. q u i c k e d i t { d i s p l a y : n o n e ; }

Cerita Wisata Utama


Komodo itu pandai menipu. Saat diam, biawak raksasa ini seperti hewan lemah, padahal itu taktiknya untuk menyergap satwa lain dan manusia yang lengah. Seperti apa sifat dan prilaku aslinya? Simak profil sang predator berdasarkan pengamatan TravelPlusIndonesia (TPI) secara langsung di Pulau Komodo.

Komodo satu-satunya spesies terakhir dari keluarga monitor lizard yang mampu bertahan hidup dan berkembang. berdasarkan leaflet TNK, satwa berdarah dingin ini ditemukan pertama kali oleh seorang Belanda bernama JKH Van Steyn tahun 1911. Baru terkenal di dunia ilmu pengetahuan sejak 1912, tepatnya setelah peneliti dan ahli biologi, Mayor PA Ouwens memberikan julukan dalam tulisan berjudul “On a Large Varanus Species from the Island of Komodo” dengan nama ilmiah Varanus komodoensis.

Untuk mengetahui prilaku komodo sesungguhnya, TravelPlusIndonesia (TPI)mengamatinya langsung di habitatnya, Pulau Komodo. Ternyata komodo punya trik sendiri untuk mengelabui mangsanya. Dia pura-pura diam seperti sebatang kayu lapuk. Gerakannya lamban dan malas. Tapi setelah mangsanya lengah, dia segera menyergapnya dengan mulutnya yang moncong atau dengan bantuan ekornya dengan cara menyabet mangsanya sekeras mungkin. Kelebihan lain, predator licik ini dianugerahi penciuman yang sangat tajam, terutama bila mencium amis darah dan bau bangkai meski berjarak 2 Km.

Di habitanya, komodo lebih suka menyendiri (soliter). Sejak kecil, anak komodo dibiarkan mencari makan sendiri oleh induknya. Jarang sekali berkelompok kecuali di Banu Nggulung. Beberapa komodo di tempat ini malas mencari makan sendiri akibat terbiasa diberi umpan (feeding) gratis dari pengunjung, akhirnya populasi rusa, babi hutan, dan kerbau liar kian bertambah hingga mengganggu keseimbangan alam. Beberapa tahun belakangan, acara feeding dilarang.

Data inventarisasi komodo Taman Nasional Komodo (TNK), di Pulau Komodo jumlahnya sekitar 1.700 ekor, di Pulau Rinca 1.300, Gili Motang 100, dan 30 ekor di pulau-pulau kecil lain.

Diperkirakan masih ada sekitar 2.000 ekor lagi yang terpencar di Flores, yakni di pesisir Barat Manggarai dan pesisir Utara Kabupaten Ngada serta beberapa tempat di Kabupaten Ende. Bahkan hasil penelitian Auffenberg dari Amerika Serikat, komodo ditemukan sampai Timur Flores. Masyarakat Pulau Komodo dan sekitarnya menyebut komodo, ora. Tapi warga pesisir Utara Flores dan Ende, memanggilnya mbou. Di Pulau Rinca, perilaku komodo sedikit lebih ganas. Kulitnya kekuningan dan lebih bersih.

Buaya Darat
Menurut salah seorang peneliti khusus komodo yang TP temui di Pulau Komodo, musim kawin komodo terjadi pada Juli-Agustus. Jumlah jantan dan betina 4 berbanding 1. Lantaran tak seimbang sering terjadi perkelahian antar jantan untuk memperebutkan betina hingga terluka bahkan tewas. Komodo jantan sukar ditemukan saat musim kawin, sebab sibuk mengejar betina. Usai kawin, sang betina akan bertelur lalu menyimpannya di lubang. Betina bertelur 20-50 butir dan menjaganya selama 7 bulan. Bentuk telurnya oval, berwarna putih dengan panjang 9 cm, lebar 6 cm dan beratnya 105 gram. Setelah menetas, panjang rata-rata 18 inci atau 45 cm. Yang dewasa sekitar 2 meter, pernah juga dijumpai komodo sepanjang lebih dari 3 meter.

TP pun mengamati bayi komodo. Kulit bayi komodo berwarna kekuningan. Umur 10 bulan coklat muda. Usia 20 bulan ke atas berubah menjadi agak hitam, lalu coklat gelap setelah dewasa. Anak komodo langsung pandai memanjat pohon untuk mencari makan, sekaligus menghindar dari ancaman komodo dewasa. Santapan kegemarannya aneka serangga, cecak dan tokek. Setelah dewasa, lebih suka memangsa rusa, babi hutan, kerbau dan telur burung Gosong. Komodo dewasa tak bisa lagi memanjat pohon lantaran keberatan badan.

Selain suka memangsa hewan lain termasuk manusia, komodo dewasa juga suka menyantap anaknya (kanibal). Areal perburuan komodo dewasa di lokasi yang sering dilalui hewan dan manusia. Komodo menyukai semak dataran rendah, berbatasan dengan savana. Terkadang ada di dataran tinggi sekitar 400-600 meter dpl. TP juga melihat komodo berenang layaknya seokor buaya terutama jika melihat bangkai ikan besar yang mengapung di perairan. Wajar penduduk setempat menjulukinya buaya darat.

Berdasarkan pengamatan TP secara langsung di Pulau Komodo, predator yang dilindungi undang-undang seperti halnya Harimau Sumatera ini meski bukan termasuk satwa penyerang yang ganas, namun tetap berbahaya. Apalagi bila berada di TNK, di habitatnya itu komodo sebagai raja. Lengah sedikit, Anda bisa jadi mangsanya.

Cara yang amat saat berada di habitanya, Anda harus tetap waspada dan ditemani jawagana bila ingin melihat predator ini atau hendak berpergian ke obyek-obyek lainnya. Sebab bagaimanapun melihat komodo di habitatnya, di pulau Komodo dan pulau-piulau lain di TNK jelas jauh lebih mengasyikkan dibanding di kebun binatang. Atmosfir dan panorama yang bakal Anda dapat pasti lebih seru, menawan, dan mengesankan.

Bila Anda yakin bahwa sang predator yang kanibal ini menjadikan Pulau Komodo dan pulau-pulau lain di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) begitu berati dan berbeda dibanding kawasan lain, sebaiknya Anda memilih Taman Nasional Komodo agar terpilih sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia baru versi Yayasan New 7Wonders. Caranya dengan melakukan vote di http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees. Selamat memilih semoga Anda dapat menyaksikan bagaimana komodo menjqdi penguasa di habitatnya.***

Naskah & Foto: A. Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Rabu, 29 Agustus 2012

Menjaring Wisatawan Lewat Festival Kopi Indonesia



Indonesia salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia. Ada 14 provinsinya yang menghasilkan kopi dengan cita rasa berbeda. Kopi-kopi made in Indonesia itu pun sudah lama dikonsumsi dunia. Anehnya, belum banyak peminum kopi tersebut tahu kopi yang diteguknya itu berasal dari Indonesia. Bahkan belum begitu banyak dari para peminum kopi itu yang bertandang ke Indonesia khusus untuk menikmati kopi dan berwisata ke perkebunan kopi.

Salah satu solusinya, sejumlah pihak bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Festival Kopi Indonesia atau Indonesian Coffee Festival (ICF) dengan tujuan memperkenalkan kopi Indonesia baik secara nasional maupun internasional dan sekaligus menjaring wisatwan. Festival tersebut akan diselenggarakan pada 15-16 September 2012 di Museum Puri Lukisan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Director Indonesian Coffee Festival 2012, Ellyanthi Tambunan mengatakan 80 persen kopi-kopi Indonesia ada di luar negeri. Mirisnya banyak yang belum tahu kopi tersebut berasal dari sini. “Oleh karena itu, lewat festival ini kami ingin memopulerkan kopi Indonesia agar diketahui khalayak nasional dan juga internasional,” jelasnya saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (28/8/2012).

Peserta yang berpartisipasi dalam festival kopi ini, lanjut Yanthi begitu sapaan akrabnya adalah produsen kopi, petani kopi, restoran yang menggunakan kopi dalam menunya, peralatan minum kopi dan mesin kopi serta spa yang menggunakan kopi.

"Ampas juga juga bisa untuk spa, mengahluskan dan mengharumkan kulit lho," tuturnya.
Fstival ini juga akan diramaikan olehi komunitas kopi dan pecinta kopi yang terbuka untuk umum.

Adapun agenda acaranya antara lain barista workshop, bazaar kopi, kunjungan ke perkebunan kopi, dan perbincangan seputar kopi.

Tuti Mochtar dari Indonesian Coffee Festival 2012 menambahkan dalam acara barista workshop, akan dibuat pelatihan bagi para barista atau peracik kopi dengan menggunakan mesin espresso.

Dia berharap acaran ini diikuti juga oleh mahasiswa pariwisata dari Bali. “Di sekolah pariwisata di Jakarta dan Surabaya, barista sudah masuk dalam kurikulum pariwisata. Diharapkan nantinya akan ada sertifikasi untuk profesi barista," terang Tuti.

Kemasan acara bazaar kopi, Yanthi menjelaskan berupa pameran kopi dari berbagai daerah dalam bentuk stand atau booth yang diikuti produsen kopi maupun petani kopi.

Sedangkan tur wisata ke perkebunan kopi akan mengajak pengunjung festival mengunjungi perkebunan kopi di Kintamani untuk mengenal proses penanaman kopi serta melakukan diskusi dengan petani kopi setempat.

"Kebun kopi di Kintamani sudah mendapat hak geografis identikasi. Inilah kebun yang menjadi salah satu contoh perkebunan kopi terbaik di Indonesia karena sekaligus ada nsur agrowisatanya,” ungkap Yanthi.

Pangsapasar Meluas
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar mengatakan Kemenparekraf mendukung festival kopi Indonesia mengingat acara ini selain memperkenalkan kopi-kopi Indonesia sebagai salah satu kopi terbaik di dunia, pun sekaligus upayan menjaring wisatawan.

Diharapkan festival kopi yang kedua kali ini dapat menjadikan Indonesia sebagai kiblat kopi dunia serta memposisikan agrowisata kopi sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan sekaligus mengembangkan kuliner kopi sebagai gaya hidup yang menjadi bagian dari ekonomi kreatif.

“Pangsapasar kopi indonesia semakin meluas. Selain negara-negara Eropa juga beberapa negara Asia seperti Korea dan China. Belakangan di dua negara Asia itu ada pergeseran dari semua peminum teh berangsur-angsur juga menjadi peminum kopi. Ini merupakan peluang,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Sapta. Indonesia telah memiliki branding "Kopi Luwak" yang begitu terkenal di dunia. Di Busan Indonesia Center, Korea Selatan sudah ada kafe kopi luwak Indonesia. “Sehari dikunjungi 200 peminum kopi di negeri ginseng tersebut. Awalnya kita sempat ragu mengingat mereka adalah bangsa peminum teh,” akunya.

Kelemahan kopi Indoensia, menurut Sapta, Indonesia belum berani melakukan branding kopi. “Kita belum branding 'kopi tubruk' seperti halnya branding 'cappucinno'," ujarnya.

Padahal selain rasa kopi Indonesia yang beragam, pun ada daya tarik lainnya yakni teknik penyeduhan kopi itu sendiri. Contohnya cara menikmati kopi Gayo dari Aceh.

Kopi Gayo itu, lanjut Sapta bukan hanya kopinya yang terkenal, pun teknik pembuatannya juga unik. “Kopi diseduh dengan cara ditarik-tarik. Alat penyaringnya dulu itu pakai kaus kaki, kalau sekarang tidak pakaai itu lagi," terangnya.

Sapta pun menjelaskan, sekarang produsen kopi didunia bertambah. Selain Brazil dan Indonesia, kini Vietnam juga mulai bersaing. “Jumlah produksi kopinya menyaingi Indonesia. Mereka menjualnya dengan harga lebih murah,” ungkapnya seakan mewanti-wanti.

Ubud dipilih sebagai tuan rumah festival kopi Indonesia kali ini mengingat Ubud telah menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia. "Sebelumnya kami sudah menyelenggarakan Road to Indonesian Coffee Festival di Bandung tahun lalu," tutup Yanthi.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Selasa, 14 Agustus 2012

Musim Mudik Tiba, Catat Nomor Telp Penting



Mulai Minggu kemarin, sejumlah pemudik sudah mulai meninggalkan Kota Jakarta dan kota-kota besar lain ke kampung halaman. Ada yang membawa kendaraan pribadi mobil dan sepeda motor, ada juga yang menggunakan kendaraan umum, terutama pesawat dan kapal laut. Jumlahnya memang belum membludak tapi dipastikan semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri jumlahnya akan semakin meningkat.


Sampai sepekan menjelang Lebaran, tercatat sudah 578.181 orang atau 3,61% dari perkiraaan total 15,99 juta pemudik. Puncak arus mudik diprediksi bakal terjadi antara Kamis (16/8/2012) dan Jumat (17/8/2012) besok.

PT Astra Honda Motor (AHM) Rabu pagi ini (15/8/2012) memberangkatkan 2.507 pemudik dari kantor pusatnya di Sunter, Jakarta Utara. Jumlah itu diperoleh dari pengiriman unit sepeda motor yang sudah dilakukan sebelumnya (12 Agustus) yakni 1.078 unit.

Dari jumlah itu, 527 unit sepeda motor dengan 1.210 pemudik bertolak ke Semarang dan 551 unit (1.297 orang) ke Yogyakarta. Seluruh pemudik diangkut dengan 58 bus dan sepeda motor dengan 24 truk.

Sedangkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberangkatkan pemudik dari dealer DDS Yamaha, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, hari ini juga. Agak berbeda, Mudik Asik Yamaha (MAY), kali ini pemudik benar-benar tak bawa sepeda motor karena Yamaha tidak tidak memfasilitasi.

MAY tetap banjir peminat. Kuota untuk Jakarta dibatasi hanya 500 kepala keluarga dan berangkat menggunakan 10 bus pariwisata. Jalur mudik dibagi menjadi dua, lewat Utara finish di Semarang, dan melalui Selatan sampai Yogyakarta. Pemudik bisa turun di kota-kota besar mana saja asal konfirmasi terlebih dahulu.

YIMM juga mengadakan kegiatan serupa di kota lain. Di Sumatera, start dari Medan, Sumatera Utara, YIMM memberangkatkan sekitar 300 pemudik ke Binjai dan Langkat, serta rute lain menuju Binjai, Lubuk Pakam, dan Tebing Tinggi. Di Sulawesi, diberangkatkan 400 pemudik dari Sinjai menuju Kendari, dan dari Polewali finish Palu dan Manado.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di sejumlah titik di jalur utama mudik lewat darat tersedia sejumlah posko mudik dengan berbagai fasilitas, seperti ruang istirahat, game station, takjil, dan kursi pijat.

Fasilitas tersebut dapat Anda gunakan, terutama pemudik yang membawa kendaraan pribadi baik mobil mauapun sepeda motor, untuk sekadar melepas kantuk, penat , dan lelah.

Selain tetap menjaga kesehatan dengan makan dan minum yang cukup serta beristirahat jika sudah meraasah capek, tak ada salahnya Anda yang berniat mudik untuk berlebaran di kampung halaman tahun ini mencatat sejumlah nomor telepon penting yang dapat Anda gunakan saat mengalami kondisi darurat seperti kecelakaan atau membantu orang lain yang tertimpa musibah di perjalanan.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan mudik Anda, sebaiknya catat nomor telepon polisi berikut ini:

Ditlantas Polri (021 7989702 / 021 7994515), Polsek Jonggol (021 89931174), (Polsek Merak 0254 571210), Polres Karawang (0267 402204), Polsek Karawang (0267 402516), Polsek Pabuaran (0260 711873), Polres Subang (0260 411209), Polsek Cicalengka/Nagrek (022 794310), Polsek Ciasem (0260 520110), Polsek Pamanukan (0260 551110), Polsek Majenang 0280 (621010), Polwil Cirebon (0231 358104), Polres Indramayu (0234 272708), Polsek Kadanghaur (0234 505510), Polsek Losarang (0234 505110), Polsek Lohbener (0234 274401), Polsek Karang Ampel (0234 484210), Pol PJR Jatibarang (0234 351029), Polsek Juntinyuat (0234 428007), Polsek Sukra (0234 610011), Polsek Arjawinangun (0231 357110), Polsek Ciwaringin (0231 342700), Polsek Depok {Cirebon} (0231 341101), Polsek Palimanan (0231 341240), Polsek Kedawung (0231 486722), Polsek Sumpiuh (0287 71110), Polsek Bumiayu (0289 432107), dan Polsek Kutoarjo (0275 641110).

Kalau kendaraan Anda ngadat di jalan, kunjungi salah satu dari sejumlah nengkel di jalur mudik via darat tahun ini.

Pertama, bengkel Honda yang jumlahnya 71 bengkel yang digelar PT Honda Prospect Motor (HPM) dengan program “Honda Emergency Service 2012? dari 15 Agustus sampai 26 Agustus 2012.. Lokasi bengkel dan posko siaga Honda tersebut dapat Anda unduh di http://hondaisme.iMobili.com.

Kedua, bengkel siaga Daihatsu (24 bengkel) yang dibuat PT Astra Daihatsu Moto dari 15 Agustus - 1 September. Selain di Jawa dan Bali, Daihatsu juga menyiapkan bengkel di Lampung, Medan, dan Makassar.

Ketiga, bengkel Yamaha (30 bengkel) dan 10 pos jaga Lebaran untuk melayani pemudik yang menggunakan sepeda motor Yamaha di jalur mudik sejak 15 - 23 Agustus.

Keempat, bengkel Astra (162 bengkel) dan 27 posko yang digelar PT Astra International Tbk di sepanjang jalur mudik Jawa-Bali sejak H-7 hingga H+7 Lebara. Astra juga menyiapkan 21 mobil service, 27 mobil Garda Siaga, 33 mobil emergency roadside assistance, dan fasilitas penunjang lainnya. Bengkel dan posko tersebut khusus buat konsumen mobil pabrikan Astra seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, dan BMW.

Kelima, bengkel Suzuki (40 bengkel) yang dibuat PT Suzuki Indomobil Motor mulai 16 Agustus sampai 21 Agustus. Bengkel-bengkel tersebut buka 24 jam selama mudik. Selian di Jawa dan Bali , juga ada di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Buat Anda yang menggunakan kendaraan pesawat udara dan kapal laut, ada baiknya mencatat nomor telepon Posko Kesehatan Pelabuhan dan Bandara berikut ini.

Posko Info Kesehatan (021 500567/081281562620), Posko Mudik Sehat (021 42877587), Bandara Polonia dan Pelabuhan Belawan (061 694718 / 061 694718), Pelabuhan Palembang (0711 420103), Bandara Raden Intan Lampung (0721 31144), Pelabuhan Merak Banten (0254 571083 / 0254 572491), Bandara Soekarno Hatta (021 5506068), Pelabuhan Tanjung Priok (021 43931945), Bandara Husain Sastranegara Bandung (022 6043378), Pelabuhan Cilacap (0282 534825), Pelabuhan Semarang (024 3543424), Bandara Adi Sucipto Yogyakarta (031 3293231 / 031 3293554), Pelabuhan Probolinggo dan Pelabuhan Bayuwangi (0335 421917
14), dan Pelabuhan Gili Manuk Denpasar dan Bandara Ngurah Rai (0361 93510433)

Tak kalah penting, mencatat sejumlah nomor telp tol jika Anda mudik melewati jalur bebas hambatan.

Tol Jakarta-Bandung (021 80880123), Tol Semarang (024 7607777), Tol Surabaya (031 7879999 / 031 7878080),Tol Belmera (061 6611701), dan Tol Palikanci (0231 484268).

Biar mudik Anda nyaman, sebaiknya gunakan posko mudik yang Anda temui di sepanjang jalur pulang kampung untuk beristirahat sejenak. Begitu juga bengkel siaganya untuk mencek kondisi kendaraan Anda sebelum melanjutkan perjalanan hingga sampai di kampung halaman tercinta dengan sehat.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Senin, 13 Agustus 2012

Sebelas Gunung Favorit Pendaki Pascalebaran 2012



Liburan lebaran tahun ini, sejumlah organisasi pecinta alam maupun komunitas pegiat alam bebas dan pendaki gunung menggelar pendakian ke gunung-gunung popular di Tanah Air secara massal atau biasa dikenal dengan Pendakian Massal (Penmas). Ada juga yang mendaki dalam kelompok kecil (small group) dan bahkan perseorangan. Dari sekian gunung tersohor di negeri ini, sekurangnya ada sebelas (11) gunung yang paling diminati para pendaki untuk mengisi liburan Lebaran kali ini.

Setelah sebulan puasa frekuensi pendakian gunung menurun, dipastikan liburan lebaran bakal kembali marak. Tahun lalu (2011) penulis memuat 10 gunung pilihan para pendaki mengisi liburan lebaran. Tahun ini ada 11 gunung yang paling diincar para pendaki untuk mengisi liburan lebaran bersama rekan-rekan sehati. Selain ada perubahan peringkat, pun ada tiga (3) gunung tersohor lainnya yang masuk dalam kelompok terfavorit tahun ini yakni Gunung Ceremai, Lawu, dan Gunung Seulawah Agam.

1. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat
Gunung setinggi 3.726 mdpl di Pulau Lombok, NTB ini menjadi gunung berapi paling diidolakan para pendaki Indonesia. Factor pemikatnya terletak pada keindahan panoramanya dari awal hingga puncaknya.

Dari puncaknya, kala cuaca bersahabat, para peniknatnya ditawarankan menu alam berupa Gunung Tambora di Sumbawa, Gunung Agung di Bali, dan Gunung Ijen - Merapi di Banyuwangi. Sebelumnya, disuguhi beberpa obyek alam menawan terutama Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 mdpl.

Jalur umum yang kerap ditapaki pendaki ke puncaknya ada dua, yakni jalur Desa Senaru (500 mdpl ) dan Desa Sembalun Lawang (1.200 mdpl). Yang terfavorit, tentu saja dari Sembalun karena irit 700m ketinggian lalu turun ke Senaru. Tapi jalur Sembalun lebih panjang dan datar dengan cuaca yang lebih terik mengingat meliontasi padang ilalang atau savana. Sementara Senaru lebih terjal dengan cuaca yang lebih lembut lantaran berhutan rimbun.

Waktu tempuh ke puncaknya sekitar 3 hari 2 malam, medan ke puncaknya terbilang lumayan menantang meninti di bibir kawang yang berpasir dan gampang terperosok. Kendati begitu semua lelash terhapus oleh pemandangan nan cantik. Tak salah bialng gunung ini disebur-sebut salah satu gunung tercantik di negeri ini. Ada dua obyek lain yang bias dikunjungi yakni Gua Susu dan Gunung Baru Jari yakni anak Gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau. Namun butuh 2 hari lagi untuk menikmati keduanya.

2. Gunung Semeru, Jawa Timur
Atapnya Pulau Jawa yang berketinggian 3.676 mdpl ini pun menjadi gunung favorit pendaki Indonesia dengan puncaknya yang berlabel Mahameru dan kawah di puncaknya yang bertitel Jonggring Saloko.

Gunung ini salah satu obyek yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Selain dia juga ada lembah seluas 50.273,3 Hektar dengan sejumlaha gunung di dalam Kaldera Gunung.Tengger antara lain Gunung Bromo (2.392m), Batok (2.470m ), Kursi (2.581m), Watangan (2.662 ) dan Gunung Widodaren (2.650m) serta 4 ranu (danau) yakni Ranu Pani, Regulo, Kumbolo, dan Ranu Darungan.

3. Gunung Gede, Jawa Barat
Dari sekian gunung yang ada di Provinsi Jawa Barat, Gunung Gede masih menjadi yang terfavorit. Pendakinya bukan datang dari Jabodetabek (Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang dan Bekasi), dan kota lain di Jawa Barat seperti Bandung dan Sukabumi. Pun dari kota lain di Jawa dan luar Jawa.

Bahkan pendaki mancanegara kerap mendaki gunung ini. Selain dekat dengan dua kota besar yakni Jakarta dan Bandung, serta mudah menjangkau titik awal pendakiannya, panorama di puncak gunung aktif ini pun cantik.

4. Gunung Papandayan, Jawa Barat
Pasca letusan 7 tahun lalu, Gunung yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat ini semakin diminati pendaki lantaran perubahan alamnya yang kian cantik, terutama sekitar kawah utamanya. Semakin banyak dinding tebing berwarna kekuningan dan kawah baru yang muncul di Gunung Papandayan.

Medan pendakiannya relatif mudah, bahkan sampai mendekati kawah bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat. Ini alasan lain mengapa gunung ini kerap dikunjungi bukan cuma pendaki tapi juga wisatawan biasa.

5. Gunung Merbabu, Jawa Tengah

Gunung yang memiliki 7 puncak ini begitu diminati kalangan pendaki Jateng dan Jogja. Panorama khasnya selain puncak 7 itu juga savana dan Matahari tenggelamnya (sunset) yang eksotis. Lambat laut warna langit dan awannya pun berubah. Semakin mendekati mentari tenggelam, warna kuning keemasan begitu mendominasi. Sunset-nya berornamen Gunung Sindoro dan Sumbing. Sedangkan savananya cukup luas, mencakup lembah, lereng, dan punggungnya bak hamparan permadani alami raksasa bila dilihat dari kejauhan.

Ada 4 jalur pendakian yang biasa dipakai pendaki untuk mencapai puncak – puncak merbabu, yakni jalur Wekas, Chuntel, Gentis, dan Thekelan. Namun yang paling popular jalur dari Wekas dan Thekelan.

Jalur Wekas sangat populer dikalangan pendaki Kabupaten dan Kota Magelang. Selain lebih dekat juga banyak terdapat sumber air. Waktu tempuhnya sekitar 6 - 7 jam. Jalur Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Ketasan, Kabupaten Semarang diminati kalangan pendaki di Kabupaten dan Kota Semarang.

6. Gunung Marapi, Sumatera Barat
Gunung berapi ini tergolong paling aktif di Sumatera. Sudah 50-an lebih meletus. Justru keaktifannya itulah yang menjadi daya tarik gunung ini hingga sering didaki. Gunung berketinggian 2.891 mdpl ini dapat dilihat dari Bukit Tinggi, Padangpanjang dan Kabupaten Tanah Datar.

7. Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan
Gunung berketinggian 2.830 mdpl yang berada di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel ini menjadi salah satu gunung favorit pendaki Kota Makassar dan sejumlah kabupaten di Sulsel selain Gunung Lampobattang. Jaraknya sekitar 75 Km dari Kota Makassar. Di lereng gunung ini ada Malino, tempat wisata berhawa sejuk.

Yang unik selain pendaki, gunung ini pun kerap didaki oleh penganut sinkrerisme yang meyakini gunung ini sebagai tempat pertemuan para wali. Mereka menjalankan ritual ibadah haji ke puncak gunung ini setuap musim haji atau bulan Zulhijjah bersamaan dengan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Dan pada tanggal 10 Zulhijjah, mereka melakukan salat Idul Adha di puncak Gunung Bawakaraeng atau di puncak Gunung Lompobattang.

Ada beberapa rute menuju puncaknya. Rute yang sering digunakan pendaki lewat Desa Lembanna yang berada di ketinggian 1400 mdpl. Waktu tempuh sampai puncaknya sekitar 6 - 8 jam. Pemandangan dari puncaknya antara lain panorama laut dan Kota Makassar di arah Barat dan Gunung Lompobattang di arah Selatan. Obyek alam menarik di dekat basecamp desa terakhir, antara lain Air Terjun Lembanna yang berair dingin.
Pasca lebaran, gunung ini kembali ramai didaki oleh sejumlah komunitas pecinta alam di Sulsel.

8. Gunung Dempo, Sumatera Selatan
Gunung tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan dengan ketinggian 3.195 mdpl ini menjadi gunung favorit pendaki sekitar Sumsel dan Bengkulu. Biasanya kalau dari Sumsel jalur yang dipilih lewat Pagaralam yang berpanorma indah, sekitar 7 jam perjalanan darat dengan kendaraan roda empat dari Palembang.

Gunun ini diminati karena selain airnya jernih dan mudah didapat sampai setengah perjalanan, pendakian ke puncak utamanya pun tidak terlalu sulit, dan yang pasti pemandangan dari puncaknya indah. Dari puncaknya terlihat kawah, pemandangan Provinsi Bengkulu dengan Lautan Hindia, dan hamparan lembah indah.

Pendaki yang tertarik mendaki gunung ini pasca lebaran bukan cuma dari Sumsel dan Bengkulu tapi dari komunitas yang ada di wilayah luar Sumatera.

9. Gunung Lawu
Gunung berketinggian 3.265 mdpl ini beradaa diperbtasan Provinsi Jawah Tengah dan Jawa Timur dengan tiga puncaknya yakni Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling ,dan Hargo Dumilah sekaligus puncak tertingginya.

Di lereng gunung ini terdapat sejumlah tempat yang populer sebagai tujuan wisata, antara lain Grojogan Sewu di daerah Tawangmangu dan Telaga Sarangan.
Jalur pendakian umumnya ada dua yakni Cemorokandang di Tawangmangu, Jawa Tengah, dan Cemorosewu di Sarangan, Jawa Timur. Gerbang masuk keduanya terpisah hanya 200 m.

10. Gunung Ceremai
Gunung berketinggian 3.078 mdpl ini berada di wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningandan Kabupaten Majalengka,Provinsi Jawa Barat. Gunung ini berkawah gandaa. Kawah Barat yang beradius 400 m terpotong oleh Kawah Timur yang beradius 600 m. Pada ketinggian sekitar 2.900 m dpl di Lereng Selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet.

Gunung ini termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ceremai (TNGC), yang memiliki luas total sekitar 15.000 hektar.

Ada beberpa julur menuju puncaknya. Namun yang terpopuler jalur melalui Desa Palutungan dan Desa Linggarjati di Kabupaten Kuningan, dan Desa Apuy di Kabupaten Majalengka. Selain itu jalur dari Desa Padabeunghar di perbatasan Kuningan dengan Majalengka bagian Utara.

11. Gunung Seulawah Agam, Aceh
Gunung dengan tinggi 1726 mdpl ini berada di Kecamatan Saree, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Nam lain gunung berhutan rimbun ini antara lain Solawa Agam, Solawaik Agam, Selawadjanten, dan Goldberg.

Jalur pendakian utama yang sering digunakan para pendaki di Aceh adalah lewat Kampung Suka Makmur, Desa Suka Damai, Kecamatan Saree, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Salah satu organissai pecinta alam yang kerap mendai gunung ini adalah Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jabal Everest, Universitas Jabal Ghafur, Sigli, Aceh. Sebelum Ramadhan mereka sudah beberapa kali mendaki gunung ini, dan pascalebaran mereka pun berencana mendaki kembali. Dan tentunya juga sejumlah komunitas pendaki lain dari Banda Aceh dan kota lain di Aceh.

Itulah 11 gunung favorit pascalebaran 2012 ini berdasarkan pantauan penulis selama Ramadhan ini.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan
(adji_travelplus@yahoo.com)

NB.: Tulisan ini boleh disebarluaskan untuk informasi dan lainnya asal mencantumkan/menyebutkan penulis dan sumbernya, trimakasih.

Read more...

Sapta: GBN 2012 Sudah OK Tapi Kurang Ekspresif



Jika saat latihan di Ciibubur, Sabtu (11/8/2012) mendapat pujian Menparekraf Mari Elka Pangestu, justru saat tampil di Konser Perdana di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Minggu (12/82012), peserta Gita Bahana Nusantara (GBN) 2012 mendapat respon kurang ekspresif dari Wamen Parekraf Sapta Nirwandar. “Powernya kurang maksimal. Kalau tidak kuat dan tidak ekspresif nanti jadi senyap dan adem-adem saja,” ujarnya.

Apa yang dilontarkan Sapta Nirwandar rasanya memang tepat. Berdasarkan pantauan Travelplusindonesia saat peserta GBN 2012 latihan di Cibubur dan konser perdana di Balairung Soesilo Soedarman jelas lebih baik ketika mereka latihan. Saat itu mereka tampil lebih lepas dan suaranya pun bergema.

Bisa jadi saat tampil di konser perdana, mereka gugup dan diperparah dengan sound system di gedung Balairung itu yang memang kurang baik. Padahal mereka sudah tampil dengan pakaian berjas lengkap dan rapih dibanding saat latihan yang hanya mengenakan kaos seragam GBN 2012.

GBN sebagaimana dikatakan Sapta Nirwandar, diluncurkan pada 2003 oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dan kemudian dilanjutkan Kemenparekraf.

Peserta paduan suara terdiri atas wakil dari 33 provinsi se-Indonesia, yang dipilih berdasarkan audisi di daerah masing-masing. Sementara anggota orkestra dipilih dari seleksi di Jakarta dan Yogyakarta.

GBN 2012 kali ini menghadirkan seorang solois, Brian Putra H Simarmata dari NTB yang membawakan lagu karya presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang menurutnya SBY adalah seniman besar.

Pembentukan GBN, lanjut Sapta bertujuan menjaring bakat generasi muda dalam seni suara dan musik sekaligus menanamkan nilai-nilai kebudayaan Indonesia di kalangan generasi muda serta untuk menjalin persatuan dan kesatuan.

Selain ekspresi yang harus diperhatikan, Sapta juga menghimbau agar paduan suara juga melakukan koreografi yang pas dan menarik yang mendukung lagu yang dibawakan. “Kalau lagu sedih mimiknya sedih dan kalau lagunya gembira dan bersemangat mimiknya juga harus terlihat senang. Dan lebih menarik kalau ada gerakannya,” imbaunya.

Sapta juga meminta para peserta GBN 2012 untuk menjaga kesehatannya agar saat tampil di Istana Merdeka 17 Agustus 2012 dalam perayan HUT RI ke-67 nanti lebih prima.

“Perlu diingat, selain power suara, juga harus lebih ekspresif dan bersemangat lagi agar suaranya terdengar hingga tribune utama, tempat Presiden, Wapres, anggota kcabinet, para duta besar dan tamu kehormatan lainnya duduk,” pintanya.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Mari: GBN 2012 Keren Habis Bikin Merinding



Usai latihan menyuguhkan 7 lagu, Gita Bahana Nusantara (GBN) 2012 mendapat pujian hangat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, di Pemusatan Pelatihan Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (11/8/2012). “Keren abies, bikin saya merinding” kata Mari singkat seraya disambut tepukan hangat.

Apa yang dirasakan dan spontan diutarakan Mari bukanlah berlebihan atau lebay istilah anak sekarang. Sabtu sore itu, GBN 2012 yang berjumlah 119 peserta, terdiri atas 132 pelajar paduan suara dan 66 anggota orkestra itu memang berhasil membuat sejumlah penontonnya takjub seperti yang dirasakan Mari. Tepukan hangat tak pernah reda, usai setiap kali mereka beraksi.

Pada sesi pertama, mereka mempersembahkan 2 buah lagu yakni lagu Indonesia raya dan Satu Nusa Satu bangsa pada sesi pertama. Kedua lagu tersebut akan mereka bawakan dalam acara paripurna di DPR/MPR pada 16 Agustus 2012.

Pada sesi kedua, GBN 2012 yang merupakan program unggulan direktorat Pengembangan Seni Pertunjukan dan Industri Musik, direktorat Jenderal ekonomi Kreatif berbasis Seni dan Budaya, Kemenparekraf ini menyajikan 5 lagu yakni Hari Merdeka karya HS Mutahar, Hymne Kemerdekaan (Ibu Sud) , Bersatu Maju (Susilo Bambang Yudhoyono), Medley lagu daerah antara lain Sing Sing So dari Sumatera Utara, Manuk Dadali (Jawa Barat), Ilir-ilir (Jawa Tengah), Sapu Tangan Bapucu Ampat (Kalimantan Selatan), O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara), Rasa Sanyange (Maluku), dan Waninggap (Papua) serta lagu penutup berjudul Syukur ciptaan HS Mutahar.

Kelima lagu tersebut akan mereka tampilkan di Istana Negara, Jakarta pada 17 Agustus 2012 saat perayakan detik-detik Proklamasi yang dihadiri presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono beserta sejumlah menteri dan duta besar serta tamu kehormatan lainnya.

Usai memuji habis-habisan, Mari berpesan supaya saat tampil di Istana Negara nanti, para peserta GBH 2012 harus lebih bersemangat dan jangan lupa tersenyum sehingga akan lebih terasa mengingat acara ini live. “Acara nanti kan di outdoor jadi volume suaranya harus lebih tinggi dan terjaga dan semangatnya harus lebih tinggi. Kalau sekarang masih 80 persen, nanti mudah-mudahan bisa leih dari 100 persen," imbau Mari yang disambut tepukan hangat lagi dari para peserta GBH 2012 dan penonton.

Mari yang didampingi Dirjen NBSF Ukus Kuswara dan Direktur Film Syamsul Lussa juga memuji Singgih Sanjaya selaku dirigen sekaligus peƱata artistik GBN 2012 yang telah berusaha keras meramu sejumlah lagu sehingga menjadi megah dan menggugah. “Ini sebuah kolaborasi yang indah antara orkestra, musik tradisional dan paduan suara,” jelasnya.

Acara Favorit
Menurut Mari penampilan GBN di Istana Merdeka merupakan acara yang paling ditunggu-tunggunya bahkan mungkin sebagian besar bangsa Indonesia. “Ini adalah acara kenegaraan favorit saya. Entah saya menjadi merasa lebih bangga dan makin cinta dengan Indonesia setiap kali mendengarkan lagu-lagu kebangsaan dan lagu daerah di acara ini,” akunya.

Saking bersemangatnya, Mari pun meminta GBN 2012 menampilkan dua lagu daerah lagi. Akhirnya terpilih pelajar dari Provinsi Kalimantan Barat, kemudian disusul pelajar dari Papua dan Papua Barat yang bukan saja menyuguhkan kekhasan suaranya pun koreografi gaya Papua.

Tak puas sampai disitu, sejumlah peserta GBN meminta salah seorang rekannya yang biasa disapa "Dewi Metal" untuk tampil bernyanyi. Dan rupanya, penampilan pelajar asal Sumatera Utara yang membawakan lagu daerahnya itu menjadikan latihan pagelaran orkestra dan paduan suara GBN 2012 itu terasa sempurna.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Senin, 06 Agustus 2012

Sepuluh Karir yang Cocok Buat Petualang


Anda petualang? Hobi mengembara kemana-mana. Jelejahi satu kota ke kota lain. Masuki desa, dusun, pedalaman, dan pelosok tak terjangkau. Datangi pantai, laut, gunung sampai masuk perut bumi. Tapi terkendala waktu dan pekerjaan. Nah, mulai sekarang rancanglah pekerjaan yang bakal menunjang hobi Anda itu. Berikut ini 10 karir yang cocok buat orang-orang yang gemar berpetualang seperti Anda.

Pertama, Penulis Wisata. Pekerjaan ini jelas paling mendukung hobi Anda. Terlebih yang dipegangnya itu rubrik khusus wisata petualangan. Klop banget. Untuk mencapai kariri ini, Anda bisa mengikuti pendidikan formal maupun non formal. Misalnya ambil kuliah jusrnaslitik kemudian menulislah setiap melakukan penjelajahan kemananapun, lalu kirim ke media cetak baik majalah, koran maupun tabloid. Atau Anda bisa membuat webblog khusus petualangan Anda sendiri. Semua itu modal buat Anda melamar pekerjaan sebagai penulis khusus wisata nanti.

Kedua, Fotografer Landscpe. Ini juga salah satu pekerjaan yang amat mendukung hobi mengembara Anda. Memotret landscape jelas ke luar ruangan, ke tempat-tempat indah dan asri seperti pantai, pulau, gunung, dan sebagainya. Hasil fotonya dapat Anda kirim ke sejumlah media, kalau Anda bisa menulis ada baiknya sekalian dengan tulisn. Kalau tidak ya bisa berupa essay foto. Untuk mencapai karier ini Anda bisa belajar otodidak maupun kursus di sekolah fotografi.

Ketiga, Pemandu Wisata Petualangan. Yang satu ini jelas sekali sangat beriringan dengan hobi Anda. Sambil bekerja, seperti karier sebagai penulis dan fotografer, Anda bisa melakukan hobi itu. Ibarat pepatah, sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui. Sekali menyelam sambil minum air. Untuk mencapai karir ini, Anda harus punya modal pendidikn formal maupun non. Berdasarkan pengalaman Anda membawa rombongan ke obyek-obyek petualangan bisa menjadi modal untuk Anda membuat sendiri paket-paket wisata petualangan lalu menjualnya. Sekarang ini banyak sekali operator-operator petualangan lepas yang mempromosikan paket-paketnya lewat jejaring sosial Facebook, Twitter, dll.

Keempat, Entertainer (penyanyi). Kalau Anda berbakat menyanyi dan punya skil tampil di depan umum menghibur berbagai kalangan dan lapisan masyarakat, mengapa tidak Anda jadi penyanyi saja. Karir ini juga mendukung hobi Anda itu, karena bakal kerap diundang ke berbagai daerah dan kota untuk mentas dan lainnya.

Kelima, Pekerja Jasa Transportasi (sopir, nahkoda, dll): Sekalian mengantar tamu Anda ke obyek wisata, kariir sebagai sopir travel agent juga membantu Anda menyalurkan hobi Anda. Sekalipun waktunya terbatas, paling tidak Anda bisa pergi dengan tamu yang Anda bawa. Begitupun dengan profesi di bidang transportasi lain seperti masinis, pilot, pramugari, dan sebagainya.

Keenam, Guru Bahasa Inggris. Karir ini memberi kesempatan buat Anda berpergian mengingat kesempatan mengajar bahasa internsional ini cukup luas. Terlebih bahasa ini menjadi bahasa yang wajib dikuasai di hampir seluruh dunia.

Ketujuh, Artis/Aktor dan Kru Film: Menjadi pemain film juga menjadi salah satu karir yang dapat mendukung hobi Anda. Biasanya bintang film yang sudah punya nama, atau yang cocok membintangi film-film bergenre petualangan pasti akan sering diajak membintangi film-film dengan lokasi syuting di alam bebas yang menantang. Kru film juga amat mendukung hobi Anda, lantaran kerap pindah syuting kemana-kemana, survey lokasi dan sebagainya.

Kedelapan, Perawat Lepas. Kemungkinan ditugaskan ke berbagai tempat amat memungkinkan dibanding menjadi perawat tetap. Karir ini bisa mendukung hobi Anda yang senang berpidah-pindah tempat sekaligus mencari suasana baru di tempat baru.
Kesembilan, Sales. Karir ini juga sering ditugaskan berpergian ke berbagai kota oleh kantor. Tantu yang dipilih sales yang benar-benar andal dan cakap.

Kesembilan, Sales. Karir ini juga sering ditugaskan berpergian ke berbagai kota oleh kantor. Tantu yang dipilih sales yang benar-benar andal dan cakap.

Kesepuluh, Event Organizer (EO): Karir sebagai pengelola sebuah event juga memungkinkan Anda untuk sering berpergian ke berbagai kota dan daerah. Terlebih EO yang kerap bekerjasama dengan kementerian atau lembaga yang kerap menggelar event di seluruh Nusantara bahkan mancanegara.

Nah mulai sekarang tentukanlah karir yang Anda inginkan agar kelak pekerjaan Anda itu paling tidak, tidak mematikan hobi Anda berpetualangan. Bagusnya, pilihlah karir yang justru mendukung kegemaran Anda itu. Bila tidak, Hidup terasa MATI!

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Sabtu, 04 Agustus 2012

Dua Solusi Menjaga Kelestarian Diving Spot Ala Mari


Diving spot yang dimiliki Indonesia sangat banyak dan beragam. Sayang beberapa di antaranya tak luput dari kerusakan dan pencemaran baik yang dibuat oleh manusia maupun proses alam.

Mengingat diving spot punya banyak manfaat buat sektor pariwisata, perekonomian dan lainnya, sudah seharusnya ada langkah pelestarian agar keindahan dan keasriannya tetap terjaga.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu usai mengunjungi bahkan turun langsung menyelam (diving) di dua perairan di Kepulauan Derawan dan Pulau Komodo mengakui ada kerusakan di dua spot diving tersohor tersebut, beberapa waktu lalu.

“Saya juga melihat di Derawan dan Pulau Komodo ada kerusakan terumbu karang yang bukan hanya disebabkan oleh pengeboman nelayan, dinamit, tapi juga oleh parasit yang memakan terumbu karangnya sampai warna corral-nya memutih dan lama-lama mati,” akunya.

Solusinya ada dua. Pertama, meningkatkan pengawasan yang harus melibatkan pihak Taman Nasional, dengan menambah jumlah tenaga jagawana atau pengawasnya serta alat pendukungnya seperti kapal untuk operasi dan lainnya.

Kedua, masyarakat setempat maupun masyarakat sekitar yang terlanjur mencari nafkah dengan menangkap ikan dengan cara cepat yakni dengan dinamit, harus dicarikan nafkah dengan tidak mengandalkan ikan. “Dengan kata lain harus juga dialihkan pekerjaannya. Kalau tidak ada, ya harus dkawal bagaimana menerapkan cara memancing yang tidak merusak,” jelasnya.

Tidak hanya menjaga kawasan semata tapi juga merubah prilaku masyarakat dengan membuat alternative income. “Jadi aspek ekonominya juga penting, tidak bisa dikesampingkan. Dua-duanya harus diterapkan,” tegasnya.

Naskah: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)
Foto: Ilham, Kemenparekraf

Read more...

Jumat, 03 Agustus 2012

Mampukah NOAH Sefenomenal Peterpan?



Musisi muda andal Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David kini berbendera NOAH per Kamis (2/8/2012). NOAH ditulis dengan warna putih dan hiasan bulu berwarna merah pada bagian huruf A. Bulu yang tadinya menghadap ke kiri kini menghadap ke kanan. Simple dan rada unik namanya.

Ariel, pentolan NOAH mengaku nama barunya itu sudah disiapkan sejak 2,5 tahun lalu. Lantaran harus memilih dari sekian banyak nama, baru kali ini mereka sepakat dengan nama itu.

Dan sejak hari ini, Jum’at pukul 03.06 sore, single terbaru NOAH yang berjudul "Separuh Aku" ciptaan David diputar di 200 radio seluruh Indonesia serentak. Bahkan di situs youtube, lagu ini sudah ada.

Lagu berdurasi 3,80 menit itu liriknya ditulis David dan Ichsan. Isinya berkisah soal rasa empati pada orang-orang terkasih.

Begini lirik refrein lagu “Separuh Aku”: Dengar laraku. Suara hati ini memanggil namamu. Karena separuh aku. Menyentuh laramu. Semua lukamu telah menjadi milikku. Karena separuh aku dirimu.

Adakah sesuatu yang baru? Secara lirik, tetap Ariel CS sekali. Rada puitis dan dalam namun tetap mudah dicerna. Yang memberi sentuhan baru dari musiknya dengan kehadiran David ke band ini. Permainan keyboard-nya cukup kuat di lagu ini. Di awal David memainkan keyboard-nya dengan tempo cepat berpacu dengan ketukan drum Reza. Vokal Ariel di lagu ini begitu bulat.

Kendati simple sekaligus komersil, single ini diperkirakan bakal mengembalikan keemasan Ariel CS. Semangat menghadirkan yang baru dari NOAH itu cukup terasa dan begitu kuat di single ini. Jika ini terus dipertahankan oleh kelima personil NOAH ini, tidak mustahil band ini bakal mengulang kefenomelan Peterpan.

Panjang Umur & Bikin Nyaman
Memilih nama baru sebagai pengganti Peterpan yang sudah lekat di benak masyarakat bukanlah perkara mudah. Buktinya Ariel CS butuh waktu lama untuk menentukannya. Mereka yakin benar nama itu pun memberi makna tertentu selain tentunya ada nilai komersil di dalamnya. Dan akhirnya pilihan itu jatuh kepada nama NOAH.

NOAH yang berarti umur panjang dan bikin nyaman ini tentu menjadi harapan lima anak muda Bandung ini bukan saja terhadap kualitas bermusiknya pun semangat untuk tetap terus berkarya dan memberikan yang terbaik.

Selain mudah diingat, nama itu juga menyiratkan kesemangatan semua personilnya setelah cukup lama menahan sesuatu yang baru itu. Seperti janji Ariel yang akan menawarkan musik, aransemen, dan teknik vokal yang mungkin belum pernah disuguhkannya selama ini.

Selamat datang NOAH, selamat kembali Ariel CS, dan selamat hadirkan karya-karya musik Indonesia yang berkualitas.

Naskah: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)
Foto: dok. Ist.

Read more...

Ayo Stop Perdagangan Harimau Sumatera di Internet


ASTAGA, Harimau Sumatera dan bagian tubuhnya diperjualbelikan di internet. Ada ratusan link yang melakukan praktek illegal ini yang berhasil dikumpulkan relawan Forum HarimauKita. Jika didiamkan, hewan bernama latin Panthera tigris sumatrae yang merupakan salah satu hewan langka dengan status kritis ini, bisa punah seperti nasib Harimau Jawa dan Bali.

Data-data penjualan harimau beserta bagian tubuhnya tersebut berhasil dikumpulkan Forum HarimauKita sejak tahun 2010. LSM ini pun berhasil mengidentifikasi beberapa situs yang sering menjadi media jual beli. Beberapa pelakunya berhasil ditangkap berkat kerjasama dengan PHKA dan lembaga mitra.

Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, forum ini mengajak masyarakat luas dalam melawan perdagangan ilegal Harimau Sumatera dan bagian tubuhnya melalui internet.
Forum ini juga akan mendorong Pemerintah untuk bertindak tegas terhadap situs-situs yang masih melakukan praktek penjualbelian harimau dan bagian tubuhnya.

Harimau Sumatera merupakan sub-spesies harimau terakhir yang tersisa di Indonesia, setelah Harimau Bali dan Harimau Jawa mengalami kepunahan.

Menurut forum ini, populasi Harimau Sumatera semakin terancam oleh perburuan dan perdagangan ilegal bagian tubuh Harimau Sumatera. Diperparah konflik dengan manusia akibat semakin tingginya pembukaan hutan untuk kepentingan pembangunan.

Pada tahun tujuh puluhan, populasi Harimau Sumatera masih sekitar 1000 ekor. Angka tersebut diperoleh dari penelitian Borner melalui survey kuisioner di tahun 1978.

Pada tahun 1985, Santiapillai dan Ramono mencatat setidaknya 800 ekor tersebar di 26 kawasan lindung. Di tahun 1992, Tilson et. al. memperkirakan antara 400 – 500 ekor yang hidup di 5 Taman Nasional dan 2 kawasan lindung.

Dan di tahun 2007, Kementrian Kehutanan Indonesia memperkirakan minimal 250 individu Harimau Sumatera hidup di 8 dari 18 habitat Harimau Sumatera.

Sampai saat ini, perburuan ilegal masih menjadi ancaman utama kelestarian Harimau Sumatera. Hampir seluruh bagian tubuh harimau menjadi koleksi yang paling diincar di pasar gelap.

Mills dan Jackson melaporkan lebih dari 3990 kilogram tulang harimau Sumatera diekspor ke Korea Selatan sejak 1970 sampai 1993. Tulang-tulang tersebut dijadikan bahan baku obat tradisional China.

Selain itu, Sheppard dan Magnus memperkirakan setidaknya 253 ekor Harimau Sumatera diambil dari habitatnya antara tahun 1998 hingga 2002. Sebagian besarnya diambil secara ilegal.

Pemerhati fauna UGM Dr Satyawan Pudyatmoko dalam seminar konservasi Harimau Sumatera di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM, Jogja mengungkapkan Harimau Sumatera kini terancam mengalami kepunahan sebagaimana Harimau Jawa dan Bali.

Menurutnya populasinya semakin menurun seiring maraknya perdagangan ilegal satwa liar dan deforestasi hutan. “Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang mengalami kepunahan dua sub species harimau sekaligus," jelasnya.

Perlu langkah serius agar Harimau Sumatera itu tidak punah. Salah satunya dengan menambah lahan kawasan konservasi sebagai areal habitat populasi lestari. “Agar bisa lestari dalam jangka 100 tahun minimum kawasan konservasi menampung 250 ekor harimau dengan luas minimum habitat 1 ekor per 100 kilometer persegi," terangnya.

Luas habitat kawasan konservasi saat ini, tinggal 58.321 kilometer persegi. “Padahal luas habitat potensial mencapai 144 ribu kilometer persegi. Sementara hanya 29 persen dari habitat harimau yang masuk dalam kawasan konservasi,” paparnya.

Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap upaya konservasi harimau di alam liar. Tanggal 29 Juli 2012 lalu, sejumlah komunitas peduli harimau merayakan peringatan Hari Konservasi Harimau se-Dunia (Global Tiger Day).

Peringatan yang dirayakan di seluruh dunia ini menjadi awal untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk terlibat aktif mengawasi perdagangan Harimau Sumatera lewat internet.

Di Indonesia, peringatan Global Tiger Day digelar di berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Bengkulu, Jambi, Palembang dan Padang. Di Jakarta dilaksanakan di Lapangan Monas.

Harimau Sumatera hanya ditemukan di Pulau Sumatera. Spesies ini hidup dimana saja, baik hutan dataran rendah, hutan pegunungan maupun di tempat yang tak terlindungi.

Setiap hari Harimau Sumatera kehilangan “rumahnya”. Penyebabnya, daerah tempat tinggalnya dirubah manusia menjadi hutan terbuka untuk lahan pertanian, perkebunan komersial, perambahan oleh aktivitas pembalakan dan pembangunan jalan. Akibatnya mereka memasuki wilayah yang lebih dekat dengan manusia.

Penyebab utama menurunnya populasi Harimau Sumatera yang kerap disorot adalah perburuan liar dan illegal logging. Pembalakan liar ini sampai kini masih sering terjadi di kawasan tempat tinggal Harimau Sumatera. Dan kini mucul sorotan lain lagi yakni perdagangan harimau lewat internet. Jika semua ini didiamkan, kemungkinan terjadi kepunahan ada di depan mata.

Naskah dan Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Kamis, 02 Agustus 2012

Gaya Coca Cola Menyampaikan Pesan Semangat Ramadhan


Kirim pesan cuma kata-kata, ah basi. Cobalah ikuti gaya Coca Cola, pasti orang yang menerima pesanmu jauh lebih senang. Koq Bisa? Karena The Coca Cola Company yakni Coca Cola, Fanta, dan Sprite mengeluarkan kemasan botol plastik, kaleng, dan multipack untuk menyambut Ramadhan ini dengan kemasan berbahan yang dapat ditulis (writable pack). Jadi kalau Anda berniat mengirimkan ketiga minuman berkarbonasi itu untuk kerabat atau sahabat sebagai paket parsel Lebaran, Anda dapat menuliskan pesan-pesan positif bernuansakan Ramadhan dan Lebaran langsung di kemasan botol minuman tersebut. Menarik bukan.

Peluncuranan botol kemasan khusus merupakan bagian dari program Ramadhan yang dilakukan oleh Coca-Cola Indonesia. Program yang bertemakan "Sampaikan Semangat Ramadhanmu" ini dirancang agar masyarakat dapat terus menyebarkan semangat kebaikan kepada orang-orang terdekat.

Media Relations Manager Coca-Cola Indonesia Andrew Hallatu mengatakan program ini tercetus melihat begitu bersemangatnya mayarakat Indonesia menyampaikan pesan setiap menjelang puasa dan lebaran kepada keluarga, teman dan orang terdekat.

“Jika dulu tradisi berkirim pesan sempat tren lewat kartu Lebaran, lalu SMS dan sejumlah jejaring social. Kini lewat broadcast message melalui BBM, yang lebih hemat. Kami melihat tradisi ini Indonesia banget, dan kita bisa melakukan sesuatu yang beda namun intinya sama menyampaikan pesan kebaikan, “ jelasnya saat peluncuran program sekaligus buka puasa bersama dengan sejumlah media di fCone, fX Sudirman, Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Brand manager Senior Coca Cola Indonesia Rachmawati Sutarto mengatakan dalam mengawali program Ramadhan tahun ini dengan menuliskan pesan-pesan kebaikan lewat produk Coca Cola akan dibagikan 70.000 botol minuman Coca-Cola secara cuma-cuma kepada 170.000 ibu di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Kata Rachmawati lagi, program ini merupakan penghargaan buat para ibu yang berepran penting dlam keluaraga dalam menyiapkan hidangan berbuka dan sahur serta menjaga agar semangat Ramadhan tetap hidup di tengah seluruh anggota keluarga.

Program lain dari perusahaan yang masuk ke Indonesia tahun 1927 dan memproduksi lebih dari 500 merek minuman berkarbonasi dan terrefinasi ini adalah Goodness Sharing Machine (GSM). Ini program digital untuk saling menuliskan pesan kebaikan lewati kaleng Coca-Cola virtual. Caranya dengan membuka http://goodnesssharingmachine.coca-cola.co.id. Setelah itu pesan dikirimkan kepada rekan atau keluarga melalui jejaring sosial, Facebook, Twitter, serta melalui e-mail.

“Setiap kaleng Coca-Cola virtual yang dikirimkan melalui GSM akan dikonversi menjadi donasi untuk membantu anak-anak putus sekolah. Coca-Cola mengalokasikan Rp 500 juta melalui Yayasan Coin Anak Bangsa atau Coin a Chance!Tujuannya untuk membantu 50 anak agar dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA,” jelas Rachmawati.

Dia menambahkan, program GSM akan dilakukan selama bulan Agustus, atau selama bulan Ramadhan. "Kami mengajak Anda untuk mengirimkan sebanyak-banyaknya kaleng virtual ini, karena semakin banyak kiriman, semakin banyak anak putus sekolah yang akan terbantu," imbaunya.

“Lewat pengumpulan koin, Yayasan Koin Anak sudah membantu menyekolahkan kembali 13 anak ke bangku sekolah,” terangnya.

Diperayaan Ramadhan, Coca Cola juga mempersembahkan sebuah lagu spesial berjudul "Sampaikan". "Lagu yang dibawakan Citra Skolastika ini mengajak kita semua untuk terus menyebar semangat kebaikan yang menyegarkan jiwa," pungkasnya.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Tebus Dosa, Pocari Sweat Bersihkan Pantai-Pantai Wisata



Entah merasa berdosa karena produknya juga turut andil memperbanyak sampah plastik di daratan dan perairan Indonesia, Pocari Sweat yang hadir di Indonesia sejak 1989 dengan produksi dibawah bendera PT. Otsuka Indonesia dan kemudian dipasarkan lewat PT. Amerta Indah Otsuka menebus dosanya dengan membuat program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Satu Hati Peduli Lingkungan” yang difokuskan pada Gerakan Bersih Pantai. Bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), sudah 3 pantai yang dibersihkan dengan total sampah yang terkumpul sebanyak 3.950 kg.

Dalam Gerakan Bersih Pantai, PT Amerta Indah Otsuka selaku produsen Pocari Sweat ini melibatkan lapisan masyarakat untuk bersama-sama membersihkan pantai dari berbagai macam sampah non-organik di daerah sekitar pantai.

Sampah-sampah yang terkumpul diberikan kepada para pengolah sampah bekas untuk didaur ulang menjadi barang fungsional sehingga dapat digunakan kembali dan menjadi barang yang bernilai.

Gerakan ini diadakan setelah diluncurkan pada 26 April 2012 lalu di Jakarta didukung Kemenparekraf yang dihadiri Wamenparekraf Sapta Nirwandar.

Roadshow bersih pantai ini dilakukan di tiga titik pantai di tiga kota, yakni Pantai Ampenan (Lombok) pada 29 April 2012, Pantai Citepus, Pelabuhan Ratu (Sukabumi) pada 13 Mei 2012, dan Pantai Depok (Yogyakarta) pada 27 Mei 2012 dengan melibatkan 1.925 orang anak muda untuk terjun langsung membersikan ketiga pantai tersebut.

Kegiatan pertama di Pantai Ampenan melibatkan lebih dari 600 massa dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 650 kg. Selama satu Minggu sebelumnya Pocari Sweat menggelar penyuluhan di 5 SMU di Mataram dan beberapa komunitas masyarakat setempat mengenai bahaya sampah non organic bagi lingkungan pantai dan kelestarian laut.

Pada roadshow kedua di Pantai Citepus Sukabumi, berhasil dikumpulkan sebanyak 3.000 kg sampah dengan melibatkan lebih dari 750 massa serta penyuluhan serupa di 5 SMU di Sukabumi.

Sedangkan di Pantai Depok berhasil mengumpulkan 500 kg dengan melibatkan 575 massa serta penyuluhan serupa di 5 SMU di Yogyakarta. Kegiatan bersih Pantai Depok ini juga diikuti Kadisbudpar Provinsi DIY Tazbir Abdullah.

Badan Pusat Statistik mencatat produksi sampah dari 380 kota di Indonesia mencapai lebih dari 80.000 ton per hari pada 2011. Fakta inilah yang mendorong banyak pihak untuk aktif mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Head of marketing Pocari Sweat Ricky Lim mengatakan melalui program CSR "Satu Hati Peduli Lingkungan", Pocari Sweat berupaya mengedukasi dan mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk peduli dan aktif menjaga kebersihan pantai.

“Program CSR ini merupakan komitmen tak putus dari Pocari Sweat untuk selalu berkontribusi bagi pengembangan masyarakat di berbagai bidang, antara lain pendidikan, kesehatan, dan lingkungan,” jelasnya saat buka puasa bersama dengan sejumlah media di Resto D’Consulate, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2012).

Sebelumnya, Sapta Nirwandar mengatakan turut mendukung Pocari Sweat dalam program 'Satu Hati Peduli Lingkungan' ini mengingat adanya keselarasan dalam visi dan misi Kementerian untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda tentang banyaknya sampah yang membahayakan aset pantai wisata di Indonesia.

“Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, panjang garis pantai 81.000 kilometer, dan luas perairan laut sekira 5,8 juta kilometer persegi, yang kaya potensi sumberdaya kelautan serta perikanan termasuk potensi pariwisata, untuk itu perlu dijaga kebersihan dan kelestariannya agar wisatawan mau berkunjung ke pantai-pantai wisata," jelasnya.

Soal sampah dari botol plastik dan kemasan kaleng pocari sweat, Ricky Lim menjelaskan bawah sampah-sampah tersebut didaur ulang untuk dijadikan barang-barang bermanfaat, antara lain tas dan lainnya.

Naskah: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)
Foto: adji & dok. Ist.

Read more...

Inilah Lima Obyek Wisata Lokal Penyumbang Peningkatan Jumlah Wisnus



Peningkatan perekonomian, kiranya membuat makin banyak orang Indonesia yang melakukan travelling di dalam negerinya sendiri. Jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang berpergian dalam semester pertama 2012 meningkat 3,5 persen. Ada lima obyek wisata lokal yang diminati wisnus hingga memberi kontribusi peningkatan itu. Obyek wisata apa saja?

Biro Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat perjalanan wisnus pada semester pertama 2012 meningkat 3,5 persen dibanding semester pertama tahun 2011 yang mencapai 236.752 juta perjalanan.

Disebutkan pula ada lima obyek wisata yang mengalamn kenaikan jumlah wisnusnya yakni Candi Borobudur dan Prambanan, Pulau Komodo, Wakatobi, dan obyek wisata baru seperti Trans Studio Bandung.

Kunjungan wisnus ke Candi Borobudur misalnya antara Januari-Juni 2012 naik 65% menjadi 1.455.418 orang.

Berkat kenaikan itu, Kemenparekraf optmis pergerakan wisnus tahun ini mampu mencapai 245 juta perjalanan dengan target total pengeluaran wisnus sebesar Rp 171,5 triliun (USD 18 miliar).

Tahun lalu jumlah perjalanan wisnus mencapai 256,752 juta atau di atas target yang ditetapkan sebesar 236 juta perjalanan. Dari total perjalanan tersebut totoal pengeluarannnya mencapai Rp156,89 triliun. Perhitungan pengeluaran ini berdasarkan besarnya pengeleluaran per perjalanan sebesar Rp 662.680.

Menparekraf Mari Elka Pangestu menegaskan perjalanan wisnus menjadi andalan pariwisata nasional.

“Ini membuktikan keingintahuan masyarakat kita akan potensi negaranya sendiri semakin tinggi. Selain adanya peningkatkan perekonomian di tempat bersangkutan,” jelasnya saat jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Selasa (1/8/2012).

Peningkatan jumlah wisnus ini, lanjut Mari terkait dengan peningkatan pendapatan, jumlah kelas menengah, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan budget airlines.

”Kekayaan alam dan keberagaman budaya serta tradisi Indonesia tak pernah habis untuk dijelajahi. Jadi jangan pernah berhenti mengeksplor negeri sendiri,” imbau Mari.

Kenaikan jumlah wisnus juga terjadi di Pulau Komodo. Dulu, tambah Mari, mayoritas pengunjung Pulau Komodo adalah wisatawan mancanegara (wisman).”Sekarang wisnus sudah lumayan banyak yang ke Pulau Komodo," ungkapnya.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

Read more...

Film pilihan

Bermacam informasi tentang film, sinetron, sinopsis pilihan
Klik disini

Musik Pilihan

Bermacam informasi tentang musik, konser, album, lagu-lagu pribadi dan pilihan
Klik disini

Mencari Berita/Artikel

Memuat...

Beri komentar

Name :
Web URL :
Message :

  © Blogger templates Psi by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP