. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Rabu, 22 April 2015

Dua Pasang Owa Jawa Dilepasliarkan Pas Puncak KAA ke-60

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Yayasan Owa Jawa bekerjasama dengan Perum Perhutani akan melepasliarkan dua pasang Owa Jawa (Hylobates moloch) ke habitat alaminya di Gunung Puntang, kawasan Hutan Lindung Gunung Malabar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pelepasaliarannya akakan dilakukan bersamaan dengan peringatan puncak Konferensi Tingat Tinggi (KTT) Asia Afrika (KAA) ke-60, Jumat (24/4). 

Sekjen KLHK Hadi Daryanto menjelaskan pelepasliaran dua pasang Owa Jawa sebagai side event peringatan puncak KAA ke-60 untuk memberikan pesan kepada peserta KAA dan dunia bahwa Indonesia peduli akan pelestarian satwa langka dan hutan tropisnya.

“Owa Jawa adalah hewan yang monogami atau setia pada satu pasangan. Jadi Owa Jawa itu melambangkan loyaliltas. Kalau dikaitkan dengan KAA, seperti kesetiaan negara-negara peserta Asia-Afrika selama ini. Pelepasliaran Owa Jawa ini juga menggambarkan semangat gotong toyong antara negara-negara Asia Afrika untuk melanjutkan pembangunan yang sejalan dengan pelestarian keanekaragamanan alam yang menyokong kehidupan,” terang Hadi di Gedung KLHK, Jakarta, Selasa (21/4).

Menurut Hadi, Owa Jawa yang saat ini mendiami hutan-hutan dataran rendah dan tinggi di Jawa bagian Barat dan sebagian kecil di Jawa bagian tenah merupakan salah sartu dari 25 satwa prioritas yang menjadi peningkatan populasi sebesar 10 % dalam RPJM KLHK tahun 2015-2019 di site-site monitoring yang telah ditentukan.

Ketua Pengurus Yayasan Owa Jawa, Noviar Andayani menjelaskan dua pasang satwa endemik Jawa yang akan dilepasliarkan itu telah menjalani proses rehabilitasi selama 7-11 tahun di Javan Gibbon Center (JGC), Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. "Lamanya proses rehabilitasi itu bukan hanya untuk memastikan mereka sehat tapi juga agar mampu beradaptasi dengan lingkungannya nanti setelah mereka dilepasliarkan," kata Noviar.

Menurut Noviar lawasan Hutan Gunung Puntang yang berluas 8.800 hektar, berjarak sekitar 30 Km dari Kota Bandung, dipilih sebagai lokasi pelepasliaran, karena kondisi hutan konservasi yang dikelola Perhutani ini cukup baik sebgai habitat Owa Jawa.

“Owa Jawa itu suka dengan hutan lebat dengan pohon-pohon yang memiliki biji-bijian. Habitat satwa ini di hutan tropis basah yang lebat dengan tajuk atau kanopi pohonnya yang rapat atau saling berhubungan untuk memudahkan Owa berayun,” ujarnya. 

Kata Noviar setelah dilakukan pelepasliaran, dibentuk dua tim petugas yang terdiri dari Perhutani dan Yayasan Owa Jawa. “Tugasnya memonitor kegiatan Owa Jawa dan berpatroli untuk memastikan mereka tidak diburu lagi,” terangnya. 

Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar Mustoha menjelaskan 4 ekor Owa Jawa yang akan dilepasliarkan terdiri atas dua pasang yakni pasangan pertama bernama Robin (jantan) dan Moni (betina), kemudian pasangan kedua bernama Moli Ijantan) dan Nancy (betina). Keempat ekor Owa Jawa tersebut, sebelumnya menjadi satwa peliharaan masyarakat.

“Pelepasliaran dua pasang Owa Jawa ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya yang pertama pada 15 Juni 2013 dengan melepasliarkan sepasang Owa Jawa bernama Kiki dan Sadewa. Lalu pada 27 Maret 2013, satu keluarga Owa Jawa yang berjumlah 4 ekor yaitu pasangan Bombom dan Jowo dan dua anak mereka Yani dan Yudi juga telah dilepasilarkan ke lokasi hutan yang sama di Gunung Puntang,” jelas Mustoha. 

Menurut Mustoha kondisi Owa yang sudah dilepasliarkan saat ini sudah semakin menunjukkan kemampuan beradaptasi yang sangat baik. 

Naskah:adji kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com) 
Foto: adji & dok. Dephut 

Captions: 
1. Sekjen KLHK Hadi Daryanto (tengah), Ketua Pengurus Yayasan Owa Jawa Noviar Andayani, dan Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar memberikan keterangan pers terkait pelepasan 4 ekor Owa Jawa bersamaan dengan Puncak KAA ke-60. Foto adji k. 
2. Owa Jawa. foto dok ppid.dephut.go.id

0 komentar:

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP