

Catat 6 Sport Tourism Banyuwangi Tahun 2016

Ada 53 event yang digelar Pemkab Banyuwangi tahun ini. Seluruh event tersebet sudah dikalenderkan dan diumumkan setahun sebelumnya. Oleh karena itu, Banyuwangi mendapat gelar kabupaten berkalender event wisata terbaik di Indonesia.

“Indonesia saja sulit menyiapkan kalender eventnya. Tapi Pemkab Banyuwangi bisa dan sudah tertera jelas tanggal setiap event-nya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi pemkab dan pemkot lain di seluruh Indonesia,” aku Arief Yahya saat launching lomba balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (28/3).

Selain Kabupaten Banyuwangi ada satu kota yang menurut Arief Yahya juga berhak mendapat predikat kota berkelender event wisata terbaik yakni Kota Solo.

Pada kesempatan yang sama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan dari 53 event yang digelar Pemkab Banyuwangi tahun ini, enam di antaranya ajang sport tourism tingkat internasional yang sudah secara rutin digelar dalam beberapa tahun terakhir.

“Selain ITdBI, tahun ini ada BMX International yang akan diselngarakan pada tanggal 2 hingga 3 April, lalu Festival Arung Jeram (16-17 April), Underwater Festival (21-22 Mei), Kite and Wind Surfing Competition (20-21 Agustus), dan International Run pada tanggal 9 Oktober,” kata Anas.

Penyelenggaraan Kite and Wind Surfing Competition di Pulau Tabuhan digelar rutin tiap tahun sejak 2014. Tahun lalu ada 30 negara yang ikut serta.

Kompetisi ini sangat efektif sebagai ajang promosi di media sosial. Aksi para peselancar angin dan peselancar layang difoto dan disebar melalui media sosial dan media massa.

”Bahkan, akun Dubes Australia saat penyelenggaraan tahun lalu juga nge-tweet soal kompetisi di Pulau Tabuhan itu. Lalu mulai banyak yang ke Pulau Tabuhan, terutama penggemar selancar layang dari luar negeri yang sebelumnya cuma tahu Bali,” ungkap Anas.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com)

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP