. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Rabu, 02 April 2014

Ketika Jokowi Berziarah dan Berbelanja Buah di Banten

Dalam rangkaian kampanye nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Provinsi Banten, Jum’at (28/3), calon presiden yang diusung PDIP Joko Widodo (Jokowi) meluangkan waktu berwisata ziarah ke makam Syekh Sultan Maulana Hasanudin yang ada di Masjid Agung banten di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, sekitar 10 Km sebelah utara Kota Serang Kota Serang, Banten. 

Sebelum melakukan ziarah, Jokowi melakukan Shalat Jumat di Masjid Agung Banten, yang merupakan masjid tua dan bersejarah yang arsitektur menaranya unik, mirip bangunan mercusuar. 

Masjid ini dibangun pertama kali oleh Syekh Sultan Maulana Hasanudin (1552-1570), Sultan pertama dari kesultanan Banten, yang tak lain putra pertama dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari wali songo yang menyebarkan Islam di Jawa. Setelah wafat, Syekh Sultan Maulana Hasanudin di makamkan di Masjid Agung Banten.

Arsitektur masjid ini sebagaimana masjid-masjid lainnya, bangunan induknya berdenah segi empat. Namuan atapnya bersusun lima dengan bagian kiri dan kanannya terdapat masing-masing serambi. Atap lima tumpuk itu bermakna 5 Rukun Islam. Biasanya atap masjid-masjid di Jawa bertumpuk tiga.

Pengaruh arsitektur China terlihat di masjid ini, mengingat salah satu arsiteknya Tjek Ban Tjut atau Pangeran Adiguna yang berasal dari China namun ada yang menyebut dari Mongolia.

Pintu masuk masjid di sisi depan berjumlah enam yang berarti Rukun Iman. Enam pintu itu dibuat pendek agar setiap jamaah menunduk untuk merendahkan diri saat memasuki rumah Tuhan. Jumlah 24 tiang masjid menggambarkan waktu 24 jam dalam sehari.

Di serambi kiri yang merupakan bagian Utara masjid terdapat makam beberapa sultan Banten dan keluarganya, seperti makam Maulana Hasanuddin dan isterinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nashr Abdul Qahhar. Sedangkan di dalam tepat di serambi kanan Selatan terdapat pula makam-makam Sultan Maulana Muhammad, Sultan Zainul 'Abidin, dan kerabat kesultanan lainnya.

Di sisi Timur masjid terdapat menara setinggi 24 meter dengan diameter pangkalnya 10 meter. Menara ini dulunya selain tempat untuk mengumandangkan adzan juga untuk mengawasi perairan laut. Dibangun masa Sultan Haji tahun 1620 oleh seorang arsitek Belanda bernama Hendrik Lucaszoon Cardeel. Pada waktu itu, Cardeel membelot kepada pihak Kesultanan Banten, kemudian dianugerahi gelar Pangeran Wiraguna.

Di Selatan masjid ada bangunan yang dinamakan Tiyamah. Bentuknya berupa segi empat panjang dan bertingkat. Bangunan ini mempunyai langgam arsitektur Belanda kuno dan menurut sejarah hasil rancangan Lucazoon Cardeel. Dahulu bangunan ini dipergunakan sebagai tempat musyawarah dan diskusi keagamaan. 

Jokowi menjelaskan tujuannya berziarah ke makam Syekh Sultan Maulana Hasanudin di masjid tersebut untuk mendoakan Sultan Maulana, yang telah banyak berjasa bagi Indonesia. Menurutnya ziarah itu untuk mengingat sejarah dan budaya yang merupaka dua hal yang tidak boleh dilupakan oleh bangsa Indonesia. "Kita ingin mengenal lebih dalam, bagaimana sejarah dan budaya yang ada di Banten. Jadi tidak berkaitan dengan hal-hal berbau klenik,” jelasnya.

Mengenai banyaknya situs dan bangunan bersejarah di Banten, Jokowi tidak bisa berkomentar banyak lantaran dia mengaku belum melihat secara langsung. "Saya belum lihat semua. Nanti kalau sudah lihat, baru berkomentar," ujarnya. Sebelum Jum’atan Jokowi sempat berkunjung ke kediaman Ketua Kenadziran Banten TB Ismatullah Al Abas dan ketua sebelumnya, TB Fathul Adzim. Letaknya tidak terlalu jauh dari Masjid Agung Banten.

Jokowi membantah kalau kunjungannya itu bermaksud untuk meminta restu atau menggalang dukungan. “Kita datang untuk menjalin silaturahim,” akunya santai. 

Sebelum Jum’atan dan berziarah, Jokowi blusukan ke Pasar Induk Rau di Kota Serang. Gubernur DKI ini mengenakan pakaian lapangan, kemeja putih dan celana panjang bahan hitam. Jokowi menyusuri sela-sela pasar didampingi Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan sejumlah pengurus DPD PDIP Provinsi Banten sekitar pukul 08.30 WIB.

Seperti biasa, Jokowi disambut riuh para pedagang dan warga yang penasaran ingin melihat dan bersalaman dengannya. Dengan sabar, Jokowi menyalami satu warga yang menyambutnya dan melayani para pedagang serta warga yang ingin berfoto. Dia pun berbincang-bincang dengan para pedagang buah-buahan dan sayuran yang ada di dalam pasar Induk Rau. "Jangan lupa coblos PDIP ya," kata Jokowi sambil tersenyum. Jokowi juga belanja beberapa kilo buah-buahan seperti jeruk, rambutan, dan dukuh di pinggir jalan depan pasar tersebut. "Beli tiga kilo mas," kata Jokowi.

Kader PDIP Rano Karno berharap kedatangan Jokowi di Banten akan meningkatkan perolehan suara PDIP hingga memenuhi target perolehan 20 persen suara. Menurut aktor yang tersohor namanya lewat perannya dalam “Si-Doel Anak Sekolahan” ini massa mengambang di Banten hanya tinggal 15 persen yang kini diperebutkan semua partai. “Tentu dengan kekuatan Jokowi, semua kader PDI perjuangan makin semangat untuk memperebutkannya," ujarnya.

Massa mengambang itu semula menjadi penyumbang suara terbesar buat Golkar. Namun lantaran beberapa kader partai beringin ini terkena kasus dugaan korupsi antara lain Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adik kandung serta para koleganya, membuat suara yang awalnya mendukung Golkar, kini menjadi massa mengambang.

Naskah & foto: adji kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Captions: 
1. Menara masjid Agung Banten berbentuk mercusuar yang agak miring.

0 komentar:

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP