. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Minggu, 23 Agustus 2026

Mengenal Lebih Dekat Special Guide ke Puncak Sejatinya Gunung Kelud via Ngantang

 

Buat Anda yang berencana meraih Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang tak perlu khawatir, di Basecamp Omah Tepoes tersedia  pemandu panjat tebing profesional dan berpengalaman, di antaranya Slamet dan Yanu.

Kegiatan pendakian ke Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang di Kabupaten Malang, Jawa Timur dalam rangka turut merayakan Dirgahayu RI baru-baru ini, sudah saya siarkan, berikut dengan aktivitas membentangkan bendera Merah Putih dan Bendera Palestina sebagai tanda tetap teguh berada di barisan pembela Palestina.

Sejumlah keistimewaan pendakian ke Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang, juga sudah saya informasikan lewat tulisan yang tayang di website TravelPlus Indonesia dan konten video yang diunggah di reels IG @adjitopis. Termasuk panduan ke Omah Tepoes yang menjadi basecamp atau BC pendakian ke gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang ini.

Fenomena alam berupa air terjun awan atau cloud waterfall yang kadang tersaji di pendakian Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang berikut tips untuk melihatnya, pun sudah saya buat konten video lalu disebarluaskan link-nya.


Nah, tulisan keempat kali ini, spesial mengangkat dua pemandu panjat tebing yang mendampingi saya berserta 7 pendaki antara lain Zai-mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir dan Imanaa-saat ini kuliah di Malang serta Aris-yang bekerja di salah satu perusahaan transportasi di Malang, yang semuanya sama-sama ingin menggapai Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang.

Pemandu Beda Generasi
Kedua pemandu yang saya maksud, bernama Slamet berusia 50 tahun dan Yanu Saputra yang biasa disapa Yanu, berumur belum sampai 25 tahun.

Yanu sudah menikah dan memiliki anak pertama bernama Jennaira Regnala Putri Rinjani atau dipanggil Jenna yang masih berusia dua bulan.


Di pendakian kali ini, Yanu bertindak sebagai
leader atau pemanjat pertama yang bertugas membawa dan memasang tali utama (karmantel), memasang alat pengaman, dan mengaitkan tali untuk mengamankan dirinya dari bawah hingga atap jalur panjat tebing yang akan kami lalui.

Ditopang postur yang ideal sebagai pemanjat tebing ditambah pengalaman menjadi leader ke Puncak Sejati Kelud via Ngantang, membuat Yanu terlihat begitu ringan, mudah, dan cepat memanjat tebing hampir tegak 90 derajat kemiringannya, yang di bagjan bawah sebelah kanan tebing tersebut menganga jurang curam berbatu.

Sementara Slamet tak kalah gesitnya meskipun sudah masuk usia pra-lansia. Bertindak sebagai belayer, dia mengamankan Yanu saat memanjat. Tugas Slamet pun berlanjut mengamankan saya dan 7 pendaki lainnya memanjat tebing serta rappeling atau menuruni tebing.


Selepas memasang tali utama, Yanu turun kembali. Kemudian dia menjelaskan kepada kami cara memanjat yang tepat dan cepat sampai ke atas. Begitupun ketika melakukan scrimbling, Yanu memberitahukan teknik yang benar.

Alhamdulilah, kami satu persatu berhasil memanjat tebing dan scrimbling sampai bagian atas lalu lanjut ke Puncak Sejati dan berhasil berdiri bersama di puncak tertinggi Gunung Kelud via Ngantang yang memang menantang. Tak lupa membentangkan bendera Merah Putih dan bendera Palestina yang saya bawa.

Tak cuma itu, sebelum turun kami pun sempatkan naik ke Puncak Wisanggeni sebagai bonus untuk melihat Danau Kawah Kelud lebih leluasa dari atas, yang kali ini airnya berwarna hijau.


Ketika rappeling atau turun tebing, Yanu pun menerangkan cara yang tepat melakukannya. Sementara Slamet kembali bertindak sebagai belayer dengan sabar di bawah.

Pantas Diandalkan
Berdasarkan kinerja bagus keduanya tersebut, saya menilai Yanu dan Slamet merupakan pemandu spesial panjat tebing ke Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang yang pantas diandalkan.

Nah, kalau Anda dan rekan-rekan pendaki lain berencana meraih Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang, saya rekomendasikan dipandu dua pemandu panjat tebing beda generasi tersebut.


Profesi Spesial
Lalu kenapa saya membuat tulisan ini dan juga konten videonya yang tayang di reels IG @adjitropis?

Jawabannya ada dua, pertama untuk memberitahukan kepada publik bahwa tak perlu khawatir kalau ingin menggapai Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang lantaran tersedia beberapa pemandu berpengalaman di BC Omah Tepoes antara lain Slamet dan Yanu.

Kedua, sebagai jejak digital buat Jenna (putri pertama Yanu). Supaya nanti kalau sudah besar, Jenna tahu dan bangga memiliki ayah yang bekerja untuk keluarga sebagai rock climbing guide, sebuah profesi pekerjaan yang halal dan spesial karena tidak semua orang mampu melakukannya dan punya tanggung jawab besar membawa setiap kelompok pendaki menggapai Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang dengan aman, selamat, dan berkesan.

Naskah & foto: Adji TravelPlus, IG @adjitropis, tiktok @faktawisata.id, dan YouTube @kelana180

Captions:
1. Yanu, salah satu special guide ke Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang saat menjadi leader.
2. Pesona Puncak Panama dan di samping kanannya itu Puncak Sejati, puncak tertinggi Gunung Kelud via Ngantang.
3. Yanu menjelaskan cara memanjat tebing yang tepat dan cepat.
4. Slamet, special guide sekaligus rekan Yanu yang bertindak sebagai belayer.
5. Naik ke Puncak Wisanggeni juga sebagai bonus sebelum rappeling.
6. Alhamdulillah, 8 pendaki plus 2 pemandu berhasil menggapai Puncak Sejati Gunung Kelud via Ngantang sekaligus membentangkan bendera Merah Putih dan bendera Palestina. (foto: dok. rekan pendaki)


0 komentar:

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP