. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Kamis, 07 Juni 2018

Mau Jadi Travel Vlogger Andal dan Terkenal? Ini Tipsnya

Buat Anda yang hobi/sering travelling dan berkeinginan mengabadikan perjalanannya lewat video lalu mengunggahnya ke youtube atau media sosial lainnya atau dengan kata lain ingin menjadi travel vlogger yang andal dan terkenal? Mungkin panduan di bawah ini bisa Anda terapkan.

Menurut vlogger Wahyu Indarto untuk menjadi vlogger, pertama tentu harus memiliki channel video blog (vlog).

“Kalau bisa nama channel-nya yang unik dan mewakili content atau isinya sebagai salah satu daya tarik untuk promosi. Tapi pakai nama sendiri juga ga apa-apa. Saya sendiri chanel vlog-nya pakai nama sendiri,” terang Wahyu saat memberi materi kursus membuat vlog kepada para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Selain nama, tampilan channel vlog-nya usahakan juga semenarik mungkin sehingga banyak orang tertarik melihatnya. Berikutnya, kontennya juga harus digarap serius dan semenarik mungkin.

“Kalau perlu ditambah data yang akurat dan terkini. Datanya bisa didapat atau dikumpulkan dari wawancara dengan nara sumber terkait dan lainnya,’ ungkapnya.

Wahyu menyarankan sebaiknya pilih konten yang sesuai dengan karakter dan minat. “Sebagai vlogger yang bukan artis tersohor, kita harus tahu daya tarik diri kita sendiri, apakah dari wajah atau cara bicara, dan lainnya,” ungkapnya.

Untuk pengambilan gambar, lanjut Wahyu usahakan gambarnya stabil (tidak goyang dan tetap fokus) dengan menggunakan tongsis ataupun tripod.

Angle gambarnya harus variatif agar tidak monoton. Ada yang difokuskan, ada pula yang diblur. Ada yang low angle, high angle dan lainnya. Intinya angle-nya harus spektakuler dan berkualitas,” imbaunya.

Sebagai vlogger, bisa muncul dalam video atau in frame bisa juga tidak, hanya suaranya. “Tapi rata-rata vlogger-nya muncul,” tambah Wahyu.

Begitupun dengan audio. “Kalau gambar bagus tapi audionya jelek, itu gagal. Jadi audio-nya harus jernih, bisa menggunakan clip on untuk HP,” bebernya.

Biar audio-nya variatif, bisa menggunakan backsound atau music/suara latar belakang. “Bisa kumpulkan dulu bermacam backsound musik dan lainnya, bisa juga copy file backsound di youtube free,” tambahnya.

Untuk meng-edit gambar dan audio, sambung Wahyu gunakan saja aplikasi gratis yang ada di playstore. “Misalnya kinemaster yang memiliki fasilitas tambah video, teks, gambar, picfure inpicture, efeck transisi, teks, set volume audio, output HD, dan bisa langsung di-share ke medsos,” jelas Wahyu.

Setelah selesai, baru sebar ke youtube. “Ideal durasi vlog 3-5 menit. Kalau kontennya menarik, bisa juga sampai 10 menitan,” terangnya.

Agar cepat dikenal, selain kualitas vlog-nya juga kuantitasnya diperhatikan. “Buat video dengan konten yang menarik, lalu nge-vlog sesering mungkin, minimal 1 minggu satu video, dan jangan lupa di-share ke komunitas vlogger dan youtuber lainnya,” imbaunya.

Menurut Wahyu peluang menjadi travel vlogger masih sangat terbuka lebar karena masih banyak hal-hal unik dan menarik yang bisa diangkat. “Intinya perhatikan content dan harus continue,” pungkas Wahyu.

Pelatihan membuat vlog yang diikuti sekitar 100 wartawan Forwapar ini dibuka secara resmi oleh Asisten Deputi (Asdep) Strategi dan Komunikasi Pemasaran I, Deputi Pemasaran I, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Hariyanto.

Kata Hariyanto pelatihan vlog ini sangat penting bagi para jurnalis pariwisata yang juga sebagai endorser.

“Sebab lewat video blog, jurnalis bisa sekaligus membantu mempromosikan destinasi yang ada di Tanah Air, terlebih 10 destinasi pariwisata prioritas atau ‘Bali Baru’,” ungkap Hariyanto.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Captions:
1. Para jurnalis pariwisata yang tergabung dalam Forwapar berfoto bersama usai mengikuti kursus membuat video blog atau vlog.
2. Wahyu Indarto, vlogger yang memberi materi membuat vlog dalam pelatihan bertema "Promosi 10 Destinasi Bali Baru Melalui Vlog". 
3. Asdep Strategi dan Komunikasi Pemasaran I, Deputi Pemasaran I Kemenpar, Hariyanto membuka pelatihan membuat vlog. (dok. forwapar)

0 komentar:

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP