. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }
Tampilkan postingan dengan label Ke Vatikan Berharap Paus Datang dan Tingkatkan Kunjungan Wisman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ke Vatikan Berharap Paus Datang dan Tingkatkan Kunjungan Wisman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2014

Ke Vatikan Berharap Paus Datang dan Tingkatkan Kunjungan Wisman

Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf sampai berkunjung ke Vatikan, Italia. Kunjungan tersebut sekalgus mengundang Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia. Maklum kalau pemimpin spiritual Gereja Katolik dan kepala negara Kota Vatikan ini datang ke Indonesia, pasti membawa rombongan dan berdampak pula pada peningkatan kunjungan wisman. 

Namun langkah yang dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu berkunjung ke Vatikan, pun mendapat sorotan. Ada yang menilai kunjungannya ke Vatikan bukan semata untuk berpromosi dalam rangka meningkatkan kunjungan wisman, pun sekaligus pelesiran. Maklum sebentar lagi dia bakal melepas jabatannya sebagai Menparekraf yang akan berakhir bulan ini.

Mari dan rombongan bukan hanya ke Vatikan tapi juga ke sejumlah kota di Italia lainnnya seperti Roma, Florence, dan Venice sejak tanggal 1-4 Oktober 2014.

Ketika Mari berkunjung ke Museum Vatikan yang dipandu oleh Pastor Mapeli, Direktur Museum Vatikan, dan didampingi Budiarman Bahar, Duta Besar RI untuk Vatikan, dia mengatakan bahwa Pemerintah RI sejak tahun lalu disediakan tempat oleh pihak Museum Vatikan sebagai courtesy untuk promosi Indonesia.

“Di dalam tempat tersebut ada miniatur Borobudur, cuplikan Relief Borobudur, tenun, batik, patung, wayang kulit, miniatur seperangkat gamelan kuno, dan benda-benda bersejarah lainnya, serta foto-foto yang menggambarkan keindahan beberapa obyek wisata di Indonesia,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Museum Vatikan memberikan buku katalog yang berisi keterangan barang-barang koleksi Museum Vatikan dan menyampaikan keinginannya untuk memperpanjang kerjasama antara Indonesia dan Vatikan serta keinginannya untuk melakukan kunjungan ke Indonesia tahun 2015.

Direktur Museum Vatikan juga berharap kiranya dapat diberikan peta Indonesia yang sudah kuno untuk ditampilkan pada Museum Vatikan.

Mari menyambut baik upaya promosi pariwisata di Vatikan. Menurutnya tempat ini strategis mengingat setiap harinya sangat ramai oleh pengunjung, mencapai lebih dari 10.000 orang. “Pengunjung merasa puas karena Indonesia menempati lahan yang lebih luas dibandingkan dengan negara-negara lainnya di museum tersebut,” terangnya.

Mari berharapn upaya promosi Indonesia ini akan berdampak pada dikenalnya Indonesia oleh masyarakat internasional. “Informasi yang terpajang di museum tersebut semoga dapat lebih menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerjanya itu, Mari dan rombongan juga mampir ke Museum MACRO yang terletak di Roma. Di Museum tersebut, KBRI Vatikan bekerjasama dengan Kemenparekraf berpartisipasi pada Festival Asiatica Filmmediale (FAF) ke-15 dengan menampilkan 15 judul film Indonesia, baik berupa film pendek, film dokumenter dan film panjang.

“FAF berlangsung tanggal 26 September - 4 Oktober 2014, dihadiri oleh beberapa sineas Indonesia seperti Hanung Bramantyo, John Badalu, Yosep Anggi Noen, dan Nia Dinata”, terang Mari.

Kelima belas judul film yang diputar, yaitu: Lewat jam malam (Usmar Ismail); Soekarno (Hanung Bramantyo); A lady caddy who never saw a hole in one (Yosep Anggi Noen); Lewat sepertiga malam (Orizon Astonia); Something in the way Teddy Soeriaatmadja); Pecullar Vacation and other illnesses ( Yosep Anggi Noen); 400 words (Ismael Basbeth); Sepatu Baru (Aditya Ahmad); Waiting for Colors (Adriyanto Dewo); Tanda tanya (Hanung Bramantyo); What they don't talk about when they talk about love (Mouly Surya); Opera Jawa (Garin Nugroho); Denok & Gareng (Dwi Sujanti Nugraheni); Provokator Damai (Rifky Husain, Ali Madi Salay); dan They live to die (Tino Saroengallo).

Pemutaran film Indonesia tersebut berlangsung selama 8 (delapan) hari, diputar di 3 (tiga) lokasi, yaitu Museo Macro, Teatro Palladium dan Teatro Ambra. Setiap pemutaran film mendapat sambutan dan apresiasi yang baik dari masyarakat Italia.

FAF secara resmi dibuka tanggal 26 September 2014 oleh Duta Besar RI untuk Vatikan, Budiarman Bahar dan Direktur Artistik FAF, Italo Spinelli.

Indonesia pada tahun 2014 ini telah menjadi Fokus Country dan dihadiri oleh Erick Tohir yang bersedia menjadi pembicara, acara tersebut dimeriahkan dengan pertunjukkan kesenian Puspo Budoyo dari Jakarta serta jamuan makan malam dengan menyuguhkan masakan khas Indonesia. 

Disamping berpartisipasi pada kegiatan FAF, di tempat yang sama "Museum MACRO", KBRI Vatikan juga menyelenggarakan pameran seni kontemporer yang diberi judul SHOUT!, dengan menampilkan hasil karya beberapa seniman muda Indonesia yang berdomisili di Jakarta, Bandung, dan Jogjakarta.

Di Museum MACRO (1/10) Mari melihat koleksi pameran seni kontemporer SHOUT! dan menonton film Lewat Jam Malam karya Sutradara Usmar Ismail, yang telah direstorasi dengan baik oleh perusahaan film di Italia serta diberikan subtitle berbahasa Inggris.

Malamnya, Mari berkunjung ke acara promosi kuliner Indonesia yang menampilkan makanan Indonesia hasil olahan Chef Vindex Tengker di Westin Hotel Roma. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama KBRI Roma dengan Westin Hotel.

Mari sangat yakin bahwa upaya kerjasama promosi Indonesia yang telah dilakukan oleh Perwakilan RI di luar negeri bekerjasama dengan Kemenparekraf akan berdampak positif pada kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Naskah: adji kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)
Foto: dok. Pusdatin, Kemenparekraf

Captions: 
1. Menparekraf Mari Elka Pangestu saat bertemu dengan Paus Fransiskus.

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP