. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }
Tampilkan postingan dengan label Keren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keren. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 November 2017

Keren, Indonesia Pertahankan Gelar Destinasi Selam Terbaik Tahun Ini

Indonesia kembali menyabet gelar Destinasi Selam Terbaik atau Best Destination tahun ini dari ajang Dive Travel Award versi Dive Magazine, yaitu sebuah majalah  khusus menyelam (diving) kelas dunia yang berpusat di London, Inggris. Kemenangan itu bikin bangsa Indonesia kian ‘pede’ dan tingkat kepercayaan bangsa lain terhadap Indonesia meninggi.

Tahun 2016 lalu Indonesia menyabet predikat tersebut, dan tahun 2017 ini berhasil mempertahankannya dengan mengalahkan 9 negara lainnya.

Di kategori Best Destination 2017, Indonesia sukses meraup suara terbanyak yakni 1.076 atau 11,45 % dari total 9.399 suara. Kemenangan atas gelar itu sudah diprediksi banyak pihak sedari awal. Maklum Indonesia memiliki sejumah destinasi menyelam dari Sabang sampai Raja Ampat.

Bukan cuma gelar itu, Indonesia juga sukses memboyong dua penghargaan lagi yaitu Best Dive Centre or Resort 2017 dan Best Liveboard 2017.

Khusus kategori Best Dive Centre or Resort 2017, Indonesia menempatkan 6 nominasinya yaitu Siladen Resort and Spa di Bunaken yang menyabet juara pertama. Lalu Wakatobi (3), Lembeh (4), Missol (6), Papua Paradise (7), Atlantis Diving Centre (8), dan Blue Corner Dive di peringkat kesembilan.

Tiga nominasi lainnya diraih Oblu Heneli dari Maldives yang meraih juara kedua, Atmosphere Dauin dari Filipina (5), dan Aiyanar juga dari Filipina di peringkat buncit, kesepuluh.

Sementara unutk kategori Best Liveboard 2017, Indonesia menyabet predikat kedua yaitu Pelagian dari Sulawesi. Juara pertamanya diraih Sea Hunter dari Costa Rica, dan ketigi disabet Bahamas Aggresor.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di akun Instagram @kemenpar yang di-posting Jumat (3/11/2017) mengatakan kemenangan tiga predikat itu secara internal memuat Confidence Level bangsa Indonesia naik.

“Jelas bangsa kita makin percaya diri alias  pede karena kita bangsa juara, bukan pecundang,” ujarnya.


Secara eksternal, ketiga penghargaan itu juga semakin menaikkan tingkat Credible atau kepercayaan publik dunia.

“Ini membuktikan kalau kita tidak jago kendang. Kita mampu kalahkan semua yang terbaik di dunia, dan kita memang punya mental juara,” tegasnya.

Dan yang membanggakan lagi, kemenangan itu pun, lanjut Arief Yahya sudah dikalibrasi atau Calibration dengan standar kriteria berkelas dunia.

Pantauan TravelPlus Indonesia, sejumlah akun instagram terutama dari Generasi Pesona Indonesia (Genpi) memberi ucapan selamat atas kemenangan Indonesia dengan memborong tiga juara dunia lagi tahun ini. Foto Arief Yahya pun dipasang di lembar ucapan selamat itu.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: adji & @kemenpar

Captions:
1. Salah satu destinasi selam Indonesia
2. Ucapan selamat atas tiga juara dunia lagi yang diraih Indonesia tahun ini.

Read more...

Jumat, 01 September 2017

Keren, Empat Wayang Ini Semarakkan Pekan Pesona Pesantren Sirnarasa

Pekan Pesona Pesantren 2017 di Pesantren Sirnarasa, Dusun Ciceuri, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat diramaikan dengan pementasan seni budaya salah satunya wayang. Menariknya ada Empat (4) wayang yang tampil, bak sebuah festival.

Keempat wayang tersebut adalah Wayang Golek dari Padalarang, Wayang Golek Thoriqoh (Tegal), Wayang Golek Banten, Wayang Kulit Dermayon (Indramayu).

Wayang Golek Padalarang dan Wayang Golek Thoriqoh Tegal dengan dalang Ki H. Anton Surono sudah tampil lebih dulu. Kedua wayang tersebut menghadirkan karakter dan lakon yang berbeda.

Begitupun dengan Wayang Golek Banten dan Wayang Kulit Dermayon Indramayu yang bakal mentas di puncak acara Pekan Pesona Pesantren 2017 pada Sabtu (2/9).

Menurut Pimpinan Wayang Ajen, Ki Dalang Wawan Ajen alias Wawan Gunawan, pertunjukan Wayang Golek Banten akan dimulai pukul 9 malam sampai 11 malam, didalangi oleh Ki Dalang Mursidin, yang tak lain anak didik Wayang Ajen.

“Lakon yang dibawakan berjudul Jaya Makrifat, berisi tentang ketauhidan dan dzikir,” ujar Wawan dari Tanah Suci Mekkah lewat pesan WA kepada TravelPlus Indonesia, Jumat (1/9) malam.

Setelah itu, tampil  Wayang Kulit Dermayon Indramayu pukul 11 malam sampai 1 dini hari dengan dalang Ki Dalang Dian Anom Rusdi. Lakonnya berjudul Makrifat Dewaruci karya Ki Dalang Wawan Ajen.

Makrifat Dewaruci itu memuat kisah kesetiaan dan kepatuhan Bima kepada seorang guru dalam mencari kesempurnaan dan kesejatian hidup,” terang Wawan. 

Selain pertunjukan wayang, puncak acara Pekan Pesona Pesantren 2017 yang mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) c.q Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, melalui Asisen Deputi (Asdep) Pengembangan Segmen Pasar Personal ini juga diramaikan dengan pertunjukan Seni Gembyung Buhun Ununeun pukul 3 sore, Tarian Musik Gamelan Sunda pukul 8 malam, dan selanjutnya Tatalu Musik Gamelan Indramayu serta Kolaborasi Musik Dermayon dan Sunda.

Tak ketinggalan Tausyiah Puisi dan Musikalisasi Puisi bersama penyair Ridwan Ch. Madris, Anggi Sri Wilujeng, dan Bale Budaya Mahardika Kota Tasik. Ridwan akan membacakan puisi dan syair-syair lagu berjudul Kepada Beliau "Sang Ruh Suci" karyanya sendiri.

Pekan Pesona Pesantren yang bertema “Satu Suara untuk Menyelamatkan Sumber Daya Dunia” ini berlangsung sejak 31 Agustus – 3 September 2017.

Menurut Wawan, culture event ini  bertujuan mempromosikan salah satu bentuk wisata budaya di Pesantren Sirnarasa sebagai daya tarik wisata religi, yang dapat menjaring ribuan wisatawan lokal dan nusantara.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Captions:
1. Deretan karakter wayang golek Sunda milik Wayang Ajen.

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP