. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Jumat, 07 Desember 2018

Andalkan 10 Provinsi ini, Indonesia Targetkan Jadi Destinasi Wisata Halal Dunia Terbaik Tahun Depan

Bermodal 10 provinsi yang termasuk dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) atau Indeks Perjalanan Muslim tahun ini, Indonesia menargetkan berada di peringkat pertama Global Spirit Travel Index (GMTI) atau sebagai Destinasi Wisata Halal Dunia Terbaik 2019.

Ke-10 provinsi itu Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Lombok (Nusa Tenggara Barat).

Dari 10 provinsi itu, Lombok NTB ditetapkan sebagai destinasi wisata muslim terbaik versi IMTI.

Program IMTI merupakan hasil kerja sama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengam Mastercard-Crescentrating untuk menentukan peringkat destinasi wisata halal di Indonesia yang paling ramah terhadap wisatawan Muslim dengan kriteria yang ditetapkan sebagaimana digunakan Mastercard-Crescentrating GMTI yang mencakup empat area strategis, yaitu akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat atas terpilihnya Lombok sebagai destinasi wisata untuk hal-hal yang terbaik versi IMTI, diikuti Aceh dan Jakarta di posisi kedua dan ketiga.

"Kita targetkan Indonesia berada di peringkat pertama destinasi wisata halal dunia terbaik tahun depan," tegasnya di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Jika peringkat Indonesia.di peringkat pertama dunia, lanjut Arief akan memudahkan Indonesia merebut pasar wisata halal global yang diproyeksikan jumlah pengeluaran mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020 mendatang.

Sebagai catatan, tahun 2015 Indonesia menduduki tempat keenam dunia versi GMTI, tahun 2018 ada di peringkat kedua bersama dengan Uni Emirat Arab, sedangkan posisi pertama ditempati Malaysia.

Modal Indonesia lainnya untuk menjadi destinasi wisata halal dunia terbaik tahun depan, Indonesia lewat Lombok pernah memenangkan dua pennghargaan World Halal Travel Awards (WHTA) 2015 untuk kategori World Best Halal Tourism Destination sekaligus World Best Halal Honeymoon Destination.

"Pasca mendapatkan penghargaan bergengsi itu, kunjungan wisnus dan wisman ke Lombok meningkat hingga 50 persen, dari 1 juta pada 2016 menjadi 1,5 juta wisatawan pada 2017," tambah Arief Yahya.

Mayoritas wisatawan yang datang ke NTB berasal dari Australia, Malaysia, Singapura, dan dari beberapa wilayah di Indonesia.

Sebelumnya dalam konferensi internasional di Lombok, Executive Director Bank Indonesia (BI) Wiwiek Sisto Widayat mengatakan wisata halal tidak dapat berdiri sendiri. Namun juga menjadi bagian dari keseluruhan industri halal, yang juga mencakup sektor finansial dan pembiayaan.

Untuk itu, dari sisi Indonesia, sangat disadari pentingnya kerja sama dengan berbagai negara, pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mendorong pengembangan wisata halal.

Kerja sama, lanjut Wiwiek juga perlu dilakukan dengan pemangku kepentingan di daerah-daerah wisata halal.

"Untuk itu diperlukan pemahaman lebih dalam dari berbagai pihak dalam pengembangannya," imbau Wiwiek.

Naskah & foto : adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)

Captions:
1. Salah satu masjid utama di pulau seribu masjid, Lombok, NTB.
2. Masjid Baiturrahman atau Masjid Raya Banda Aceh menjadi ikon pariwisata Aceh.
3. Masjid Istiqlal salah satu daya tarik wisata Jakarta.

0 komentar:

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP