. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }
Tampilkan postingan dengan label Horeee... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Horeee... Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2020

Horeee.., Wisata Alam Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat, Ini Daftarnya

Kabar gembira buat Anda peminat wisata alam (pendakian gunung, penjelajahan hutan, wisata ekologi atau eco tourism, wisata bahari, dll). Soalnya sebentar lagi sejumlah obyek wisata alam di Tanah Air akan dibuka kembali di era New Normal.

Tapi dengan persyaratan tertentu, yaitu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Protokol kesehatan yang dimaksud adalah protokol kesehatan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang disusun lalu diusulkan oleh Kemenparekraf dan telah disahkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Hal itu disampaikan Menparekraf Wishnutama Kusubandio dalam jumpa pers bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar di kantor BNPB, Senin (22/6/2020).

Wishnutama berharap protokol kesehatan itu dapat menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam perencanaan pembukaan pariwisata, termasuk wisata alam.

"Jangan sampai dalam pelaksanaan nanti malah terjadi peningkatan kasus baru. Karena memperbaiki protokol bisa sehari dua hari saja, tetapi mengembalikan rasa percaya itu butuh waktu lama. Jika kita tidak hati-hati dan disiplin dalam pelaksanaanya dampak ekonominya bisa lebih buruk lagi bagi para pelaku sektor pariwisata," pesannya.

Adapun kawasan pariwisata alam yang direncanakan akan dibuka secara bertahap tersebut terdiri atas kawasan wisata bahari, kawasan perairan, kawasan wisata petualangan, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya, suaka margasatwa, dan geopark. 

Selain itu, pariwisata alam nonkawasan konservasi seperti kebun raya, kebun binatang, taman safari, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola oleh masyarakat.

Pangunjung Maksimal 50%
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan kawasan pariwisata alam tersebut dapat dibuka secara bertahap sampai dengan batasan pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas normal saat ini.

Kawasan pariwisata alam yang diizinkan untuk dibuka adalah kawasan pariwisata alam yang berada di kabupaten kota zona hijau dan atau zona kuning.

"Untuk zona lain akan diatur sesuai dengan kesiapan daerah dan pengelola kawasan. Keputusan pembukaan kawasan pariwisata alam yang berada di 270 kabupaten/kota pada zona hijau dan kuning diserahkan kepada bupati dan walikota," beber Doni. 

Pengambilan keputusan harus melalui proses musyawarah dengan forum komunikasi pimpinan daerah yang melibatkan pengelola kawasan pariwisata alam, Ikatan Dokter Indonesia di daerah, pakar epidemiologi, pakar kesehatan masyarakat, pakar ekonomi kerakyatan, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat, tokoh pers, penggiat konservasi, dan dunia usaha khususnya pelaku industri pariwisata serta DPRD melalui pendekatan kolaborasi Pentahelix berbasis komunitas.

"Saya juga mengingatkan agar para Bupati/Walikota selalu melakukan konsultasi dengan Gubernur dan mengacu kepada regulasi yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat terkait kebijakan menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19," jelas Doni.

Pelaksanaan keputusan tersebut juga wajib melalui tahapan pra-kondisi yakni edukasi, sosialisasi, dan simulasi sesuai dengan kondisi kawasan pariwisata alam dan karakteristik masyarakat di masing-masing daerah.

Pihak pengelola kawasan pariwisata alam harus menyiapkan protokol kesehatan dan manajemen krisis hingga ke tingkat operasional di tiap kawasan, serta melakukan monitoring dan evaluasi selama fase pra-kondisi dan fase implementasi. 

Jika dalam perkembangannya ditemukan kasus COVID-19 atau pelanggaran terhadap ketentuan di kawasan pariwisata alam, sambung Doni, maka tim gugus tugas kabupaten/kota akan melakukan pengetatan atau penutupan kembali setelah berkonsultasi dengan petugas provinsi dan gugus tugas pusat. 

29 Taman Nasional Pertengahan Juli
Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan berdasarkan hasil kerja KLHK bersama-sama dengan pemerintah daerah di lapangan melalui unit pelaksana teknis kerja KLHK tercatat ada 29 taman nasional dan taman wisata alam yang secara bertahap sudah dapat dibuka dari proyeksi waktu saat ini sampai dengan pertengahan Juli 2020.

"Beberapa taman nasional yang kita akan buka seperti misalnya Gunung Gede Pangrango, Bromo Tengger Semeru dan atau Rinjani," terang Siti Nurbaya.

Setelah itu akan ditinjau kembali beberapa lokasi lain yang juga bisa dibuka secara bertahap, di antaranya di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Bali.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: dok.birkom kemenparekraf, @tn_gedepangrango, @tnlkepulauanseribu & @siti.nurbayabakar


Read more...

Selasa, 26 Mei 2020

Horeee.., Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo dan Pulau Komodo  Dibuka Lagi 15 Juni

Ada kabar gembira buat Anda yang sudah kebelet ingin menikmati ragam pesona destinasi wisata kelas dunia Labuan Bajo dan Pulau Komodo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya Pemprov NTT akan membuka sejumlah destinasi wisata unggulannya itu untuk dikunjungi wisatawan baik nusantara maupun mancanegara mulai 15 Juni 2020.

Bukan cuma Labuan Bajo dan Pulau Komodo yang berstatus Destinasi Super Prioritas yang akan dibuka, tapi juga Wae Rebo, Pulau Sumba, Alor, Rote Ndao, Sabu Raijuan, dan lainnya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu menjelaskan keputusan  membuka kembali seluruh destinasi wisata tersebut diambil setelah digelar rapat koordinasi antara Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan para bupati dan walikota Kupang yang dilakukan secara virtual atau video conference berkaitan dengan tata kelola pemerintahan di NTT, Selasa (26/5) siang.

“Para kepala daerah sepakat untuk membuka semua akses pariwisata guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat maupun pelaku usaha wisata di NTT,” jelasnya. 

Kesepakatan itu, lanjutnya, ditetapkan sebagai tindak lanjut dari pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai tatanan new normal atau kehidupan baru di Indonesia pasca-pandemi.

Semua destinasi wisata dibuka setelah pemerintah NTT mengaktifkan kembali kegiatan pembangunan dan pelayanan pemerintahan yang dilakukan secara serempak seluruh NTT pada 15 Juni 2020.

Seperti diketahui, Pemprov NTT sebelumnya menutup semua akses transportasi ke sejumlah destinasi wisata untuk mencegah terjadinya penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Dalam video conference yang juga dihadiri sejumlah anggota Muspida Provinsi NTT itu telah disepakati semua destinasi wisata unggulan di provinsi berbasis kepulauan ini dibuka untuk dikunjungi wisatawan. 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat berharap pemerintah daerah yang memiliki destinasi wisata unggulan agar melakukan antisipasi terhadap peningkatan arus kunjungan wisatawan setelah sejumlah destinasi wisata itu dibuka. 

“Pemerintah kabupaten yang memiliki destinasi wisata yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan agar mulai mengantisipasi terhadap peningkatan arus kunjungan wisatawan, karena dapat dipastikan wisatawan yang datang berkunjung ke daerah ini pasti banyak,” terangnya.

Viktor juga mengimbau untuk Labuan Bajo, sampah-sampahnya  dibersihkan seluruhnya sebelum dibuka kembali karena Pulau Komodo adalah tujuan wisata dunia. 

"Tempat-tempat wisata juga akan kembali dibuka, tempat ibadat pun kembali dibuka sesuai dengan protokol yang ada, transportasi dan fasilitas pemerintah lainnya kembali berjalan normal," tegas Viktor. 

Kegiatan video conference juga  dihadiri antara lain Paulus Soliwoa (Bupati Ngada), AKBP Andhika B. Adhittama (Kapolres Ngada), Letkol Czi Liqman Nurhakin (Dandim 1625 Ngada), Theodosius Yosefus Nono (Sekda Ngada), Berni Dey  (Ketua DPRD Kab.Ngada), dan para pimpinan Forkompinda Kabupaten Ngada.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com)

Captions:
1 & amp;2: Pesona peraiaran Labuan Bajo dan Pulau Komodo, Flores, NTT. (foto: dok.birkom kemenparekraf)


Read more...

Selasa, 12 Mei 2020

Horeee.., Pewarta Foto Indonesia Resmi Jadi Konstituen Baru Dewan Pers

Kabar gembira buat para pewarta foto Indonesia dimanapun, terlebih yang bergabung dalam organisasi kewartawanan Pewarta Foto Indonesia (PFI). Pasalnya PFI akhirnya resmi terverifikasi oleh Dewan Pers menjadi konstituen baru. 

PFI menjadi kontituen termuda Dewan Pers usai diterbitkannya SK Dewan Pers dengan nomor: 19/SK-DP/III/2020 tentang hasil verifikasi organisasi wartawan Pewarta Foto Indonesia tahun 2020.

Dalam SK tersebut menjelaskan bahwa PFI telah memenuhi segala macam syarat dan kriteria organisasi wartawan sebagaimana telah diatur dalam SK Dewan Pers nomor:04/SK-DP/III/2006 tentang standar organisasi wartawan.

Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh, menyambut dengan rasa suka cita bergabungnya PFI sebagai keluarga baru di Dewan Pers. Menteri Pendidikan 2009-2014 ini mengibaratkan bergabungnya PFI bisa menjadi spectrum penyempurna Dewan Pers.

“Jadi ibarat cahaya, (PFI) ini sebagai cahaya putih dengan tingkat clarity paling tinggi, cahaya yang paling terang, dan mampu memberikan pencerahan yang paling kuat," ucap M.Nuh dalam pertemuan daring, Selasa (12/5/2020).

Mantan rektor ITS ini juga berpesan kepada Pengurus PFI Pusat 2019-2022 agar bisa menjaga kaderisasi organisasinya.

“Mohon betul untuk kaderisasi, terutama dari aspek forensic (hukum), agar bisa menjadi judge dalam sebuah perselisihan, persoalan, dan komplain yang terkait gambar (foto jurnalistik)," tambah Ketua Dewan Pers ke-12 ini.

Hadir juga dalam pertemuan daring tersebut, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun, beserta anggota Dewan Pers Arif Zulkifli, Agung Dharmajaya, Ahmad Djauhar, Asep Setyawan, dan Jamalul Insan.

Dewan Penasehat PFI Arbain Rambey, Oscar Motuloh, Hermanus Prihatna, Hendra Suhara, dan Melly Riana turut hadir.

Tak ketinggalan pengurus PFI Pusat dan tiga Koordinator Wilayah PFI (PFI Medan, PFI Jakarta, dan PFI Malang).

Ketua PFI Pusat Reno Esnir mengucapkan rasa syukur setinggi-tingginya atas keluarnya SK Dewan Pers tersebut.

Jurnalis foto kantor berita Antara itu juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Dewan Pers dan seluruh jajarannya.

“Alhamdulillah akhirnya keringat kerja keras pengurus PFI Pusat 2019-2022 terbayar dengan diterbitkannya SK Dewan Pers, selama Januari hingga Maret pengurus PFI Pusat mendata semua anggota dari seluruh Indonesia sebagai persyaratan wajib kosntituen Dewan Pers. Selain itu sejak kepengurusan baru tersusun, kami langsung tancap gas mendaftar di Kementerian Hukum dan HAM," ujar Reno.

Pewart senior Oscar Motuloh turut memberikan apresiasi pada pertemuan online tersebut.

Ia menyampaikan bahwa hari ini (12/5) merupakan hari yang sama saat awal pergerakan.

Dibentuknya PFI Momen reformasi Mei ‘98 menjadi pencetus jurnalis foto saat itu untuk membentuk sebuah organisasi.

“Untuk dunia fotografi, hari ini (pada 1998) foto rekan kita Julian Sihombing itu menjadi sebuah awal dari pergerakan reformasi, dimana PFI juga menjadi bagiannya,” ungkap Oscar.


 PFI sebagai satu-satunya organisasi legal yang menaungi pewarta foto di Indonesia berharap dengan diangkatnya PFI sebagai konstituen Dewan Pers bisa menjadikan sebuah titik awal pembaruan kinerja organisasi kedepan.

Menutup pertemuan tersebut, Ketua PFI Pusat mengimbau kepada seluruh anggotanya agar sama-sama bekerja keras membangun organisasi dengan baik.

Ia juga meminta agar semua anggota bisa ikut andil dan berpartisipasi pada seluruh kegiatan PFI dan juga mendukung seluruh kegiatan Dewan Pers.

“Sekarang Dewan Pers dan PFI sudah satu keluarga besar, kita bantu dan sukseskan seluruh agenda Dewan Pers kedepan," pungkas Reno. 

Dengan terbitnya SK Dewan Pers itu, PFI resmi bergabung dalam Dewan Pers bersama-sama 7 organisasi lainnya seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), dan Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI). 

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Captions:
1. salah seorang pewarta foto tengah membidik objek. (foto: adji k.)
2. Pertemuan daring Pewarta Foto Indonesia (PFI) dengan Dewan Pers. (foto: dok.pfi)
3. Kemanapun, pewarta foto selalu membawa kamera sebagai senjatanya. (foto: adji k.)

Read more...

Kamis, 16 Januari 2020

Horeee.., ke Tambelan Bintan Cuma 1,5 Jam, Ayo Nikmati Ragam Pesonanya

Kabar gembira buat Anda yang ingin ke Tambelan, Bintan, Kepri tapi belum kesampaian lantaran perjalanannya terlalu panjang, naik kapal laut sampai 20 jam. Nah, awal tahun ini Anda sudah bisa naik pesawat Susi Air, waktu tempuhnya jauh lebih cepat, hanya 1,5 jam.

Goodnews terkait akses ke Pulau Tambelan yang merupakan kecamatan terluar dan terpisah jauh dari Kabupatan Bintan ini, disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bintan, Wan Rudy Iskandar kepada TravelPlus Indonesia, Kamis (16/1/2020). 

"Rencananya awal bulan Maret 2019, pesawat jenis Caravan C208 dari maskapai penerbangan Susi Air akan membuka jalur penerbangan perintis dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) di Tanjungpinang ke Bandara Tambelan di Kecamatan Tambelan," terang Wan Rudy seraya menambahkan sebelumnya November 2019 pesawat Susi Air jenis Cassa sudah melakukan uji coba pendaratan di Bandara Tambelan. 

Selama ini, wisatawan yang ingin ke Tambelan dari Bintan menggunakan kapal laut Pelni selama 20 jam lebih. Kapal tersebut hanya beroperasi 3-4 trip per bulan.

"Lantaran masih terbatas alat transportasinya membuat jumlah kunjungan wisatawan ke Tambelan amat minim, padahal potensi wisatanya luar biasa," kata Wan Rudy.

Mendengar info ada penerbangan perintis dengan Susi Air tersebut, kabarnya banyak investor yang menunggu ingin naik pesawat Susi Air ke Tambelan. "Mereka (para investor_red) mau survey langsung ke Tambelan melihat potensi wisatanya," ungkap Wan Rudy. 

Pesawat Caravan C208 berkapasitas 12 penumpang itu akan terbang dua kali dalam sepekan, yakni Selasa dan Sabtu, setiap minggu pertama dan ketiga.

Jadwal penerbangan Tanjungpinang ke Tambelan Selasa pukul 11.55 WIB dan Sabtu pukul 08.55 WIB dengan harga tiket Rp 345 ribu. "Untuk rute Tambelan ke Tanjungpinang pada Selasa pukul 13.40 WIB dan Sabtu pukul 10.40 WIB harga tiketnya Rp 350 ribu," kata Wan Rudy yang berencana akan menjual ragam pesona Tambelan untuk pasar wisman kalau sudah terbentuk jalur wisata dengan kemudahan akses, amenitas, dan atraksi wisatanya.

Jika semua itu tersedia, lanjut Wan Rudy, pihaknya juga akan mendorong maskapai penerbangan lain, misalnya Wings Air dengan pesawat ATR untuk membuka jalur ke Tambelan.

Namun Bandara Tambelan yang berdiri di atas lahan 36 hektar ini, panjang runway atau landasan pacunya baru sekitar 1.200 meter dan lebarnya sekitar 30 meter.

"Kalau diperpanjang dari 1.200 meter menjadi menjadi 1.400 meter, baru bisa pesawat jenis ATR-72 lepas landas dan mendarat dengan aman," kata Wan Rudy.

Kendati realitanya begitu, dia berharap mudah-mudahan tahun ini dengan adanya penerbangan perintis Susi Air, kunjungan wisata ke Tambelan menggeliat.

Menurut Wan Rudy, posisi Tambelan di perairan Laut China Selatan, sudah dekat dengan Kalimantan Barat (Kalbar). "Kalau warganya ke Pontianak dan Singkawang, Kalbar hanya 6-7 jam tapi kalau ke Bintan 20 jam lebih pakai kapal," terangnya.

Tambelan juga lebih dekat ke  Kabupaten Natuna. Lantaran itu masyarakat sering menganggap Tambelan sebagai bagian dari daerah Kalbar dan Natuna. Padahal yang benar masuk wilayah Bintan, Kepri.

Aktivitas Wisata
Kata Wan Rudy lagi, Tambelan berpotensi menjadi destinasi wisata andalan Bintan.

Di sekitarnya juga ada pulau-pulau kecil antara lain Pulau Selentang, Bungin, Panjang, Pulawi, Penepat, dan Pulau Genting.

Perairannya jernih, Anda bisa melihat lumba-lumba dan hiu paus yang berenang di dekat kapal nelayan.

Anda juga melihat terumbu karang tanpa harus menyelam, salah satu lokasinya ada di Tanjung Ayam. "Kondisi terumbu karangnya masih sangat bagus masuk dalam program coremap Bintan KKP," tambah Wan Rudy.

Kegiatan wisata lainnya, Anda bisa mengunjungi Batu Belah Batu Betangkup, mendaki Gunung Kute, melihat penakaran dan penetasan telur penyu menjadi tukik (anak penyu) di salah satu pulau di Tambelan yang menjadi kawasan konservasi penyu, menyelam, dan tentu saja memancing mengingat sumber ikannya melimpah.

Selama berwisata di pulau yang  sebelumnya lebih dikenal dengan sebutan Pulau Sabda ini, Anda bisa menginap di rumah penduduk setempat yang menyediakan kamar bagi wisatawan.

"Kalau ingin keliling, bisa menyewa sepeda motor dan perahu milik warga," pungkas Wan Rudy.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Foto: dok.disparbud bintan

Captions:
1. Wajah Pulau Tambelan.
2. Maskapai Susi Air buka rute penerbangan perintis dari Tanjungpinang ke Pulau Tambelan.
3. Pulau Tambelan masuk wilayah Kabupaten Bintan, Kepri.
4. Salah satu pulau mungil di Tambelan.
5. Pesona salah satu pantai di Tambelan.

Read more...

Sabtu, 13 April 2019

Horeee.., Tempat-Tempat Wisata Ini Tawarkan Promo Usai Nyoblos

Memanfaatkan special moment 5 tahun sekali, sejumlah objek wisata menawarkan promo khusus Pemilu 2019, dari diskon sampai tiket masuk gratis.

Nah, buat traveler yang ingin jalan-jalan selepas nyoblos Pemilu 2019 tanggal 17 April nanti, bisa memanfaatkannya sebaik mungkin.

Maklum, belum tentu setiap tahun apalagi setiap bulan, promo tersebut diberikan.

Berikut tempat-tempat wisata  yang memberikan promo khusus, yang TravelPlus Indonesia himpun dari berbagai sumber termasuk akun medsos masing-masing.

Pertama, Taman Safari Bogor, Jawa Barat memberikan diskon sampai Rp 60 ribu. Kalau HTM normal weekend-nya Rp 230 ribu, khusus tanggal 17 April 2019, traveler cukup membayar Rp 170 ribu.

Lalu, Dufan memberikan promo tiket masuk sebesar 170 ribu dari 295 ribu yang berlaku setiap pembelian rombongan minimal 5 orang.

Berikutnya, promo Waterbom PIK dengan membeli 1 tiket gratis 2 tiket. Promonya berlaku 2 hari, tanggal 17-18 April.

Kemudian BX Rink di Bintaro Xchange berupa main ice skating dengan hanya membayar Rp 75 ribu dari harga normal Rp 120 ribu.

Selanjutnya Kidzania menawarkan HTM Rp 174 ribu per anak dari harga normal Rp 225 ribu.

Buat yang ingin nonton film usai nyoblos, bisa langsung ke CGV karena akan mendapatkan popcorn gratis.

Sementara Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan juga tidak memberlakukan tiket masuk alias gratis pada tanggal 17 April, mulai pukul 1 siang sampai 4 sore.

Lain lagi dengan Sari Ater Hotel & Resort di Subang, Jawa Barat selama bulan April memberikan  gratis tiket masuk rekreasi bagi traveler yang bernama Prabowo, Bowo, Joko, Widodo, Sandi, Ma'ruf, dan Amin dengan cukup sodorkan KTP atau tanda pengenal lainnya.

Selain itu, selama bulan April, tiket masuk rekreasi hanya Rp 25 ribu per orang baik untuk individu maupun grup minimal pemesanan 20 orang yang berlaku dari pukul 8 pagi sampai 12 malam.

Harga khusus lainnya yakni 35 % untuk tipe room building, adat house, dan superior berlaku pada saat hari biasa serta diskon 25 % semua tipe untuk akhir pekan.

Bukan cuma itu, Sari Ater juga memberikan diskon sampai 50 % untuk semua Bungalow untuk weekday yang berlaku hingga tanggal 30 April.

Semua promo itu berlaku jika traveler menunjukkan tinta di jari bukti sudah ikut nyoblos, ke petugas loket tempat-tempat wisata tersebut di atas.

Tapi buat traveler yang berencana mendaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango, Jawa Barat, tentu saja tidak bisa lantaran selama 2 hari, tanggal 16-17 April, kegiatan pendakian di kedua gunung yang berstatus taman nasional tersebut ditutup untuk umum.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Captions:
1. Melihat gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.
2. Promo Taman Safari Bogor di akun Instagramnya.
3. Promo Taman Margasatwa Ragunan buat tanggal 17 April.
4. Surat pemberitahuan penutupan pendakian Gunung Gede dan Pangrango untuk tanggal 16-17 April.

Read more...

Jumat, 07 Oktober 2016

Horeee.., Bogor Raih Satu Penghargaan Anugerah Pariwisata Halal Terbaik 2016 Tingkat Nasional

Bogor kembali bikin kejutan tahun ini. Usai memperoleh predikat bertaraf internasional sebagai Kota Paling Dicintai (The Most Loveable City) 2016, kota mungil di kaki Gunung Salak ini mendapatkan 1 penghargaan lagi dari ajang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016 yakni untuk kategori Pusat Belanja Ramah Wisatawan Muslim Terbaik, yang diperoleh Mal Botani Square.

“Selamat buat Botani Square yang sudah mendapatkan penghargaan pariwisata halal tingkat nasional ini. Mudah-mudah penghargaan ini bisa lebih memacu pengelolanya untuk terus melayani pengunjung dengan ramah dan tentunya halal,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor H. Shahlan Rasyidi khusus kepada TravelPlusIndonesia disela-sela menghadiri malam Anugerah Pariwisata Halal Terbaik 2016 kepada para pemenang KPHN 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (7/10) malam.

Penghargaan yang didapat Botani Square ini, lanjut Shahlan harus dapat dipertanggungajawabkan dengan memberikan pelayanan yang lebih baik, termasuk pengelolaan semua fasilitasnya.

Menurut Shahlan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dibenahi lagi jika Botani Square ingin meraih prestasi pariwisata halal ke tingkat yang lebih tinggi, dunia.

“Misalnya halaman di depan Botani Square harus lebih hijau lagi, pihak kemamanan harus lebih ramah baik yang di depan maupun disamping. Intinya 7 unsur dalam Sapta Pesona harus diterapkan semua pekerja di pusat perbelanjaan ini agar pengunjung senang dan nyaman,” imbau Shahlan.

Tak kalah penting fasilitas ibadah shalat seperti musholah yang sudah bagus harus ditingkatkan lagi baik perlengkapn pendukungnya, kebersihan maupun keramahan para petugasnya. Begitupun dengan semua toilet umumnya.

“Musholah di Botani Square baik di bawah maupun di atas sudah terpisah ruang untuk jama’ah perempuan dan pria, dan ini sepertinya yang menjadi salah satu kunci kemenangan Botani Square di ajang ini,” ujar Shahlan.

Pengelola Botani Square juga harus lebih memperhatikan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) yang dihasilkannya. “Harus lebih bersih dan tidak tercium baunya. Intinya harus lebih terpelihara dan lebih baik lagi,” tambahnya.

Kata Shahlan untuk membantu Botani Square agar bisa berprestasi di ajang World Halal Travel Award (WHTA) 2016 yang pemenangnya akan diumumkan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Desember mendatang, pihak Disbudparekraf Kota Bogor akan membantu memperkenalkan Botani Square lewat website dan media sosial.

“Saya sendiri sudah mempromosikannya lewat medsos saya tadi. Dan saya menghimbau masyarakat Kota Bogor, seluruh warga di Jawa Barat serta bangsa Indonesia di manapun bersedia memilih, mem-vote Botani Square agar bisa memenangkan kategori sebagai pusat belanja yang ramah terhadap wisatawan muslim terbaik tingkat dunia,” ajak Shahlan.

Penghargaan ini, sambung Shahlan diharapkan dapat memotivasi objek wisata, budaya, dan pihak industri wisata lainnya di Kota Bogor untuk bisa berprestasi seperti Botani Square di ajang KPHN tahun -tahun berikutnya.

“Kota Bogor punya stok banyak mulai dari destinasi antara lain Kebun Raya Bogor, kuliner tradisional seperti Toge Goreng, Laksa, dan Soto Kuning, destinasi kuliner di beberapa titik, sanggar kesenian yang melestarikan bermacam tradisional Sunda seperti Jaipong yang lebih Islami, kampung budaya, dan sejumlah hotel yang bisa diharapkan berpretasi di ajang serupa tahun berikutnya,” pungkas Shahlan.

Di tempat yang sama, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya malam itu memberikan piala Anugerah Pariwisata Halal Indonesia kepada seluruh pemenang satu per satu, termasuk ke pihak Botani Square yang diterima langsung direktur utamanya, Yanti Reddy Hartadji.

Arief Yahya mengatakan perolehan awards dalam ajang WHTA 2016 akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisman dan ini telah dialami destinasi Lombok, NTB yang tahun lalu mendapatkan 2 penghargaan dari ajang dunia tersebut.

Begitupun dengan okupasi Hotel Sofyan Betawi, Jakarta yang mendapatkan penghargaan untuk kategori Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik WHTA 2015.

Menurut Arief Yahya Indonesia sangat potensial menjadi destinasi wisata halal paling unggul di dunia karena memiliki keragaman destinasi dan kekayaan budaya nusantara.

“Dua hal itu merupakan modal utama yang tidak dimiliki negara lain. Kita juga semakin yakin dengan tingginya kesadaran masyarakat dan industri pariwisata nasional terhadap perlunya pariwisata ramah wisatawan muslim atau muslim friendly tourism,” jelas Arief Yahya.

Kata Arief Yahya lagi, pihaknya akan berpromosi kencang untuk memenangkan WHTA 2016. “Tahun lalu untuk memenangkan 3 award WHTA 2015, kita promosi gencar sekali. Sekarang pun juga begitu, sebab kemenangan itu memang harus dipersiapkan dan direncanakan,” tegasnya.

Usai menerima penghargaan yang membanggakan itu, Yanti Reddy Hartadji bersama beberapa staf-nya Rosalia H.S selaku GM Botani Square, Yohanes Mahtma (Legal Executive), dan Khadafi Saleh selaku Corporate Secretariy Botani Square berfoto bersama Shahlan.

“Mudah-mudahan kami bisa mempertanggungjawabkan penghargaan ini, dan terus berbenah diri agar menjadi pusat belanja ramah wisatawan muslim terbaik sesuai harapan pengunjung dan juga bisa berprestasi internasional,” ujar Yanti dengan wajah bahagia.

Sesuai namanya Botani (Bogor Botanical) Square, salah satu mal terbesar di Kota Hujan ini yang berkonsep square yang diterapkan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).

Mal yang dibuka sejak pertengahan 2006 ini memiliki luas sekitar 42.000 m² dan berlokasi amat strategis karena berada di akses pintu masuk atau keluar jalan Tol Jagorawi, dekat dengan Pool Bus DAMRI, dan Terminal Bis Kota Baranangsiang serta sentra oleh-oleh khas Bogor.



Di dalam mal ini terdapat beberapa tenant ternama seperti Giant Hypermarket, Botani XXI, Electronic City, Toko Buku Gramedia, Citrus Departement Store, Garuda Indonesia Airways, Batik Keris, beragam resto, optical, salon, dan masih banyak lagi.

Keistimewaan lainnya, mal ini terintegrasi dengan sebuah hotel ternama yaitu Hotel Santika Bogor dan IPB Convention Hotel.

Di mal ini juga terdapat ruang sidang yaitu IPB International Convention Center (IICC). Berkat penghargaan ini, otomatis Botani Square akan mewakili Indonesia di WHTA 2016.

Akankah Bogor memberi kejutan lagi di tingkat internasional dengan menyabet kategori  yang belum pernah diraih Indonesia tersebut? Bisa jadi, jika warga Indonesia dan dunia kompak memilihnya.

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo, ig:@adjitropis)
Foto: adji & dok.panoramio

Read more...

Minggu, 24 April 2016

Horeee.., 6.600 Penari Ratoh Jaroe Pecahkan Rekor Dunia MURI

LUAR BIASA. Akhirnya 6.600 penari Ratoh Jaroe yang terdiri atas para siswi SMP, SMA, dan Mahasiwi se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), berhasil memecahkan bukan hanya rekor Indonesia tapi dunia dari Museum Rekor Indonesia (MURI), usai tampil massal menarikan tarian asal Aceh itu di Alun-Alun Tugu Api Pancasila, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (24/4) sore.

Penghargaan ini terasa membanggakan sekaligus mengharukan, pasalnya 6.600 penari tersebut bukan orang Aceh atau berdarah Aceh, melainkan dari berbagai suku yang menetap di Jabodetabek. Ini membuktikan Tari Ratoh Jaroe justru lebih populer di luar Aceh.

Sertifikat rekor dunia MURI itu langsung diberikan pihak MURI kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan beberapa perwakilan penari. Zaini berucap syukur atas penghargaan ini. “Ini suatu kehormatan bagi kami. Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak baik pemerintah pusat, Pemprov Aceh, pemkab/pemkot seluruh Aceh, pemda seluruh Indonesia, dan MURI serta para pelatih dari Rumoh Budaya hingga acara ini berlangsung sukses dan memecahkaran rekor dunia MURI,” ujarnya.

Zaini berharap dengan pemecahan rekor dunia dari MURI ini akan menggaungkan Tari Ratoh Jaroe bukan hanya ke seluruh Indonesia secara Nasional melainkan juga dunia. “Yang terpenting dari acara ini semakin terjalin silaturahmi antar-anak bangsa dan meningkatkan rasa persaudaraan dari interaksi seni budaya. Diharapkan ke depan juga terjalin kerjasama di berbagai bidang lain,” terang Zaini.

Pada kesempatan itu, Zaini juga mengajak warga Jakarta dan Indonesia untuk datang berwisata ke Aceh. “Kami menunggu kedatangan Anda ke Aceh. Ada banyak objek wisata kami yang beragam dan menawan,” promo Zaini.

Orang No. 1 di Aceh ini juga mengatakan kondisi Aceh sudah sangat kondusif untuk investasi dan lainnya.

“Aceh sudah sangat aman untuk tujuan wisata dan investasi. Jadi silahkan investor dalam dan luar negeri datang dan menanamkan invetasi di Aceh,” ajaknya lagi.

Terkait kesuksesan 6.600 penari Ratoh Jaroe memecahkan rekor dunia MURI di acara penutupan HUT TMII ke-41 ini, Zaini mengatakan itu tak lepas berkat persiapan matang yang dilakukan Pemprov Aceh.

Setiap tahun, lanjut Zaini Pemprov Aceh menggelar Festival Tari Ratoh Jaroe tingkat SMA dan perguruan Tinggi se-Jabodetabek di TMII. “Mereka yang tampil saat ini adalah mereka yang pernah mengikuti festival tersebut tiap tahunnya, jadi sudah terlatih,” terangya.

Menurut Zaini lagi 6.600 penari massal Tari Ratoh Jaroe yang tampil saat ini, sebelumnya juga dilatih oleh para pelatih tari dari Rumoh Budaya dibawah arahan dan pengawasan kepala Kantor Perwakilan Aceh yang didukung langsung oleh Pemprov Aceh.

Usai menyaksikan persembahan tari massal Ratoh Jaroe, Zaini memberikan sepasang tanaman Bungong Jeumpa yang nanti berbunga warna kuning dan putih kepada pihak manajemen TMII sebagai tanda ucapan terimakasih atas penyelenggaran Tari Massal Ratoh Jaroe ini.

“Tanaman bunga ini mohon ditanam di TMII sebagai kenang-kenangan dari kami. Bunga ini kebanggaan rakyat Aceh, simbol persaudaraan. Kalau dicium bunganya harum,” ujar Zaini. Sedangkan pihak TMII memberikan boneka hanoman, maskotnya TMII dan buku tentang TMII kepada Zaini yang kebetulan pada hari itu berulang tahun ke-76 tahun.

Pemecahan rekor dunia dari MURI kali ini juga menjadi kado istimewa bagi Zaini. Pasalnya MURI bukan hanya memberikan penghargaan rekor penari terbanyak kategori Tari Ratoh Jaroe Aceh, pun rekor penutupan HUT Taman Mini Indonesia Termegah, dan rekor penghargaan khusus sebagai Penari Perempuan Massal.

Ketua Panitia HUT TMII ke-41 Maryono mengucap syukur atas penghargaan ini. "Kendati sempat terkendala teknis dari panitia, akhirnya rekor ini bisa diraih. Terimakasih kepada seluruh pendukung, khusunya Pemprov Aceh yang sudah mempersembahkan tarian ini secara kolosal," ujarnya.

Ketua MPR Zulkifli Hasan yang juga datang dan menyaksikan tarian massal Ratoh Jaroe mengatakan sudah pantas pagelaran tarian asal Aceh ini mendapat rekor dunia MURI bukan cuma rekor Indonesia. “Mereka yang tampil adalah duta-duta budaya Indonesia masa kini,” ujarnya.

Zulkifli mengimbau pihak TMII untuk terus melanjutkan menggelar acara yang menampilkan seni budaya berbagai daerah ini. “Besok-besok bikin lagi dari daerah lain dan dipromosikan juga dengan gencar agar daerah lain terkenal seperti Aceh sekarang ini yang berhasil memecahkan rekor dunia dari MURI,” imbaunya.

Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta Ir Muhammad Badri Ismail menjelaskan angka 6.600 dari jumlah penari Tari Ratoh Jaroe ini punya makna tersendiri. “Angka enam itu melambangkan kembali ke rukun iman dalam Islam yang berjumlah enam, dan angka nol itu bermakna kembali kepada kedamaian,” ungkapnya.

Persembahan tarian ini, lanjut Badri masih berkaitan dengan perayaan Hari Kartini. “Tarian Ratoh Jaroe ini terinspirasi dari laksamana perempuan asal Aceh bernama Keumalahayati yang pemberani. Sementara pakaian yang dikenakan para penari itu pakaian khas Inong atau perempuan Aceh yang diterinspirasi dari Pahlawan Nasional asal Aceh, Cut Nyak Dien,” terangnya.

Badri menyebutkan, pada peringatan HUT TMII ke-41 tahun ini, Pemprov Aceh dipercaya menjadi tuan rumahnya. “Kesempatan ini kami jadikan sebagai ajang promosi bagi Aceh,” tambahnya.

Terdengar kabar, Pemprov Aceh mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar lebih untuk menyiapkan seluruh rangkaian acara ini, termasuk pagelaran Tari Ratoeh Jaroe yang tarikan secara kolosal oleh 6.600 penari perempuan. Tarian kontemporer Aceh ini disutradarai oleh penata tari asal Aceh, Dek Gam.

Usai tampil, beberapa penari Tari Ratoh Jaroe mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi memecahkan rekor dunia MURI ini. “Alhamdulillah terpecahkan, saya ikut bangga jadi bagian pemecahan rekor Tari Ratoh Jaroe tahun ini,” aku Ghina, mahasiswi semester 4 jurusan Akutansi, Universitas Indonesia (UI) yang ikut tampil bersama 6 rekannya dari UI.

Hal sama juga diungkapkan Syafasya, siswi SMAN 4 Bekasi. “Senang banget, apalagi nanti dapat sertifikat bukti ikut serta menari massal Tari Ratoh Jaroeh ini, masing-masing satu sertifikat,” aku Syafasya yang ikut tampil bersama 14 orang teman satu sekolahnya.

Lain lagi dengan Keffy siswi SMPN 19 Kebayoran baru, Jakarta yang wajahnya mirip gadis Aceh. Menurutnya keberhasilan pemecahan rekor dunia dari MURI ini jadi hadiah kami semua yang sudah berlatih keras.

“Tidak-sia-sia usaha kami, berlatih tiap hari sepulang sekolah. Saya senang banget tarian massal Ratoh Jaroe tahun ini memecahkan rekor dunia MURI,” ujarnya yang diamini 19 teman satu sekolahnya.

Berdasarkan pantauan Travelplusindonesia, persembahan tarian kolosal Ratoh Jaroe ini ditonton ribuan warga yang datang dari Jabodetabek dan sejumlah daerah lainnya.

Awalnya penonton berdiri tertib di luar pagar besi yang sengaja dipasang panitia di setiap sisi tepi Alun-Alun Tugu Api Pancasila. Namun saat acara baru dimulai sejumlah penonton ada yang masuk ke bagian dalam, terutama di bagian muka Alun-Alun dekat dengan panggung utama yang diisi tamu VVIP. Petugas keamanan pun tak sanggup menghalaunya.

Bahkan beberapa di antaranya ada yang ikut-ikutan naik ke panggung khusus wartawan dan fotografer di sebelah kiri dan kanan panggung utama.

Intinya mereka begitu antusias ingin menyaksikan lebih dekat sekaligus mengabadikan tarian kolosal Ratoh Jaroe yang jarang terjadi itu dengan handphone berkamera dan bervideo masing-masing.

Sebagai catatan, Tari Ratoh Jaroe merupakan tarian kontemporer dari Aceh yang biasanya ditarikan oleh beberapa penari perempuan.

Gerakan tari ini mirip dengan Tari Saman, tari tradisional asal Gayo Lues, Aceh yang umumnya dibawakan oleh para penari laki-laki, oleh karena itu Tari Ratoh Jaroe ini sering disebut Tari Saman-nya perempuan.

Rekor dunia MURI untuk Tari Ratoh Jaroe secara kolosal tahun ini, menambah koleksi penghargaan bagi Aceh di bidang tarian.

Sebelumnya Tari Saman yang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO tahun 2011 lalu, juga memecahkan rekor dunia sekaligus rekor Indonesia dari MURI pada tahun 2014 tepatnya tanggal 24 November 2014 di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Ketika itu sebanyak 5057 penari terdiri atas pelajar mulai dari SMP dan SMA serta masyarakat seluruh desa di Kabupaten Gayo Lues menarikan Tari Saman secara massal.

Sekali lagi, selamat buat 6.600 penari Tari Ratoh Jaroe, Pemprov Aceh, TMII, Rumoh Budaya, dan semua pihak terkait termasuk Kementerian Pariwsata atas keberhasilan memecahkan rekor dunia MURI di TMII tahun ini.

Semoga di tahun-tahun berikutnya, tidak hanya berhenti sampi di sini. Melainkan terus berkarya dan berprestasi, membanggakan budaya dan mengharumkan nama Indonesia ke tingkat dunia.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com)

Read more...

Sabtu, 23 Januari 2016

Horeee.., Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Lagi

Seperti bocah ingusan yang senang bukan kepalang mendapatkan permen kojek, Toni (26) berteriak kegirangan saat mendengar kabar bahwa pendakian ke puncak Gunung Rinjani kembali dibuka untuk umum setelah sempat ditutup beberapa bulan. “Horeee.., pendakian Gunung Rinjani dibuka lagi. Impian gue nanjak gunung tercantik di negeri ini bakal kesampaian,” teriaknya dengan wajah sumringah. 

Pemuda asal Jakarta yang baru mengemari kegiatan mendaki gunung beberapa tahun belakangan ini memang berencana mendaki Gunung Rinjani awal Maret 2016 mendatang.

Sebelumnya dia sempat galau, takut kalau pendakian gunung berdanau Segara Anakan itu masih ditutup sampai Maret. “Alhamdulillah, sebelum Januari 2016 ini berakhir, sudah dibuka kembali oleh pengelolanya. I am Coming Rinjani..,” teriaknya lagi.

Berdasarkan surat bernomor: S 110/BTNGR-1/2016 yang dikeluarkan oleh Badan Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) pada 20 Januari 2016 menyebutkan bahwa terhitung mulai Kamis, tanggal 21 Januari 2016 pukul 00.00 kegiatan pendakian ke Gunung Rinjani dibuka kembali seperti biasa.

Poin kedua surat tersebut menyebut batas waktu pembukaan akan ditentukan pada waktu yang telah ditentukan dengan memperhatikan saran dan masukan dari pihak-pihak lain yang berkompeten (BMKG untuk informasi kondisi cuaca, Badan Geologi untuk informasi aktivitas gunung api, dan pihak lain).

Poin ketiga tertulis, demi menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung, agar memperhatikan petunjuk dan arahan dari petugas di pintu masuk. Terakhir, poin keempatnya menghimbau pengunjung menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama di dalam kawasan TNGR. Begitu isi surat yang ditandatangani oleh Kepala Balai TNGR Ir.Agus Budiono, M.Sc. 

Surat perihal pembukaan jalur pendakian ke Gunung Rinjani itu dibuat untuk menindaklanjuti surat dari Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Nomor : 152/45/BGL.V/2016 tanggal 19 Januari 2016 perihal Penurunan Tingkat aktivitas Gunung Rinjani dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal). 

Pendakian ke puncak Gunung yang bertengger di Pulau Lombok, NTB ini sempat ditutup mulai November 2015 lalu. Penutupan tersebut sehubungan dengan adanya peningkatan aktivitas anak Gunung Rinjani yakni Gunung Baru Jari yang berlokasi di Danau Segara Anak 

Ketika itu status Gunung Baru Jari adalah Waspada Level II. Update tanggal 06 November 2015 terjadi letusan tertinggi pada pukul 08.15 WITA dengan ketinggian mencapai 2500 m, amplitudo dan kegempaan mencapai 52 mm dan pergerakan debu vulkanik menuju Baratdaya dan Selatan. 

Empat Jalur Resmi 
Gunung Rinjani merupakan salah satu ikon pariwisata Lombok. Gunung setinggi 3.726 meter di atas pemukaan laut (Mdpl) ini memiliki panorama dan jalur trek menawan. Perlu waktu minimal 3 hari untuk dapat sampai ke puncaknya. 

Sekurangnya saat ini ada 4 jalur pendakian resmi yang telah ditentukan pengelolnya untuk mencapai atapnya, yakni jalur Torean di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, jalur Senaru (500 Mdpl) di Kecamatan Kayangan Lombok Utara, jalur Timbanuh di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, dan jalur Sembalun (1.200 Mdpl) di Kecamatan Sembalun Lombok Timur. 

Namun jalur yang paling disukai pendaki adalah dari Desa Senaru dan Desa Sembalun Lawang-lah. Naiknya dari Sembalun, karena bisa hemat 700m ketinggian lalu pulangnya turun ke Senaru. Jalur Sembalun agak panjang dan datar namun cuaca lebih panas karena melewati savana. Sedangkan Senaru lebih terjal namun cuacanya lebih lembut karena berhutan rimbun. Sementara pendaki asing dari mancanegara, biasanya menggunakan jasa pendakian atau tracking organizer (TO) yang ada di wilayah Sembalun. 

Pendakian ke puncak Rinjani terbilang lumayan, meniti di bibir kawah dan  berpasir yang mudah terperosok. Kendati harus menempuh perjalanan sekitar 3 hari 2 malam ke puncaknya dengan medan yang cukup menantang, namun gunung ini tetap disukai banyak pendaki karena beratnya medan terbayar dengan panoramanya yang cantik menawan. 

Dari puncaknya, saat cuaca cerah di pagi hari, pendaki disuguhi ‘sarapan’ panorama Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa. Objek menarik berpanorama indah juga sudah didapati pendaki sebelum puncak, antara lain di Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 Mdpl. 

Dengan pesona kecantikannya itulah, tak heran sampai sekarang predikat sebagai salah satu gunung favorit sekaligus idaman para pendaki dari seluruh Indonesia khususnya, masih disandang Gunung Rinjani.

Di samping berpanorama cantik mulai dari kaki gunung hingga puncaknya, Gunung Rinjani pun mendapat sederet penghargaan baik tingkat nasional maupun dunia, antara lain penghargaan “World Legacy Award” dari National Geographic (2004) sebagai daerah wisata yang berhasil mengembangkan pariwisata berbasis ekowisata. 

Juga termasuk tiga finalis “Tourist for Tourism Award” untuk kategori “Destination Award” (2008) yang diselenggarakan oleh World Tourist and Tourism Council (WTC) yang bermarkas di London, Inggris. Pada 2010 dan 2011, Rinjani Trek meraih juara pertama penghargaan Citra Pesona Wisata (CIPTA) untuk kategori pengelola Lembaga Swadaya Mayarakat (LSM). 

Selain itu, jalur trekking Rinjani selama 3 hari ini merupakan salah satu jalur treking terbaik di kawasan Asia Tenggara, dan sempat diusulkan untuk ditetapkan sebagai geopark (taman bumi) yang akan menambah jumlah geopark dunia yang saat ini berjumlah 53 buah yang tersebar di 17 negara, dibawah jaringan UNESCO. 

Naskah: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com) 
Foto: adji, dok tnrinani.net, & gadisrantau

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP