Selagi masih liburan lebaran di Lampung jangan cuma keliling objek-objek wisatanya. Upayakan mampir pula ke rumah makan yang menyajikan makanan khas Lampung untuk menyantap seruit dengan bermacam lauk khas termasuk lalapan sekebon.
Kenapa? Ya karena liburan lebaran di Lampung kalau belum makan seruit rasanya kurang komplet. Selain itu momen lebaran juga sangat pas untuk menikmati seruit karena bisa menyantapnya bersama keluarga, sanak saudara atau kerabat maupun sahabat mengingat seruit memang biasanya dimakan secara bersama-sama (bukan sendirian).
Apa itu seruit dan dimana menyantapnya? Istilah seruit berasal dari kata 'nyeruit' yang bermakna dilakukan bersama-sama. Dan ini menggambarkan masyarakat Lampung yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Seperti sudah disinggung di atas, seruit merupakan hidangan utama (main course) khas masyarakat Lampung yang terdiri atas nasi putih, lauk pauk antara lain ikan pindang, ikan goreng atau bakar, bermacam lalapan baik yang mentah ataupun yang direbus/dibakar serta tak ketinggalan sambal terasi yang dicampur dengan tempoyak (olahan durian matang atupun mangga yang sudah difermentasi).
Adapun ikan yang digunakan untuk seruit bukan ikan laut melainkan ikan sungai seperti baung, layis, dan belida. Sedangkan jenis lalapannya antara lain terong, timun, selada air, kol, kemangi, daun singkong, daun pepaya, tomat, labu, pare, jengkol muda, jagung muda (putren), petai. dan jantung pisang. Saking banyaknya, tak heran banyak yang menyebut lalapan seruit itu sekebon.
Salah satu cara nyeruit yang populer di Lampung adalah muput lesung yakni menyantap makanan langsung dari lesung/lumpang/cobek/cowet/cowek/layahnya. Jadi dalam satu lesung/lumpang/cobek/cowet/cowek/layah terdapat nasi putih, lauk antara ikan bakar/goreng, sambal seruit, dan aneka lalapan.
Rumah makan yang menyajikan seruit antara lain Seruit Buk Lin yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 8, Pahoman, Enggal, Bandar Lampung.
Rumah makan yang terbilang populer ini menyediakan paket seruit maupun satuan.
Paket seruit menu bakaran atau menu gorengnya.ada pilihan gurame, patin, gabus, nila, dan ayam. Paket seruit menu pepesnya ada pilihan patin dan baung. Paket seruit menu pindangnya ada pilihan iga dan patin. Setiap paket seruit tersebut sudah termasuk nasi putih, sayur asam, sambal mangga, sambal tempoyak, dan aneka lalapan.
Ada pula paket sang untuk 4 orang, paket bumi (6 orang), paket ruwa (8 orang), dan paket jurai (10 orang) serta seruit tampah untuk 7-10 orang dengan tiga pilihan paket 1, 2, dan paket 3.
Pilihan lain muput lesung menu bakaran, menu goreng, pepes, dan menu pindang. Selain itu ada sambal picit yang pas disantap dengan terong bakar dan ikan goreng.
Ada pula bermacam menu pendamping seperti seluang, cumi crispy, sayur goreng, terong goreng, tumis toge, perkedel jagung, dan tahu tempe gorang. Sedangkan minumannya antara lain es mangga serbat, es temon, es nanas, es jeruk, kopi Lampung, dan bermacam soft drink.
Pilihan rumah makan lainnya untuk menyantap seruit khas Lampung bersama orang-orang terdekat, ada Pindang Seruit Mentuha di Jl. Ryacudu, Way Dadi, Kec. Sukarame; Saburai Durian & Resto di Jl. Majapahit, Enggal; Sambal Lalak di Teluk Betung; dan Rumah Makan Sambal Seruit Buk Isah di Jl. Pramuka nomor 89, Rajabasa. Semuanya di Kota Bandar Lampung.
Selamat liburan lebaran, selamat nyeruit rame-rame di Lampung.
Naskah, foto & video: Adji TravelPlus, IG @adjitropis , Tiktok @FaktaWisata.id & YouTube @kelana180
Captions:
1. Menyantap seruit, makanan berat (hidangan utama) khas masyarakat Lampung.
2. Video aneka seruit khas Lampung yang ada di salah satu rumah makan ternama di Kota Bandar Lampung.
3. Lalapannya bermacam, ada yang mentah, direbus atau dibakar saking banyaknya disebut lalapannya sekebon.
4. Video makan seruit jadi pilihan berwisata kuliner saat liburan lebaran di Lampung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.