. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Minggu, 16 Oktober 2016

Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2016 Raup 150.000 Pengunjung dan Rp 7,5 Milyar

Selama dua pekan pelaksanaan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2016 di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menjaring sekitar 150.000 wisatawan, baik lokal dan nusantara bahkan mancanegara. Di puncak acara pesta budaya dalam kemasan wisata yang digelar Pemkot Pariaman tahun ini pun sukses meraup ribuan pengunjung. Bahkan uang yang berhasil disedot dari pengunjung mencapai Rp 7,5 milyar.



Kendati hujan tak henti mengguyur Kota Pariaman sejak dini hari hingga acara puncak Tabuik berlangsung, namun tak mengurangi keinginan masyarakat termasuk wisatawan untuk berbondong-bondong mendatangi Pantai Gandoriah, lokasi acara puncak Tabuik tahun ini.

Berdasarkan pantauan langsung TravelPlusIndonesia, kerumunan warga Pariaman dan sekitarnya termasuk dari berbagai daerah di Sumatera Barat mulai berdatangan ke Pantai Gandoriah jelang siang hari.

Saat masuk waktu makan siang, pengunjung memadati sejumlah rumah makan terutama Warung Nasi Sek yang berada mulai dari Pantai Cermin hingga Pantai Gondariah tepatnya di Jalan Nasri Nazar, Pasir, Pariaman antara lain Rumah Makan Nasi Sek Bang Kamil, Putri, Rahman, Reni, dan lainnya.

Aneka lauk yang diandalkan masing-masing rumah makan Nasi Sek tersebut antara lain Gulai Kepala Ikan, Gulai Lauak, Gulai Jengkol, Jengkol Balado, Ikan & Ayam panggang, Udang Goreng & Telor Balado, Sala Cumi-Cumi, Sala Mansi, Sala Baledang, Sala Udang, dan Sayur Anyang.

Sementara warga perantauan asal Pariaman dari dari seluruh penjuru Tanah Air mulai berdatangan ke Kota Pariaman beberapa hari sebelum acara puncak.

Para perantau itu banyak yang menginap di rumah sanak keluarga, termasuk di beberapa hotel, wisma, dan homestay.

Otomatis selama Tabuik berlangsung dari tanggal 2 sampai 16 Oktober, hunian beragam penginapan di Kota Pariaman penuh, terlebih beberapa hari menjelang puncak acaranya.

Lantaran tak kebagian penginapan, tak sedikit wisatawan yang bermalam di sejumlah hotel di Kota Padang, yang berjarak tempuh sekitar 1 jam-an ke Kota Pariaman.

Sejumlah wisatawan asing asal Eropa, Iran, dan beberapa negara Asia lainnya juga terlihat menyaksikan acara puncak Tabuik tahun ini.

Acara puncak Tabuik 2016, diawali dengan Tabuik Naiak Pangkek. Semula acara pemasangan bagian atas atau beranda Tabuik ke bagian bawah (buraq) Tabuik tersebut akan dilakukan ba’da (setelah) Subuh pukul 5. Dikarenakan hujan, acara tersebut ditunda hingga siang, ba’da Zuhur.

Menjelang sore, dua Tabuik Gadang (Tabuik Besar) bernama Tabuik Subarang dan Tabuik Pasa yang sudah terpasang utuh, diarak ke lokasi acara puncak.

Masing-masing Tabuik setinggi 14 meter dan berat mencapai setengah ton itu digotong oleh sekitar 50 orang pria dewasa secara bergantian.

Sementara di Pantai Gandoriah, ratusan ribu pengunjung sudah menyemut, terutama di sekitar panggung acara seremonil Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2016 yang menghadirkan hiburan musik dan nyanyian lagu khas Minang, atraksi gendang, serta tarian kolosal.

Sejumlah panitia pelaksana mulai dari Ketua Panitia Pelaksana Efendi Jamal yang tak lain Kepala Disbupar Kota Pariaman, Sekretarisnya Jafreki dan seluruh jajaran di Disbupar Kota Pariaman serta sejumlah PNS dari instansi lain sudah hadir lebih awal di panggung acara seremonial.

Sore hari para tamu VIP berdatangan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) antara lain Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty dan Asdepnya Raseno Arya serta Duta Besar Indonesia untuk Iran Octaviano Alimudin, dan lainnya yang didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan pemerintah provinsi sangat mendukung berbagai upaya Kota Pariaman dalam mengembangkan sektor pariwisata.

Irwan berharap iven Tabuik dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai upaya nyata dalam mendukung pariwisata daerah.

"Pemprov Sumbar menilai iven Tabuik layak dijadikan sebagai agenda pariwisata berskala nasional karena mampu menarik para pelancong dari dalam maupun luar negeri," ungkapnya.

Duta Besar Indonesia untuk Iran, Octavino Alimudin dalam sambutannya mengatakan iven pesta Budaya Tabuik merupakan kegiatan pariwisata yang secara rutin dilaksanakan oleh pemerintah setempat guna mendukung sektor pariwisata.

Iven Tabuik ini merupakan modal besar bagi pariwisata Kota Pariaman bila terus dikembangan dengain baik. "Tabuik ini diketahui sudah berlangsung sejak 1826 silam, hebatnya sampai saat ini mampu bertahan,” ujarnya.

Menurut dia tercatat sebanyak 7.000 wisatawan asal Iran yang melancong ke Indonesia setiap tahun, dan berharap akan menambah lagi kurang lebih 2.000 wisatawan dari Iran untuk tahun depan. “Kami akan mendukung pelaksanaan Tabuik setiap tahun dan akan mengajak wisatawan Iran lebih banyak lagi,” terangnya.

Deputi Pengambangan Pariwisata Nusanatar, Kemenpar, Esthy Reko Astuty mengatakan iven Tabuik ini sangat potensial mendatangkan wisatawan baik nusantara maupan mancanegara. "Karena itu pesta budaya Tabuik ini layak dimasukkan ke kalender iven wisata Nasional," terangnya.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan dampak pelaksanaan Tabuik sangat besara bagi pertumbukan perekonomian di Kota Pariaman.

Selama iven Pesta Budaya Tabuik berlangsung, sejak tanggal 1 Muharam hingga puncak acara ada sekitar 150.000 orang mengunjungi Kota Pariaman.

“Jika setiap orang belanja minimal Rp 50.000 dikali 150.000 orag maka ada 7,5 milyar rupiah yang beredar di Kota Pariaman. Jadi dengan modal Rp 1 milyar untuk pelaksanaan ini bisa meraup Rp 7,5 milyar,” terangnya.

Ketua Pelaksana Effendi Jamal menjelaskan iven Tabuik 2016 yang bertujuan mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata budaya dan bahari dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat ini diawali dengan Tabligh Akbar dan Doa Bersama tanggal 1 Oktober disusul kemudian sejumlah acara Prosesi Pembutan Tabuik, bermacam lomba seni, lagu dangdut melayu, dan lomba musik gamat.

“Di samping itu ada lomba membuat teh telur, miniman khas di Kota Pariaman, lalau seminar terkait Tabuik, dan pemutaran film serta ditutup dengan acra puncak di Pantai Gandoriah ini,” terang nya.

Saat acara sermonial beralgsung, dua Tabuik Gadang memasuki Pantai Gandoriah, ribuan masyarakat pun berduyun-duyun mendekatinya.

Sebelum sampai di dekat panggung seremonial, entah berapa kali para penggotong Tabuik itu berhenti untuk istirahat sejenak. Maklum mereka kelelahan menggotong Tabuik di medan berpasir.

Saat itulah ribuan warga mengabdikannya dengan kamera, HP, dan video. Tak sedikit yang bernaris ria, baik selfie maupun wefie.

Jelang Maghrib, proses Tabuik Tabuang ka Lauik dilakukan. Sayang, salah satu Tabuik belum sampai dibuang ke laut sudah ambruk di pantai kemudian jadi rebutan pengunjung.

Sedangkan satunya lagi berhasil dibuang ke laut, meskipun hanya di tepian saja. Ini dilakukan pihak penyelanggara untuk menjaga kelamatan pengunjung mengingat cuaca di perairan Pantai Gandoriah sedang berombak besar dan berangin kencang.

Lepas acara pembuangan Tabuik ke laut, hujan deras mengguyur lokasi puncak acara. Ribuan pengunjung berhamburan mencarai tepat pertedung di sepanjang warung makan, kedai kopi, dan tenda-tenda pedagang. Tak sedikit yang langsung kembali ke parkiran hujan-hujanan.

Secara keseluruhan puncak acara Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2016 berlangsung sukses, meskipun cuaca kurang mendukung namun tidak mengurangi keinginan ratusan ribu orang untuk menyaksikannya. Ini membuktikan peminat Tabuik bukan hanya semakin bertambah pun loyal.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

1 komentar:

Achmad Radian Gani 24 Oktober 2016 22.01  

Tabuik di pantai Gandariah ko hrs kita lestarikan dan masuk dlm kalender wisata nasional yg acaranya sangat meriah dan mengundang wisatawan mancanegara & lokal.ini satu2nya di Pariaman wisata yg langka & tradisional semoga thn depan lebih meriah dan banyak lg wisatawan yg datang.

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP